alexametrics
29.8 C
Kudus
Tuesday, May 17, 2022

Bupati Grobogan Launching Gerakan Gempur Rokok Ilegal

GROBOGAN – Bupati Grobogan Sri Sumarni me-launching Gerakan Ayo Gempur Rokok Ilegal di Ballrom Firdausia Hotel Kyriad Grand Master Hotel Purwodadi kemarin. Launching tersebut bertujuan untuk pemberantasan rokok tanpa cukai di Kabupaten Grobogan

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengatakan, pemberantas rokok ilegal diperlukan hubungan yang baik antarpemangku kepentingan. Yaitu forkompinda dan dukungan sesuai regulasi pemberantasan rokok ilegal.

Ia juga meminta kapolsek, danramil, dan camat di masing-masing wilayah ikut mengawasi peredaran rokok ilegal. Kemudian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Grobogan untuk mengoptimalkan kawasan industry. Sementara Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Satpol PP berperan di bidang pengawasan langsung di lapangan dan operasi pasar.


“Gerakan Gempur Rokok Ilegal di Kabupaten Grobogan semoga bisa ada penurunan pelanggaran di Kabupaten Grobogan,” kata Sri Sumarni.

Ia juga memberikan apresiasi dan menyambut baik kegiatan strategis sebagai forum bagi para pemangku kepentingan. Yakni untuk menyamakan pengetahuan, pemahaman, wawasan, dan tekad bersama untuk mengendalikan peredaran rokok ilegal. Menurutnya hubungan kerja yang baik di dalam pengendalian rokok ilegal antara pemerintah kabupaten dengan instansi vertikal harus tetap terjaga.

Baca Juga :  Dualisme DPP Pusat, Dana Parpol Berkarya Grobogan Tak Bisa Cair

”Kami mohon kepada Bea Cukai Semarang untuk terus membina dan mengarahkan pengendalian rokok ilegal di Kabupaten Grobogan. Dengan penerapan PMK 206/2020, saya harapkan kepada kepala perangkat daerah pengelola daba bagi hasil cukai hasil tembaku (DBHCHT)  untuk mengawal  dan mendukung keberhasilan gerakan ini. Serta memastikan bahwa kegiatan-kegiatan dinas pengelola cukai  menjadi transparan dan akuntabel. Sehingga potensi penyimpangan dapat diminimalkan,” terang dia.

Sucipto, Perwakilan dari Bea Cukai Semarang menyampaikan fungsi cukai untuk mengontrol. Karena tanpa cukai, rokok menjadi murah sehingga sangat berbahaya. Setiap orang mudah untuk mendapatkan terutama bahaya untuk anak-anak.

”Perlu adanya dukungan dari berbagai pihak untuk menggempur rokok ilegal yaitu dari TNI, Polri, kejaksaan, Satpol PP, serta pihak terkait lainnya,” katanya.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar





Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Bupati Grobogan Sri Sumarni me-launching Gerakan Ayo Gempur Rokok Ilegal di Ballrom Firdausia Hotel Kyriad Grand Master Hotel Purwodadi kemarin. Launching tersebut bertujuan untuk pemberantasan rokok tanpa cukai di Kabupaten Grobogan

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengatakan, pemberantas rokok ilegal diperlukan hubungan yang baik antarpemangku kepentingan. Yaitu forkompinda dan dukungan sesuai regulasi pemberantasan rokok ilegal.

Ia juga meminta kapolsek, danramil, dan camat di masing-masing wilayah ikut mengawasi peredaran rokok ilegal. Kemudian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Grobogan untuk mengoptimalkan kawasan industry. Sementara Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Satpol PP berperan di bidang pengawasan langsung di lapangan dan operasi pasar.

“Gerakan Gempur Rokok Ilegal di Kabupaten Grobogan semoga bisa ada penurunan pelanggaran di Kabupaten Grobogan,” kata Sri Sumarni.

Ia juga memberikan apresiasi dan menyambut baik kegiatan strategis sebagai forum bagi para pemangku kepentingan. Yakni untuk menyamakan pengetahuan, pemahaman, wawasan, dan tekad bersama untuk mengendalikan peredaran rokok ilegal. Menurutnya hubungan kerja yang baik di dalam pengendalian rokok ilegal antara pemerintah kabupaten dengan instansi vertikal harus tetap terjaga.

Baca Juga :  Bentuk Sikap Keagamaan Peserta Didik

”Kami mohon kepada Bea Cukai Semarang untuk terus membina dan mengarahkan pengendalian rokok ilegal di Kabupaten Grobogan. Dengan penerapan PMK 206/2020, saya harapkan kepada kepala perangkat daerah pengelola daba bagi hasil cukai hasil tembaku (DBHCHT)  untuk mengawal  dan mendukung keberhasilan gerakan ini. Serta memastikan bahwa kegiatan-kegiatan dinas pengelola cukai  menjadi transparan dan akuntabel. Sehingga potensi penyimpangan dapat diminimalkan,” terang dia.

Sucipto, Perwakilan dari Bea Cukai Semarang menyampaikan fungsi cukai untuk mengontrol. Karena tanpa cukai, rokok menjadi murah sehingga sangat berbahaya. Setiap orang mudah untuk mendapatkan terutama bahaya untuk anak-anak.

”Perlu adanya dukungan dari berbagai pihak untuk menggempur rokok ilegal yaitu dari TNI, Polri, kejaksaan, Satpol PP, serta pihak terkait lainnya,” katanya.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar





Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/