alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

TransJateng Diujicoba, Penumpang Pantau Waktu Kedatangan via Si Anteng

GROBOGAN – Pengoperasionalan armada BRT TransJateng kawasan Kedungsepur koridor Terminal Penggaron Semarang-Terminal Gubug Grobogan akan dimulai awal bulan ini. Untuk memastikan kesiapan, tim OPD terkait dari Provinsi Jateng dan Grobogan melakukan uji coba persiapan dan optimalisasi layanan.

Saat uji coba, bus berukuran medium itu menampung 40 penumpang. Di dalamnya terdiri dari 21 kursi duduk, dua di antaranya merupakan kursi prioritas, kemudian 19 untuk berdiri dilengkapi dengan 20 hand grip.

Khusus selama PPKM level 2 pandemi Covid-19 ini hanya menampung 75 persen penumpang. Terdiri dari 30 penumpang, 21 duduk dan sembilan berdiri. Desain bus tersebut terdapat 14 ikon tiga kabupaten/kota Semarang, Demak, dan Grobogan. Di antaranya wisata Goa Lawa, Api Abadi Mrapen, Air Terjun Widuri dan Bledug Kuwu. Kemudian untuk Kabupaten Demak ditampilkan ikon Masjid Agung dan sedangkan ikon Semarang ditampilkan Kota Lama.

Baca Juga :  Kerja Sama Tumpangsari Dihianati Warga

Rute yang akan dilalui dari terminal Penggaron (Kota Semarang) ke halte Pasar Tegowanu, Terminal Gubug, Mintreng, Terminal Godong dan SMAN 1 Godong. Di sepanjang rute itu terdapat 51 titik bus stop.

Saat masuk, pramujasa menertibkan supaya penumpang tetap jaga jarak. Kemudian melakukan penyemprotan handsanitizer. Sampai dalam bus, petugas memberikan tiket bagi masyarakat umum Rp 4 ribu. Sedangkan bagi pelajar, veteran hingga pekerja yang beridentitas hanya Rp 2 ribu. Penumpang harus membawa uang cash dan pas.

Di dalam bus tersebut terdapat running teks dan sounding sebagai pengingat penumpang. Di situ tertulis rute pemberhentian selanjutnya. Penumpang juga dimudahkan dengan aplikasi Si Anteng. Penumpang bisa mengecek rute dan waktu kedatangan bus. Sehingga bisa memantau kepastian pelayanan.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Pengoperasionalan armada BRT TransJateng kawasan Kedungsepur koridor Terminal Penggaron Semarang-Terminal Gubug Grobogan akan dimulai awal bulan ini. Untuk memastikan kesiapan, tim OPD terkait dari Provinsi Jateng dan Grobogan melakukan uji coba persiapan dan optimalisasi layanan.

Saat uji coba, bus berukuran medium itu menampung 40 penumpang. Di dalamnya terdiri dari 21 kursi duduk, dua di antaranya merupakan kursi prioritas, kemudian 19 untuk berdiri dilengkapi dengan 20 hand grip.

Khusus selama PPKM level 2 pandemi Covid-19 ini hanya menampung 75 persen penumpang. Terdiri dari 30 penumpang, 21 duduk dan sembilan berdiri. Desain bus tersebut terdapat 14 ikon tiga kabupaten/kota Semarang, Demak, dan Grobogan. Di antaranya wisata Goa Lawa, Api Abadi Mrapen, Air Terjun Widuri dan Bledug Kuwu. Kemudian untuk Kabupaten Demak ditampilkan ikon Masjid Agung dan sedangkan ikon Semarang ditampilkan Kota Lama.

Baca Juga :  Transjateng Rute Penggaron-Godong Gagal Mengaspal Pekan Ini, Ada Apa?

Rute yang akan dilalui dari terminal Penggaron (Kota Semarang) ke halte Pasar Tegowanu, Terminal Gubug, Mintreng, Terminal Godong dan SMAN 1 Godong. Di sepanjang rute itu terdapat 51 titik bus stop.

Saat masuk, pramujasa menertibkan supaya penumpang tetap jaga jarak. Kemudian melakukan penyemprotan handsanitizer. Sampai dalam bus, petugas memberikan tiket bagi masyarakat umum Rp 4 ribu. Sedangkan bagi pelajar, veteran hingga pekerja yang beridentitas hanya Rp 2 ribu. Penumpang harus membawa uang cash dan pas.

Di dalam bus tersebut terdapat running teks dan sounding sebagai pengingat penumpang. Di situ tertulis rute pemberhentian selanjutnya. Penumpang juga dimudahkan dengan aplikasi Si Anteng. Penumpang bisa mengecek rute dan waktu kedatangan bus. Sehingga bisa memantau kepastian pelayanan.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/