alexametrics
24.3 C
Kudus
Monday, June 27, 2022

KA Kedungsepur Kembali Beroperasi, Ini Jadwal Keberangkatannya

GROBOGAN – KA Kedungsepur Ngrombo-Semarang Poncol tidak dapat beroperasional selama pengetatan PPKM darurat beberapa waktu lalu. Namun, per kemarin PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang sudah kembali mengoperasikan KA lokal public service obligation (PSO) ini.

Humas Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, dioperasikannya kembali KA lokal tersebut telah mendapatkan izin dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) selaku regulator dan mengacu pada SE Kemenhub Nomor 69 Tahun 2021.

Tarif KA Kedungsepur masih sama seperti sebelumnya yakni Rp 10 ribu sekali perjalanan. Jadwal keberangkatan Stasiun Ngrombo-Semarang Poncol pukul 10.00-11.40 dan 06.20-08.05. Sedangkan dari Stasiun Semarang Poncol-Ngrombo pukul 17.00-19.04 dan 13.45-15.29.


Dioperasikannya KA lokal ini untuk membantu mobilitas masyarakat yang tetap harus bepergian di masa pandemi. KAI juga selalu mematuhi seluruh kebijakan pemerintah dalam hal penanganan Covid-19 pada moda transportasi kereta api.

Selama beroperasional kembali, persyaratan untuk naik KA lokal yakni penumpang diharuskan sudah vaksin minimal dosis pertama. Bukti vaksinasi akan dicek di aplikasi PeduliLindungi oleh petugas boarding sebelum naik kereta. Data vaksinasi akan secara otomatis muncul pada layar komputer petugas boarding.

“Jika data tidak muncul pada layar komputer petugas, maka pemeriksaan akan dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin. Bagi penumpang dengan kondisi kesehatan khusus atau komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19,” katanya.

Baca Juga :  Berkebaya, Komunitas Sepeda Purwodadi Bantu Petugas Kebersihan

Penumpang KA juga harus menyertakan NIK pada saat pembelian tiket langsung atau Go Show. ”Untuk dokumen STRP, surat tugas, atau surat keterangan lainnya sudah tidak lagi menjadi syarat untuk naik KA lokal,” tegasnya.

Kemudian, prokes ketat juga harus dipenuhi penumpang saat naik kereta api tersebut. Mereka diminta memakai masker medis atau masker kain tiga lapis yang menutupi hidung dan mulut. Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak. Penumpang juga harus dalam kondisi fit dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

”Penumpang juga tidak diperkenankan berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan. Selain itu juga tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan bagi perjalanan yang kurang dari dua jam ini. Selain itu, anak usia di bawah 12 tahun masih tidak diperkenankan melakukan perjalanan dengan kereta api,” kata Krisbiyantoro.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – KA Kedungsepur Ngrombo-Semarang Poncol tidak dapat beroperasional selama pengetatan PPKM darurat beberapa waktu lalu. Namun, per kemarin PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang sudah kembali mengoperasikan KA lokal public service obligation (PSO) ini.

Humas Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, dioperasikannya kembali KA lokal tersebut telah mendapatkan izin dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) selaku regulator dan mengacu pada SE Kemenhub Nomor 69 Tahun 2021.

Tarif KA Kedungsepur masih sama seperti sebelumnya yakni Rp 10 ribu sekali perjalanan. Jadwal keberangkatan Stasiun Ngrombo-Semarang Poncol pukul 10.00-11.40 dan 06.20-08.05. Sedangkan dari Stasiun Semarang Poncol-Ngrombo pukul 17.00-19.04 dan 13.45-15.29.

Dioperasikannya KA lokal ini untuk membantu mobilitas masyarakat yang tetap harus bepergian di masa pandemi. KAI juga selalu mematuhi seluruh kebijakan pemerintah dalam hal penanganan Covid-19 pada moda transportasi kereta api.

Selama beroperasional kembali, persyaratan untuk naik KA lokal yakni penumpang diharuskan sudah vaksin minimal dosis pertama. Bukti vaksinasi akan dicek di aplikasi PeduliLindungi oleh petugas boarding sebelum naik kereta. Data vaksinasi akan secara otomatis muncul pada layar komputer petugas boarding.

“Jika data tidak muncul pada layar komputer petugas, maka pemeriksaan akan dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin. Bagi penumpang dengan kondisi kesehatan khusus atau komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19,” katanya.

Baca Juga :  Angka Investasi di Rembang Tembus hampir Rp 1 Triliun

Penumpang KA juga harus menyertakan NIK pada saat pembelian tiket langsung atau Go Show. ”Untuk dokumen STRP, surat tugas, atau surat keterangan lainnya sudah tidak lagi menjadi syarat untuk naik KA lokal,” tegasnya.

Kemudian, prokes ketat juga harus dipenuhi penumpang saat naik kereta api tersebut. Mereka diminta memakai masker medis atau masker kain tiga lapis yang menutupi hidung dan mulut. Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak. Penumpang juga harus dalam kondisi fit dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

”Penumpang juga tidak diperkenankan berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan. Selain itu juga tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan bagi perjalanan yang kurang dari dua jam ini. Selain itu, anak usia di bawah 12 tahun masih tidak diperkenankan melakukan perjalanan dengan kereta api,” kata Krisbiyantoro.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/