Angin Puting Beliung Terjang Dua Desa di Grobogan, Lima Rumah Rusak hingga Roboh

GROBOGAN – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dan puting beliung melanda sejumlah wilayah Kabupaten Grobogan.
Akibatnya, lima rumah warga di Desa Bago, Kecamatan Kradenan, dan Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan, mengalami kerusakan. Bahkan, dua rumah di antaranya roboh hingga rata dengan tanah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (4/11/2026). Meski menyebabkan kerusakan bangunan cukup parah, kejadian di dua desa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp107 juta.
Di Desa Bago, Kecamatan Kradenan, terdapat empat rumah warga yang terdampak terjangan angin kencang. Rumah milik Rebo Diono, 54, warga Dusun Pilanglengkung, mengalami kerusakan paling parah hingga roboh.
Bangunan berbentuk limasan dan rumah kampung berbahan kayu jati tersebut diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp80 juta.
Sementara itu, tiga rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap dan teras. Masing-masing rumah milik Ismono, 55, mengalami kerusakan atap dengan kerugian sekitar Rp1 juta. Kemudian rumah Bambang, 56, mengalami kerusakan atap teras dengan kerugian Rp3 juta. Sedangkan rumah Agus Sulistiono, 57, mengalami kerusakan pada bagian atap berbahan asbes dengan kerugian sekitar Rp3 juta.
Kapolsek Kradenan AKP Edy Sutarjo mengatakan, kejadian tersebut diketahui setelah seorang warga melihat rumah milik Rebo Diono roboh diterjang angin kencang. Informasi itu kemudian disampaikan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Kradenan.
Petugas selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta pendataan rumah warga yang terdampak.
"Dalam kejadian ini, terdapat empat rumah warga yang terdampak. Satu rumah mengalami kerusakan berat hingga roboh, sementara tiga rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap dan teras. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp87 juta," ujarnya.


