alexametrics
26.9 C
Kudus
Saturday, January 22, 2022

Tinggal Sebulan, Realisasi Pembangunan di Grobogan Masih Rendah

GROBOGAN – Akhir tahun tinggal sekitar satu bulan. Namun, realisasi pembangunan fisik dan penggunaan APBD Grobogan 2021 capaiannya masih rendah. Capaian sampai Oktober lalu, kegiatan fisik baru mencapai 77,89 persen. Sedangkan untuk keuangan baru sekitar Rp 1,8 triliun atau baru terserap 70,29 persen.

”Kami minta OPD (organisasi perangkat daerah) yang capaian masih rendah agar bekerja lebih keras melaksanakan kegiatan yang sudah direncanakan pada tahun ini,” tegas Sekda Sumarsono dalam rapat koordinasi (rakor) pengendalian pelaksanaan kegiatan pembangunan Grobogan Triwulan IV 2021 di Gedung Riptaloka Setda Grobogan kemarin.

Dia juga memberikan apresiasi kepada OPD yang telah melaksanakan kegiatan fisik dan keuangan cukup tinggi. Sebaliknya, OPD yang belum memenuhi target harus bisa mengejar. Sebab, waktu pelaksanaan anggaran tinggal satu bulan lagi.

Baca Juga :  Habiskan Rp 4 Miliar, Mal Pelayanan Publik Grobogan Diresmikan Akhir 2022

”Jika ada pekerjaan terhambat, agar dipacu dan diambil tindakan percepatan dengan tetap memperhatikan kualitas. Juga mengacu mekanisme peraturan yang ada,” ujarnya.

Pihaknya juga berharap kinerja yang sudah baik ditingkatkan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Harapannya, semua pelaksanaan kegiatan pada APBD 2021 bisa terealisasikan dengan baik. Yaitu tepat waktu, bermutu, bermanfaat, dan tepat sasaran, sehingga hasil pembangunan bisa segera dinikmati masyarakat Kota Swike.

”APBD Grobogan 2022 rencananya ditetapkan pada awal Desember 2021. Di samping menyelesaikan kegiatan tahun ini, juga dipersiapkan program 2022. Kami imbau OPD tertib pelaporan untuk evaluasi kegiatan yang dilaksanakan,” harapnya. (lin)

 






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Akhir tahun tinggal sekitar satu bulan. Namun, realisasi pembangunan fisik dan penggunaan APBD Grobogan 2021 capaiannya masih rendah. Capaian sampai Oktober lalu, kegiatan fisik baru mencapai 77,89 persen. Sedangkan untuk keuangan baru sekitar Rp 1,8 triliun atau baru terserap 70,29 persen.

”Kami minta OPD (organisasi perangkat daerah) yang capaian masih rendah agar bekerja lebih keras melaksanakan kegiatan yang sudah direncanakan pada tahun ini,” tegas Sekda Sumarsono dalam rapat koordinasi (rakor) pengendalian pelaksanaan kegiatan pembangunan Grobogan Triwulan IV 2021 di Gedung Riptaloka Setda Grobogan kemarin.

Dia juga memberikan apresiasi kepada OPD yang telah melaksanakan kegiatan fisik dan keuangan cukup tinggi. Sebaliknya, OPD yang belum memenuhi target harus bisa mengejar. Sebab, waktu pelaksanaan anggaran tinggal satu bulan lagi.

Baca Juga :  DPRD Grobogan Bentuk Pansus 3 Bahas Penyertaan Modal BUMD 2022

”Jika ada pekerjaan terhambat, agar dipacu dan diambil tindakan percepatan dengan tetap memperhatikan kualitas. Juga mengacu mekanisme peraturan yang ada,” ujarnya.

Pihaknya juga berharap kinerja yang sudah baik ditingkatkan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Harapannya, semua pelaksanaan kegiatan pada APBD 2021 bisa terealisasikan dengan baik. Yaitu tepat waktu, bermutu, bermanfaat, dan tepat sasaran, sehingga hasil pembangunan bisa segera dinikmati masyarakat Kota Swike.

”APBD Grobogan 2022 rencananya ditetapkan pada awal Desember 2021. Di samping menyelesaikan kegiatan tahun ini, juga dipersiapkan program 2022. Kami imbau OPD tertib pelaporan untuk evaluasi kegiatan yang dilaksanakan,” harapnya. (lin)

 






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru