25.3 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Pria asal Ngaringan Grobogan Ditemukan Tewas Tenggelam di Bendung Dumpil, Begini Kronologinya

GROBOGAN – Seorang pria asal Desa Ngarap Arap, Kecamatan Ngaringan ditemukan tewas tenggelam di irigasi Bendung Dumpil pada Rabu (23/11). Diduga, korban tenggelam lantaran terpeleset saat mencari rumput di sekitar irigasi.

Baca Juga : Terbukti Jual Pertalite dengan Jerigen, SPBU di Grobogan Ini Tak Dipasok Pertalite Sebulan

Kejadian itu berawal ketika salah seorang saksi, Tri Setyo, 17, warga setempat melihat korban hendak berangkat mencari rumput. Saat itu jarum menunjukkan pukul 11.00. Ia melihat korban Imam Suhari, 20, tengah mengasah sabitnya di pinggir saluran irigasi Bendung Dumpil.


Namun, hingga pukul 15.00 diketahui korban tak kunjung pulang ke rumah. Ibu korban pun lalu berusaha mencarinya. Mengingat, biasanya korban ketika mencari rumput pukul 13.00 sudah ada di rumah.

Baca Juga :  Terlalu Sempit, Akses Jalan Grobogan - Pati Diperlebar

”Ibu korban sempat meminta tolong warga untuk ikut membantu mencari korban. Mereka lalu mulai menyisir di sepanjang saluran irigasi Bendung Dumpil,” jelas Kapolsek Ngaringan, AKP Zainal Abidin.

Selanjutnya, warga pun berbondong-bondong mencari keberadaan korban. Hingga akhirnya salah seorang warga menemukan korban dalam kondisi meninggal usai tenggelam. Warga pun langsung mengevakuasi korban.

”Saat ditemukan itu, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Diketemukan sekitar pukul 17.30. Jenazah langsung diperiksa petugas kesehatan Puskesmas Ngaringan. Diketahui jenazah mengalami kekurangan oksigen pada jaringan otak dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” imbuhnya.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Seorang pria asal Desa Ngarap Arap, Kecamatan Ngaringan ditemukan tewas tenggelam di irigasi Bendung Dumpil pada Rabu (23/11). Diduga, korban tenggelam lantaran terpeleset saat mencari rumput di sekitar irigasi.

Baca Juga : Terbukti Jual Pertalite dengan Jerigen, SPBU di Grobogan Ini Tak Dipasok Pertalite Sebulan

Kejadian itu berawal ketika salah seorang saksi, Tri Setyo, 17, warga setempat melihat korban hendak berangkat mencari rumput. Saat itu jarum menunjukkan pukul 11.00. Ia melihat korban Imam Suhari, 20, tengah mengasah sabitnya di pinggir saluran irigasi Bendung Dumpil.

Namun, hingga pukul 15.00 diketahui korban tak kunjung pulang ke rumah. Ibu korban pun lalu berusaha mencarinya. Mengingat, biasanya korban ketika mencari rumput pukul 13.00 sudah ada di rumah.

Baca Juga :  Kejari Grobogan Musnahkan 90 Barang Bukti Tindak Pidana Umum

”Ibu korban sempat meminta tolong warga untuk ikut membantu mencari korban. Mereka lalu mulai menyisir di sepanjang saluran irigasi Bendung Dumpil,” jelas Kapolsek Ngaringan, AKP Zainal Abidin.

Selanjutnya, warga pun berbondong-bondong mencari keberadaan korban. Hingga akhirnya salah seorang warga menemukan korban dalam kondisi meninggal usai tenggelam. Warga pun langsung mengevakuasi korban.

”Saat ditemukan itu, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Diketemukan sekitar pukul 17.30. Jenazah langsung diperiksa petugas kesehatan Puskesmas Ngaringan. Diketahui jenazah mengalami kekurangan oksigen pada jaringan otak dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” imbuhnya.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/