alexametrics
25.4 C
Kudus
Tuesday, May 17, 2022

Sudah Tak Terpakai, Belasan Kendaraan Dinas Grobogan Dilelang

GROBOGAN – Sebanyak 18 kendaraan dinas (randis) yang sudah tidak terpakai milik sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Grobogan mulai diserahkan DPPKAD untuk dilelangkan. Namun hingga kini, kendaraan itu belum ada yang melirik.

Randis yang dilelangkan dalam kondisi rusak berat dan berumur tua sekitar 2003-2010. Bahkan, ada satu kendaraan roda empat yang dijual scrap (limbah padat), yang dijual rongsokan.

Sebanyak 18 randis tersebut terdiri dari 15 roda dua berjenis Honda Supra 2, Honda Beat 1, Shogun 10, Honda Win 1, Yamaha Alfa 1. Kemudian kendaraan roda empat berupa Mitzubishi T210 SS 2, Daihatsu Espass, ambulans, dan satu buah berupa scrap yang tidak bisa di balik nama.


“OPD yang melelangkan dari DP3AKB, Kecamatan Karangrayung, DPPKAD hingga puskesmas. Rata-rata mereka sudah memiliki kendaraan baru. Idealnya kendaraan ini dioperasikan minimal 7 tahun, sehingga operasional di lapangan bisa efektif dan tidak mengeluarkan biaya pemeliharaan. Namun, 18 unit itu semua sudah melampaui usia manfaatnya,” ungkap Kasubdit Penghapusan DPPKAD Dwi Putrono.

Baca Juga :  Gerindra Grobogan Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi, Diduga Hina Prabowo

Menurutnya kendaraan tersebut masih sebatas usulan, nanti yang menentukan lelang pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang. Akan dilakukan lelang terbuka di website yang kemungkinan dilaksanakan bulan depan.

“Terakhir kami lakukan lelang pada 2019 dengan 81 unit. Tahun ini hanya 18, kemungkinan hanya dua paket lelang. Kemungkinan dilakukan lelang terbuka karena lebih efisien dan memudahkan pelelang. Pada 2016 lalu sempat diadakan lelang terbatas bagi ASN mendekati masa purna yang memakai kendaraan dinas diminta melelang terbatas. Namun, semenjak itu langsung ditiadakan dan dilakukan lelang terbuka,” paparnya. (int/mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Sebanyak 18 kendaraan dinas (randis) yang sudah tidak terpakai milik sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Grobogan mulai diserahkan DPPKAD untuk dilelangkan. Namun hingga kini, kendaraan itu belum ada yang melirik.

Randis yang dilelangkan dalam kondisi rusak berat dan berumur tua sekitar 2003-2010. Bahkan, ada satu kendaraan roda empat yang dijual scrap (limbah padat), yang dijual rongsokan.

Sebanyak 18 randis tersebut terdiri dari 15 roda dua berjenis Honda Supra 2, Honda Beat 1, Shogun 10, Honda Win 1, Yamaha Alfa 1. Kemudian kendaraan roda empat berupa Mitzubishi T210 SS 2, Daihatsu Espass, ambulans, dan satu buah berupa scrap yang tidak bisa di balik nama.

“OPD yang melelangkan dari DP3AKB, Kecamatan Karangrayung, DPPKAD hingga puskesmas. Rata-rata mereka sudah memiliki kendaraan baru. Idealnya kendaraan ini dioperasikan minimal 7 tahun, sehingga operasional di lapangan bisa efektif dan tidak mengeluarkan biaya pemeliharaan. Namun, 18 unit itu semua sudah melampaui usia manfaatnya,” ungkap Kasubdit Penghapusan DPPKAD Dwi Putrono.

Baca Juga :  Mitra BPJS Kesehatan Bantu CSR Iuran JKN-KIS

Menurutnya kendaraan tersebut masih sebatas usulan, nanti yang menentukan lelang pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang. Akan dilakukan lelang terbuka di website yang kemungkinan dilaksanakan bulan depan.

“Terakhir kami lakukan lelang pada 2019 dengan 81 unit. Tahun ini hanya 18, kemungkinan hanya dua paket lelang. Kemungkinan dilakukan lelang terbuka karena lebih efisien dan memudahkan pelelang. Pada 2016 lalu sempat diadakan lelang terbatas bagi ASN mendekati masa purna yang memakai kendaraan dinas diminta melelang terbatas. Namun, semenjak itu langsung ditiadakan dan dilakukan lelang terbuka,” paparnya. (int/mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/