
GROBOGAN – Niat hati hendak bergegas menggarap sawah, perjalanan hidup Podo (58) seketika berubah menjadi tragedi mencekam.
Pria paruh baya asal Desa Pandanharum, Kecamatan Gabus, itu meninggal dunia usai sepeda motor Yamaha Jupiter Z yang dikendarainya tertemper KA 30B Argo Anjasmoro relasi Gambir–Surabaya pada Jumat (30/10) Pagi.
Berdasarkan keterangan warga, korban saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter Z dan hendak menuju sawah.
Nahas, saat melintasi jalur kereta api sekitar pukul 06.05 WIB, sepeda motornya tertemper KA tersebut.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menjelaskan, kecelakaan terjadi di KM 38+100 jalur hulu petak jalan Kradenan–Sulur.
Lokasi kejadian merupakan Jalur Perlintasan Langsung (JPL) yang sudah ditutup.
Berdasarkan keterangan saksi, pengendara melintas dari arah utara menuju selatan dengan memanfaatkan batu sebagai pijakan untuk melewati jalur kereta api.
Padahal, sebelum kejadian, awak sarana perkeretaapian (ASP) KA Argo Anjasmoro telah berulang kali membunyikan semboyan 35 atau suling lokomotif sebagai tanda peringatan.
Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan hingga benturan tak terhindarkan. Akibatnya, korban terpental keluar jalur dan mengalami luka berat pada bagian kepala.
Petugas KAI Daop 4 Semarang bersama unsur pengamanan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan mengamankan perjalanan kereta api.



