Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KPI Sugihmanik Perkuat Daya Tarik Investasi Grobogan

I
PENINJAUAN: Kantah Grobogan saat meninjau pertimbangan teknis pertanahan di kawasan peruntukkan industri Desa Sugihmanik Kecamatan Tanggungharjo.
PENINJAUAN: Kantah Grobogan saat meninjau pertimbangan teknis pertanahan di kawasan peruntukkan industri Desa Sugihmanik Kecamatan Tanggungharjo.

GROBOGAN – Kabupaten Grobogan mulai menapaki babak baru pertumbuhan ekonomi.


Advertisement

Lonjakan minat investasi di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, menjadi penanda kuat bahwa daerah ini kian dilirik sebagai tujuan industri strategis di Jawa Tengah.

Sepanjang tahun 2025, kawasan ini dibanjiri penanaman modal dari sejumlah perusahaan besar, dengan total nilai investasi menembus angka fantastis, yakni Rp 6,34 triliun.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Grobogan, Abdul Munib Susanto, mengungkapkan bahwa derasnya arus investasi tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap iklim industri di Grobogan.

Advertisement

“Angka ini menunjukkan prospek industri Grobogan semakin menjanjikan, sekaligus menjadi bukti kesiapan infrastruktur dan dukungan pemerintah daerah terhadap investor,” ujar Abdul Munib.

Berdasarkan data DPMPTSP, hingga akhir 2025 tercatat tiga perusahaan telah masuk dalam daftar investasi strategis di KPI Sugihmanik.

Mereka adalah PT Harmoni Cahaya Indonesia, PT Nortex Berkat Indonesia, dan PT Viridi Group Manufaktur.

Advertisement

Ketiga perusahaan itu bergerak di sektor industri kemasan kotak karton, plastik, mainan anak-anak, hingga peralatan penerangan.

Bahkan, dua di antaranya—PT Harmoni Cahaya Indonesia dan PT Nortex Berkat Indonesia—telah mulai merealisasikan investasinya sejak awal tahun lalu dengan pembangunan fasilitas produksi.

Tak berhenti di situ, tahun ini Grobogan kembali bersiap menyambut dua investor baru, yakni PT Winga Garment Indonesia dan PT Saiteng Travel Goods.

“Keduanya bergerak di bidang garmen pakaian dan produksi tas. Ini baru proses masuk,” imbuhnya.

Abdul Munib menambahkan, saat ini Kabupaten Grobogan memiliki 11 titik kawasan peruntukan industri.

KPI Sugihmanik menjadi salah satu kawasan unggulan karena letaknya yang strategis, ditunjang akses transportasi, ketersediaan lahan luas, serta pasokan tenaga kerja yang melimpah.

“Tak hanya investor dalam negeri, kawasan ini juga mulai dilirik investor asing yang mencari lokasi produksi dengan biaya efisien dan ekosistem industri yang terus berkembang,” jelasnya.

Selain membidik investasi berskala besar, Pemkab Grobogan juga mendorong keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) lokal dalam rantai pasok.

Skema kemitraan ini diharapkan mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.

“Dengan kemitraan, pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di kawasan peruntukan industri, tetapi ikut dirasakan pelaku usaha lokal dan masyarakat sekitar,” katanya. (int)

Advertisement

Artikel Terkait

Ibas Yudhoyono Datangi Grobogan, Ini yang Dilakukan

Ibas Yudhoyono Datangi Grobogan, Ini yang Dilakukan

GROBOGAN – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, meninjau pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (2

TMMD Sengkuyung Grobogan, Momen Makan Siang Pererat TNI dan Warga

TMMD Sengkuyung Grobogan, Momen Makan Siang Pererat TNI dan Warga

GROBOGAN – Kebersamaan anggota TNI dan warga mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Desa Telogotirto, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Selasa (27/1

Rumah Limasan di Ngaringan Grobogan Terbakar, Ini Dugaan Penyebab dan Jumlah Kerugiannya

Rumah Limasan di Ngaringan Grobogan Terbakar, Ini Dugaan Penyebab dan Jumlah Kerugiannya

Sebuah rumah berbentuk limasan milik Nika Andriani, 23, di Dusun Dumpil, Desa Kalangdosari, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, terbakar pada Selasa (27/10/2026). 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer