alexametrics
23.8 C
Kudus
Sunday, May 22, 2022

53 Desa di Grobogan belum Setorkan Laporan Pertanggungjawaban Dana Desa

GROBOGAN – Sebanyak 53 Desa dari 273 Desa penerima Dana Desa belum mencairkan dana desa. Sebab, desa tersebut belum menyelesaikan tahap satu sebagai laporan pertanggungjawaban.

”Untuk dana desa tahap satu ini, masih ada 53 Desa belum selesai laporan. Maka dana Desa tahap pertama belum bisa dicarikan,” kata Kepala Dispermasdes Grobogan Ahmad Haryono, Minggu (24/4).

Dikatakan, pencairan dana Desa bisa dilakukan ketika laporan dari Desa untuk kegiatan sudah selesai. Namun, bila Desa belum bisa menyelesaikan maka pencairan dana desa belum dicairkan.


”Target selesai pencairan dana Desa bulan ini. Maka saya berharap Desa yang belum segera menyelesaikannya,” ujarnya.

Haryono menambahkan, jumlah dana desa tahun 2022 yang sudah dicairkan mencapai Rp 196,6 miliar atau baru 63 persen dari Rp 300 miliar dana Desa tahun ini. Sedangkan ketentuan penyaluran dana Desa tahun ini 40 persen masih untuk penyaluran dana bantuan sosial Covid-19. Kemudian untuk pengembangan dan pembangunan Desa.

Baca Juga :  Bupati Jepara Tegaskan Penurunan ADD Tak Terkait Insentif RT/RW

”Rencana tentang pencairan dana desa satu bulan sekali sampai saat ini belum ada petunjuk dari Kemendagri. Maka kami menunggu teknisnya dan sampai sekarang masih tiga bulan pencariannya,” terang dia.

Sementara itu, pengawasan dana Desa dilakukan semua pihak. Mulai dari masyarakat, BPD dan APIP inspektorat dan dari dinas pemberdayaan masyarakat desa. (mun/ali)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Sebanyak 53 Desa dari 273 Desa penerima Dana Desa belum mencairkan dana desa. Sebab, desa tersebut belum menyelesaikan tahap satu sebagai laporan pertanggungjawaban.

”Untuk dana desa tahap satu ini, masih ada 53 Desa belum selesai laporan. Maka dana Desa tahap pertama belum bisa dicarikan,” kata Kepala Dispermasdes Grobogan Ahmad Haryono, Minggu (24/4).

Dikatakan, pencairan dana Desa bisa dilakukan ketika laporan dari Desa untuk kegiatan sudah selesai. Namun, bila Desa belum bisa menyelesaikan maka pencairan dana desa belum dicairkan.

”Target selesai pencairan dana Desa bulan ini. Maka saya berharap Desa yang belum segera menyelesaikannya,” ujarnya.

Haryono menambahkan, jumlah dana desa tahun 2022 yang sudah dicairkan mencapai Rp 196,6 miliar atau baru 63 persen dari Rp 300 miliar dana Desa tahun ini. Sedangkan ketentuan penyaluran dana Desa tahun ini 40 persen masih untuk penyaluran dana bantuan sosial Covid-19. Kemudian untuk pengembangan dan pembangunan Desa.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi APBDes Jatipecaron, Kejari Grobogan Periksa Tujuh Saksi

”Rencana tentang pencairan dana desa satu bulan sekali sampai saat ini belum ada petunjuk dari Kemendagri. Maka kami menunggu teknisnya dan sampai sekarang masih tiga bulan pencariannya,” terang dia.

Sementara itu, pengawasan dana Desa dilakukan semua pihak. Mulai dari masyarakat, BPD dan APIP inspektorat dan dari dinas pemberdayaan masyarakat desa. (mun/ali)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/