alexametrics
26.8 C
Kudus
Wednesday, July 6, 2022

Disperindag Grobogan Jelaskan Pasar Glendoh Tak Kunjung Dipindah

GROBOGAN – Rencana pemindahan Pasar Glendoh sudah lama didengungkan. Namun, hingga tahun depan, Disperindag Grobogan tak kunjung mendapatkan anggaran pemindahan. Tahun ini justru mendapatkan dana perbaikan.

Kepala Disperindag Grobogan Pradana Setyawan melalui Kabid Pasar Daerah Arif Effendi Z mengatakan, tahun ini ada perbaikan enam pasar dengan total Rp 200 juta, salah satunya Pasar Glendoh.

“Untuk Pasar Glendoh dapat Rp 50 juta untuk pemeliharaan lantai. Rencananya kami memperbaiki paving yang selama ini rusak akan kami perbaiki,” ungkapnya.


Meski begitu, pihaknya terus berupaya mengusulkan relokasi Pasar Glendoh yang saat ini berada di jalan protokol, tepatnya di jalan R Suprapto. “Kami sudah menyiapkan relokasi di Jalan Gajah Mada Purwodadi. Berdampingan dengan Pasar Agro dan Pagi,” imbuhnya.

Menurutnya, lokasi saat ini memang cukup strategis di pusat kota. Tetapi untuk penataan kota di sepanjang jalur tersebut tidak diperbolehkan ada pasar. Banyak keluhan faktor lingkungan, mulai dari banyak lalat hingga bau.

Baca Juga :  Dikucur Rp 2 M, Terminal Gubug Rampung Oktober

Meski pengusulan relokasi gagal terus, tahun depan pihaknya akan kembali mengusulkan anggaran ke pusat. Setidaknya membutuhkan dana Rp 13 miliar untuk merelokasi pasar.

Pihaknya sudah mempersiapkan upaya pengelolaan lingkungan hidup (UKL) dan upaya pemantauan lingkungan hidup (UPL) hingga AMDAL lalin.

“Di lokasi baru nanti, kami akan memperkuat pembangunan IPAL. Karena harus mengutamakan rumah pemotongan hewan (RPH). Pedagang ayam dan RPH merupakan satu kesatuan, sehingga tantangan kami pada pengelolaan limbahnya,” ujarnya.

Dia mengatakan, ada 400 pedagang yang ada di Pasar Glendoh yang akan direlokasi yakni pedagang ayam dan kelontong. Di lokasi baru nantinya akan lebih besar dan luas dibanding pasar sebelumnya. Serta lebih nyaman lantaran berdampingan dengan Pasar Pagi dan Agro, sehingga sangat strategis, dekat dengan jalur ke terminal. (mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Rencana pemindahan Pasar Glendoh sudah lama didengungkan. Namun, hingga tahun depan, Disperindag Grobogan tak kunjung mendapatkan anggaran pemindahan. Tahun ini justru mendapatkan dana perbaikan.

Kepala Disperindag Grobogan Pradana Setyawan melalui Kabid Pasar Daerah Arif Effendi Z mengatakan, tahun ini ada perbaikan enam pasar dengan total Rp 200 juta, salah satunya Pasar Glendoh.

“Untuk Pasar Glendoh dapat Rp 50 juta untuk pemeliharaan lantai. Rencananya kami memperbaiki paving yang selama ini rusak akan kami perbaiki,” ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya terus berupaya mengusulkan relokasi Pasar Glendoh yang saat ini berada di jalan protokol, tepatnya di jalan R Suprapto. “Kami sudah menyiapkan relokasi di Jalan Gajah Mada Purwodadi. Berdampingan dengan Pasar Agro dan Pagi,” imbuhnya.

Menurutnya, lokasi saat ini memang cukup strategis di pusat kota. Tetapi untuk penataan kota di sepanjang jalur tersebut tidak diperbolehkan ada pasar. Banyak keluhan faktor lingkungan, mulai dari banyak lalat hingga bau.

Baca Juga :  Kades Banjarejo bakal Ganti Untung Temuan Bilah Gamelan

Meski pengusulan relokasi gagal terus, tahun depan pihaknya akan kembali mengusulkan anggaran ke pusat. Setidaknya membutuhkan dana Rp 13 miliar untuk merelokasi pasar.

Pihaknya sudah mempersiapkan upaya pengelolaan lingkungan hidup (UKL) dan upaya pemantauan lingkungan hidup (UPL) hingga AMDAL lalin.

“Di lokasi baru nanti, kami akan memperkuat pembangunan IPAL. Karena harus mengutamakan rumah pemotongan hewan (RPH). Pedagang ayam dan RPH merupakan satu kesatuan, sehingga tantangan kami pada pengelolaan limbahnya,” ujarnya.

Dia mengatakan, ada 400 pedagang yang ada di Pasar Glendoh yang akan direlokasi yakni pedagang ayam dan kelontong. Di lokasi baru nantinya akan lebih besar dan luas dibanding pasar sebelumnya. Serta lebih nyaman lantaran berdampingan dengan Pasar Pagi dan Agro, sehingga sangat strategis, dekat dengan jalur ke terminal. (mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/