Jalur Purwodadi–Solo Tergerus Longsor, Pengendara Diminta Ekstra Waspada

GROBOGAN – Longsor yang menggerus sisi jalan di jalur Purwodadi–Solo tepatnya di sebelah selatan Jembatan Plumpungan, Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer, mulai memicu kekhawatiran pengguna jalan.
Bagian bawah badan jalan ambrol cukup dalam hingga membuat sisi cor jalan tampak menggantung dan rawan mengalami kerusakan lebih parah apabila terus diguyur hujan atau dilalui kendaraan berat.
Kerusakan tersebut kini menjadi perhatian serius karena jalur Purwodadi–Solo merupakan salah satu akses vital dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi setiap harinya.
Selain kendaraan pribadi, ruas itu juga kerap dilintasi truk angkutan barang hingga kendaraan antarkota.
Untuk memastikan kondisi di lapangan, Satlantas Polres Grobogan bersama Dinas Perhubungan, BPJ dan PUPR Grobogan turun langsung melakukan survei lokasi pada Senin (25/5/2026).
Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani memimpin langsung pengecekan bersama personel Satlantas dan sejumlah petugas dari instansi terkait.
Dalam kegiatan itu, petugas memeriksa tingkat kerusakan jalan, kondisi tanah penyangga di bawah badan jalan hingga dampak longsoran terhadap keselamatan pengguna jalan.
Dari pantauan di lokasi, bagian tanah di sisi jalan terlihat terkikis cukup panjang.
Bahkan, rongga di bawah cor jalan mulai terlihat jelas akibat tergerus longsoran. Kondisi itu membuat tepi jalan tampak menggantung dan dinilai berisiko apabila tidak segera dilakukan penanganan.
Meski arus kendaraan masih dapat melintas normal, pengendara diminta lebih berhati-hati terutama saat berpapasan dengan kendaraan besar maupun ketika melintas pada malam hari.



