Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perubahan APBD Grobogan 2026 Naik Rp203,42 Miliar, Defisit Membengkak 70 Persen

S
Penulis: Sirojul Munir❯
BACAKAN JAWABAN – Bupati Grobogan Setyo Hadi membacakan sambutan dalam Rapat Paripurna ke-23 DPRD Kabupaten Grobogan, Rabu (26/8/2026).
BACAKAN JAWABAN – Bupati Grobogan Setyo Hadi membacakan sambutan dalam Rapat Paripurna ke-23 DPRD Kabupaten Grobogan, Rabu (26/8/2026).

Advertisement

 

GROBOGAN – Pemkab Grobogan mengusulkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan naik Rp50,69 miliar. Sementara belanja daerah bertambah hingga Rp203,42 miliar.

Hal itu disampaikan Bupati Grobogan Setyo Hadi dalam Rapat Paripurna ke-23 DPRD Kabupaten Grobogan, Rabu (26/8/2026). Agenda tersebut membahas tingkat satu tahap kesatu berupa penjelasan atas Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2026 sekaligus penyampaian pengantar nota keuangan.

Advertisement

Setyo Hadi mengatakan, penyusunan perubahan APBD mengacu pada Nota Kesepakatan antara Pemkab Grobogan dan DPRD Grobogan tentang Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026 yang disepakati pada 13 Agustus 2026.

"Perubahan APBD ini disusun dalam rangka menyesuaikan perubahan asumsi ekonomi makro, proyeksi penerimaan pendapatan daerah, penetapan SiLPA tahun anggaran 2025, serta penyesuaian penganggaran belanja daerah," kata Setyo Hadi.

Dalam rancangan perubahan APBD, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp2,728 triliun. Angka tersebut meningkat Rp50,69 miliar atau 1,89 persen dibanding APBD awal yang ditetapkan sebesar Rp2,677 triliun.

Advertisement

Kenaikan pendapatan tersebut terutama bersumber dari pendapatan transfer pemerintah pusat. Selain itu, Pemkab Grobogan juga melakukan optimalisasi penerimaan dari sektor retribusi daerah.

Di sisi lain, belanja daerah mengalami kenaikan cukup signifikan. Dari semula Rp2,895 triliun menjadi Rp3,098 triliun. Artinya, terdapat penambahan sekitar Rp203,42 miliar atau 7,03 persen.

Menurut Setyo, peningkatan belanja terutama diarahkan untuk mendukung percepatan pelaksanaan program dan kegiatan prioritas daerah.

"Terutama belanja infrastruktur jalan, jaringan dan irigasi, serta peralatan dan mesin penunjang pelayanan publik," ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Lagi Satu Rumah Kayu Roboh di Batuaragung Diterjang Angin Kencang

Lagi Satu Rumah Kayu Roboh di Batuaragung Diterjang Angin Kencang

Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan dua rumah warga di Dusun Ngemplak, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Grobogan, mengalami kerusakan. Satu rumah kayu roboh, sedangkan bangunan lainnya mengalami kemiringan

Tradisi Empat Besar Terjaga, Grobogan Siapkan Evaluasi Usai Porprov Jateng 2026

Tradisi Empat Besar Terjaga, Grobogan Siapkan Evaluasi Usai Porprov Jateng 2026

Kontingen Grobogan berhasil mempertahankan tradisi empat besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 yang berlangsung di Semarang Raya. Mendapatkan 38 medali emas, 44 perak, 68 perunggu

Muslimat NU Grobogan Kerahkan Ratusan Anggota Tampilkan Senam Kreasi Meriahkan Upacara Hari Santri N

Muslimat NU Grobogan Kerahkan Ratusan Anggota Tampilkan Senam Kreasi Meriahkan Upacara Hari Santri N

Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Grobogan mengerahkan anggota dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) untuk mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Alun-Alun Purwodadi, Kamis (22/10).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer