alexametrics
23.7 C
Kudus
Wednesday, July 6, 2022

Tingkatkan Nasionalisme, DPRD Grobogan Putar Lagu Kebangsaan

GROBOGAN – DPRD Grobogan menerapkan kebijakan mendengarkan lagi kebangsaan Indonesia Raya di kantor Dewan setempat setiap pukul 10.00. Pegawai, anggota dewan, dan pengunjung pun diminta untuk menghentikan kegiatanya sejenak dan berdiri dengan sikap sempurna.

Pemutaran lagu Indonesia Raya tersebut mulai sejak Januari 2022 . Kebijakan tersebut dilakukan bagi seluruh pegawai, karyawan, anggota dewan, dan tamu saat berada di lingkungan DPRD Grobogan.

“Kebijakan lagu Indoensia Raya ini dalam rangka meningkatkan semangat nasionalisme, serta untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia,” kata Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto.


Agus mengatakan, dalam kebijakan tersebut Lagu Kebangsaan Indonesia Raya agar diperdengarkan setiap pukul 10.00.  Kemudian setiap orang yang hadir pada saat Lagu Kebangsaan Indonesia Raya diperdengarkan dan atau dinyanyikan  wajib berdiri tegak dengan sikap sempurna.

BERDIRI: Karyawan DPRD Grobogan berdiri tepat pukul 10.00 WIB ketika lagu Indonesia Raya diputar diseluruh ruangan DPRD Grobogan kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

“Kami harapkan dengan adanya kebijakan ini seluruh karyawan dan anggota dewan bisa meningkatkan rasa nasionalisme kepada bangsa dan negara. Tentunya ini juga untuk mengenang jasa para pahlawan yang sudah berjuangan untuk kemerdekaan,” terang dia.

Baca Juga :  Jedag Jedug sampai Malam, Warga Minta Kafe Karaoke di Grobogan Ini Ditutup

Sekertaris DPRD Grobogan Padmo menambahkan, penerapan kebijakan mendengarkan lagu Indonesia Raya saat pukul 10.00 merupakan kebijakan baru. Dalam pelaksanaanya dilakukan semua karyawan, pegawai, anggota dewan yang berada di lingkungan DPRD Grobogan.

“Saat pukul 10.00 tepat, semua pekerjaan harus dihentikan. Kemudian mendengarkan lagu Indonesia Raya. Termasuk dengan tamu yang datang di DPRD harus mengikuti kebijakan itu,” tambahnya.

Selain itu, dalam penerapan kebijakan tersebut juga untuk memupuk rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Kemudian menjadikan semangat bekerja dalam mengisi pembangunan. Serta syukur atas anugerah kemerdekaan yang bisa dinikmati sampai sekarang.

“Maka sifat nasionalisme dan mengisi kemerdekaan ini dengan cinta tanah air. Bisa memberikan semangat dalam melayani rakyat,” tandasnya. (mal)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – DPRD Grobogan menerapkan kebijakan mendengarkan lagi kebangsaan Indonesia Raya di kantor Dewan setempat setiap pukul 10.00. Pegawai, anggota dewan, dan pengunjung pun diminta untuk menghentikan kegiatanya sejenak dan berdiri dengan sikap sempurna.

Pemutaran lagu Indonesia Raya tersebut mulai sejak Januari 2022 . Kebijakan tersebut dilakukan bagi seluruh pegawai, karyawan, anggota dewan, dan tamu saat berada di lingkungan DPRD Grobogan.

“Kebijakan lagu Indoensia Raya ini dalam rangka meningkatkan semangat nasionalisme, serta untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia,” kata Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto.

Agus mengatakan, dalam kebijakan tersebut Lagu Kebangsaan Indonesia Raya agar diperdengarkan setiap pukul 10.00.  Kemudian setiap orang yang hadir pada saat Lagu Kebangsaan Indonesia Raya diperdengarkan dan atau dinyanyikan  wajib berdiri tegak dengan sikap sempurna.

BERDIRI: Karyawan DPRD Grobogan berdiri tepat pukul 10.00 WIB ketika lagu Indonesia Raya diputar diseluruh ruangan DPRD Grobogan kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

“Kami harapkan dengan adanya kebijakan ini seluruh karyawan dan anggota dewan bisa meningkatkan rasa nasionalisme kepada bangsa dan negara. Tentunya ini juga untuk mengenang jasa para pahlawan yang sudah berjuangan untuk kemerdekaan,” terang dia.

Baca Juga :  Setahun Beroperasi, Pangkalan Truk Milik Dishub Belum Capai Target

Sekertaris DPRD Grobogan Padmo menambahkan, penerapan kebijakan mendengarkan lagu Indonesia Raya saat pukul 10.00 merupakan kebijakan baru. Dalam pelaksanaanya dilakukan semua karyawan, pegawai, anggota dewan yang berada di lingkungan DPRD Grobogan.

“Saat pukul 10.00 tepat, semua pekerjaan harus dihentikan. Kemudian mendengarkan lagu Indonesia Raya. Termasuk dengan tamu yang datang di DPRD harus mengikuti kebijakan itu,” tambahnya.

Selain itu, dalam penerapan kebijakan tersebut juga untuk memupuk rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Kemudian menjadikan semangat bekerja dalam mengisi pembangunan. Serta syukur atas anugerah kemerdekaan yang bisa dinikmati sampai sekarang.

“Maka sifat nasionalisme dan mengisi kemerdekaan ini dengan cinta tanah air. Bisa memberikan semangat dalam melayani rakyat,” tandasnya. (mal)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/