alexametrics
26.3 C
Kudus
Monday, August 8, 2022

PDAM Jalin MoU dengan Kejari Grobogan dalam Pengawasan Perusahaan Daerah

GROBOGAN – PDAM Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan melakukan kerja sama MoU dengan Kejaksaaan Negeri (Kejari) Grobogan, Rabu (29/6) kemarin. Kerja sama tersebut dalam bentuk pengawasan perusahaan tata kelola keuangan, administrasi, teknik dan kehumasan.

MoU kerja sama tersebut ditandatangani oleh Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Myra Heltyani dengan Kajari Grobogan Iqba. Kemudian disaksikan Inspektur Grobogan Susilo dan Kabag Perekonomian Agus Beka serta Kasi Intel Kejari Grobogan Frangky Wibowo.

”Kerja sama MoU ini sudah tahun kedua. Kami melakukan kerja sama setiap satu tahun sekali untuk tata keuangan, teknik dan kehumasan,” kata Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Myra Heltyani.


Kerja sama dengan Kejari ini untuk proyek penyambungan jaringan air di Program Air Minum Perkotaan (AMK). Dimana tahun ini adaa seribu sambungan dengan dana sebesar Rp 3 miliar. Pelaksanaan proyek tersebut dibantu dari tim Kejaksaan Negeri Grobogan untuk pengecekan, pengawasan dan kegiatan pelaksanaanya.

”Jadi setiap kegiatan MBR ada pendampingan. Sehingga pelaksanaanya bisa tepat sasaran,” ujarnya.

SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS

Selain pelaksanaan AMK PDAM Purwa Tirta Dharma tahun ini juga akan mengaktifkan kembali jaringan air yang mampet. Yaitu di Desa Boloh dan Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh. Jumlah jaringan yang tidak mengalir estimasi ada 400 sambungan rumah (SR).

Baca Juga :  BPBD Sebut 17 Kecamatan di Grobogan Rawan Banjir, Mana Saja?

”Jaringan air PDAM yang dipasang tahun 2019 belum mengalir ini. Tahun ini kami usahakan sudah mengalir semua dan jaringan sudah kami perbaiki,” terang dia.

Menurutnya tidak mengalir jaringan air PDAM di Kecamatan Toroh karena masalah teknis dan jaringan pipa. Sehingga perlu ada pembenahan. Setelah dilakukan pembenahan dan diperaiki air bisa mengalir lagi.

”Air dari PDAM yang mampet karena ada sumbatan di pipa ya. Kami menemukan ada nya sumbatan dari bola karet dan akar pohon yang menembus pipa jaringan,” tandasnya.

Sementara itu, Kajari Grobogan Iqbal menyambut baik kerjasama dengan PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan dengan memberikan support . Yaitu dengan memberikan pendampingan perbaikan di PDAM dan termasuk dengan bantuan pendampingan hukum untuk PDAM.

”Untuk PDAM di Grobogan kami bantu dalam segala aspek. Termasuk dengan asset. Seperti permasalah pipa dirusak, pencurian air dan pemasalahan hukum lainya,” terang dia. (mun)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – PDAM Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan melakukan kerja sama MoU dengan Kejaksaaan Negeri (Kejari) Grobogan, Rabu (29/6) kemarin. Kerja sama tersebut dalam bentuk pengawasan perusahaan tata kelola keuangan, administrasi, teknik dan kehumasan.

MoU kerja sama tersebut ditandatangani oleh Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Myra Heltyani dengan Kajari Grobogan Iqba. Kemudian disaksikan Inspektur Grobogan Susilo dan Kabag Perekonomian Agus Beka serta Kasi Intel Kejari Grobogan Frangky Wibowo.

”Kerja sama MoU ini sudah tahun kedua. Kami melakukan kerja sama setiap satu tahun sekali untuk tata keuangan, teknik dan kehumasan,” kata Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Myra Heltyani.

Kerja sama dengan Kejari ini untuk proyek penyambungan jaringan air di Program Air Minum Perkotaan (AMK). Dimana tahun ini adaa seribu sambungan dengan dana sebesar Rp 3 miliar. Pelaksanaan proyek tersebut dibantu dari tim Kejaksaan Negeri Grobogan untuk pengecekan, pengawasan dan kegiatan pelaksanaanya.

”Jadi setiap kegiatan MBR ada pendampingan. Sehingga pelaksanaanya bisa tepat sasaran,” ujarnya.

SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS

Selain pelaksanaan AMK PDAM Purwa Tirta Dharma tahun ini juga akan mengaktifkan kembali jaringan air yang mampet. Yaitu di Desa Boloh dan Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh. Jumlah jaringan yang tidak mengalir estimasi ada 400 sambungan rumah (SR).

Baca Juga :  Tiga Pasar Hewan di Grobogan Butuh Perbaikan

”Jaringan air PDAM yang dipasang tahun 2019 belum mengalir ini. Tahun ini kami usahakan sudah mengalir semua dan jaringan sudah kami perbaiki,” terang dia.

Menurutnya tidak mengalir jaringan air PDAM di Kecamatan Toroh karena masalah teknis dan jaringan pipa. Sehingga perlu ada pembenahan. Setelah dilakukan pembenahan dan diperaiki air bisa mengalir lagi.

”Air dari PDAM yang mampet karena ada sumbatan di pipa ya. Kami menemukan ada nya sumbatan dari bola karet dan akar pohon yang menembus pipa jaringan,” tandasnya.

Sementara itu, Kajari Grobogan Iqbal menyambut baik kerjasama dengan PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan dengan memberikan support . Yaitu dengan memberikan pendampingan perbaikan di PDAM dan termasuk dengan bantuan pendampingan hukum untuk PDAM.

”Untuk PDAM di Grobogan kami bantu dalam segala aspek. Termasuk dengan asset. Seperti permasalah pipa dirusak, pencurian air dan pemasalahan hukum lainya,” terang dia. (mun)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/