alexametrics
24.3 C
Kudus
Monday, June 27, 2022

Sebentar Lagi Purwodadi Punya Jalur Lingkar Selatan

GROBOGAN – Pembangunan jalan lingkar selatan di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh menjadi salah satu pekerjaan yang diusulkan di rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Pekan kemarin, DPUPR Grobogan melakukan studi kelayakan di sepanjang jalan tersebut.

Kabid Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappeda Grobogan Chandra Yulian Pasha mengatakan, studi kelayakan itu untuk menganalisis apakah pembangunan jalan lingkar tersebut layak dari sisi teknis maupun finansial.

“Progresnya masih penyiapan dokumen perencanaan. Pada 2018 Bappeda menyusun pra-studi kelayakan. Kemudian tahun ini, DPUPR baru menyusun studi kelayakan tersebut. Taken kontrak penyusunan studi kelayakan jalan ini baru sepekan ini berjalan. Nanti baru bisa didapatkan hasilnya, apakah pembangunan bisa dilanjutkan apa tidak,” ujarnya.

Baca Juga :  Blusukan ke Trembes Naik Trail, Tim Evaluasi Hasil Pembangunan TMMD

Menurutnya, pembuatan jalur lingkar selatan ini dirasa penting. Lantaran intensitas kendaraan yang semakin tinggi. Sehingga perlu merancanakan pembangunan jalur baru tersebut.

Konsep pembuatan jalur lingkar selatan ini di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh samping Bulog ke barat menuju Desa Cingkrong hingga ke Desa Pulorejo Kecamatan Purwodadi.

“Proses panjang, kemungkinan bisa 10 tahun lebih dan kami usulkan di RPMJD. Harus ada regulasuiyang kuat juga, seperti Perda maupun Perbup. Kami pun mulai sosialisasi kepada warga mulai dari sekarang. Lantaran harus ada pembebasan lahan,” ungkapnya. (mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Pembangunan jalan lingkar selatan di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh menjadi salah satu pekerjaan yang diusulkan di rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Pekan kemarin, DPUPR Grobogan melakukan studi kelayakan di sepanjang jalan tersebut.

Kabid Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappeda Grobogan Chandra Yulian Pasha mengatakan, studi kelayakan itu untuk menganalisis apakah pembangunan jalan lingkar tersebut layak dari sisi teknis maupun finansial.

“Progresnya masih penyiapan dokumen perencanaan. Pada 2018 Bappeda menyusun pra-studi kelayakan. Kemudian tahun ini, DPUPR baru menyusun studi kelayakan tersebut. Taken kontrak penyusunan studi kelayakan jalan ini baru sepekan ini berjalan. Nanti baru bisa didapatkan hasilnya, apakah pembangunan bisa dilanjutkan apa tidak,” ujarnya.

Baca Juga :  Sidak Proyek Jalan di Banjarejo, DPRD Blora Ingatkan Deadline

Menurutnya, pembuatan jalur lingkar selatan ini dirasa penting. Lantaran intensitas kendaraan yang semakin tinggi. Sehingga perlu merancanakan pembangunan jalur baru tersebut.

Konsep pembuatan jalur lingkar selatan ini di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh samping Bulog ke barat menuju Desa Cingkrong hingga ke Desa Pulorejo Kecamatan Purwodadi.

“Proses panjang, kemungkinan bisa 10 tahun lebih dan kami usulkan di RPMJD. Harus ada regulasuiyang kuat juga, seperti Perda maupun Perbup. Kami pun mulai sosialisasi kepada warga mulai dari sekarang. Lantaran harus ada pembebasan lahan,” ungkapnya. (mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/