25.3 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Sebelum Tewas Gantung Diri di Rumahnya, Kepala Kemenag Grobogan Sempat Alami Sakit Lambung

GROBOGAN – Kematian Kepala Kemenag Grobogan Imron Rosyidi di rumahnya di Desa Mojorembun, Kradenan, Blora dengan gantung diri membuat kaget para pegawai Kantor Kemenag Grobogan. Sebab yang bersangkutan tak pernah mengeluh apapun. Cuma sempat mengalami sakit lambung.

Humas Kemenag Grobogan Rubadiyanto menjelaskan, pihaknya mengetahui kabar duka itu sekitar pukul 20.00 pada (25/9). Atau sekitar satu jam setengah setelah kejadian.

Rubadiyanto juga mengaku kaget. Sebab selama ini yang bersangkutan tak pernah mengeluh apapun dalam hal pekerjaan. Beliau sempat menderita penyakit lambung. “Sempat sakit di rumah dinas. Mengeluh sakit asam lambung,” jelasnya.


Usai mendengar kabat tersebut, sebagian pegawai Kemanag Grobogan pukul 21.00 (25/9) menuju ke rumah duka. Sekaligus dalam rangka memastikan kabar yang beredar itu.

“Kalau sebagian pegawai lainnya berangkat ke rumah duka paginya (26/9) pukul 07.30. Ada rombongan tiga mobil. Satu mobil enam orang,” terangnya.

Baca Juga :  Undip-Pemkab Grobogan Atasi Limbah Tahu melalui Kedaireka

Tapi setibanya di kediaman Imron, jenazah telah dimakamkan. Sementara dari keluarga belum bisa banyak dimintai keterangan.

“Dari keterangan keluarga ada penyakit jantung. Kalau soal gantung diri yang bisa memastikan pihak Polsek sana,” katanya.

Rubadiyanto menambahkan sebenarnya dalam waktu dekat hingga akhir bulan ini banyak agenda yang bakal dilakukan almarhum. Di antaranya acara bersama Kemenag RI, terkait kajian kegiatan moderasi beragama.

Sementara dari isu yang beredar ada dugaan penyebab kematian kepala kemenag itu menyangkut masalah keluarga hingga pekerjaan. Sayang hingga kini belum ada pihak-pihak yang bisa dikonfirmasi dan memberikan keterangan secara pasti. (tos/him)






Reporter: Eko Santoso

GROBOGAN – Kematian Kepala Kemenag Grobogan Imron Rosyidi di rumahnya di Desa Mojorembun, Kradenan, Blora dengan gantung diri membuat kaget para pegawai Kantor Kemenag Grobogan. Sebab yang bersangkutan tak pernah mengeluh apapun. Cuma sempat mengalami sakit lambung.

Humas Kemenag Grobogan Rubadiyanto menjelaskan, pihaknya mengetahui kabar duka itu sekitar pukul 20.00 pada (25/9). Atau sekitar satu jam setengah setelah kejadian.

Rubadiyanto juga mengaku kaget. Sebab selama ini yang bersangkutan tak pernah mengeluh apapun dalam hal pekerjaan. Beliau sempat menderita penyakit lambung. “Sempat sakit di rumah dinas. Mengeluh sakit asam lambung,” jelasnya.

Usai mendengar kabat tersebut, sebagian pegawai Kemanag Grobogan pukul 21.00 (25/9) menuju ke rumah duka. Sekaligus dalam rangka memastikan kabar yang beredar itu.

“Kalau sebagian pegawai lainnya berangkat ke rumah duka paginya (26/9) pukul 07.30. Ada rombongan tiga mobil. Satu mobil enam orang,” terangnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Kerja, Satu Karyawan PT Holi Karya Sakti Grobogan Tewas

Tapi setibanya di kediaman Imron, jenazah telah dimakamkan. Sementara dari keluarga belum bisa banyak dimintai keterangan.

“Dari keterangan keluarga ada penyakit jantung. Kalau soal gantung diri yang bisa memastikan pihak Polsek sana,” katanya.

Rubadiyanto menambahkan sebenarnya dalam waktu dekat hingga akhir bulan ini banyak agenda yang bakal dilakukan almarhum. Di antaranya acara bersama Kemenag RI, terkait kajian kegiatan moderasi beragama.

Sementara dari isu yang beredar ada dugaan penyebab kematian kepala kemenag itu menyangkut masalah keluarga hingga pekerjaan. Sayang hingga kini belum ada pihak-pihak yang bisa dikonfirmasi dan memberikan keterangan secara pasti. (tos/him)






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru

/