alexametrics
21.5 C
Kudus
Monday, July 25, 2022

Mendekati Ed, Balkesmas Kebut Vaksinasi Mobile ke Pasar Purwodadi

GROBOGAN – Pekan ini, Dinkes Grobogan melakukan kebut pelaksanaan vaksinasi jenis AstraZeneca. Lantaran masih ada sekitar 459 vial yang mendekati expired date (e.d) hingga akhir Februari ini. Dinkes menggandeng Balkesmas untuk kebut vaksinasi mobile ke sejumlah tempat publik.

Kali ini bertempat di Pasar Induk Purwodadi. Pedagang antusias melakukan vaksinasi yang dimulai sejak pukul 08.30 ini. Bahkan, selama pelaksanaan didominasi pedagang yang melakukan booster atau dosis ketiga.

”Memang kemauan sendiri, ini vaksin ketiga. Mau ke balai desa nggak sempat, karena jualan di pasar sejak pagi. Ada vaksin di pasar langsung ke sini. Karena ingin sehat, selama vaksin juga belum pernah kena Covid-19,” ungkap salah satu pedagang, Umirah, 60.


Sedangkan, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Djatmiko mengatakan hingga Kamis (24/2) vaksin jenis AstraZeneca masih tersisa 459 vial di sejumlah puskesmas, 386 vial di Polres Grobogan dan 75 vial di Kodim 0717/Grobogan. Di mana akan kedaluwarsa pada 28 Februari ini.

Baca Juga :  Rusak Parah, SD di Grobogan Ini Tak Kunjung Diperbaiki

”Maka kami kebut pelaksanaan vaksinasi melalui jemput bola. Sasaran semakin susah. Upaya kami dengan vaksinasi mobile ke sejumlah tempat publik, kemudian jemput bola ke sejumlah pabrik, hingga meminta babinsa dan bhabinkantibmas door to door,” jelasnya.

Hal ini dilakukan, lantaran Dinkes Grobogan tak dapat mengembalikan vaksin Covid-19 yang mendekati kedaluwars ke Provinsi Jateng. Sehingga harus melakukan kebut pelaksanaan vaksinasi yang mendekati e.d untuk segera dihabiskan.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Pekan ini, Dinkes Grobogan melakukan kebut pelaksanaan vaksinasi jenis AstraZeneca. Lantaran masih ada sekitar 459 vial yang mendekati expired date (e.d) hingga akhir Februari ini. Dinkes menggandeng Balkesmas untuk kebut vaksinasi mobile ke sejumlah tempat publik.

Kali ini bertempat di Pasar Induk Purwodadi. Pedagang antusias melakukan vaksinasi yang dimulai sejak pukul 08.30 ini. Bahkan, selama pelaksanaan didominasi pedagang yang melakukan booster atau dosis ketiga.

”Memang kemauan sendiri, ini vaksin ketiga. Mau ke balai desa nggak sempat, karena jualan di pasar sejak pagi. Ada vaksin di pasar langsung ke sini. Karena ingin sehat, selama vaksin juga belum pernah kena Covid-19,” ungkap salah satu pedagang, Umirah, 60.

Sedangkan, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Djatmiko mengatakan hingga Kamis (24/2) vaksin jenis AstraZeneca masih tersisa 459 vial di sejumlah puskesmas, 386 vial di Polres Grobogan dan 75 vial di Kodim 0717/Grobogan. Di mana akan kedaluwarsa pada 28 Februari ini.

Baca Juga :  Pemkab Grobogan Buka Sembilan Lowongan Jabatan Kepala Dinas, Ini Formasinya

”Maka kami kebut pelaksanaan vaksinasi melalui jemput bola. Sasaran semakin susah. Upaya kami dengan vaksinasi mobile ke sejumlah tempat publik, kemudian jemput bola ke sejumlah pabrik, hingga meminta babinsa dan bhabinkantibmas door to door,” jelasnya.

Hal ini dilakukan, lantaran Dinkes Grobogan tak dapat mengembalikan vaksin Covid-19 yang mendekati kedaluwars ke Provinsi Jateng. Sehingga harus melakukan kebut pelaksanaan vaksinasi yang mendekati e.d untuk segera dihabiskan.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/