alexametrics
24.2 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

BPBD Grobogan Ajak Relawan Aktif Edukasi Bencana

GROBOGAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan mengajak peran relawan dan media dalam memberi edukasi, mitagasi, dan pencegahan bencana di Kabupaten Grobogan. Relawan diajak aktif dalam memberikan pertolongan kepada korban bencana.

Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi mengatakan, jika terjadi bencana di wilayah Grobogan harus menerapkan budaya siaga. “Peran ini harus diambil semua. Baik dari media pemberi informasi dan relawan yang terjun ke lapangan,” kata AKBP Benny Setyowadi.

Dalam penanggulangan bencana semua harus sinergi dan tidak ada peran menonjol. Mulai dari BPBD, Polri, TNI, PMI, tenaga Kesehatan, pengusaha, dan media. Semuanya memiliki peran.


Ketua DPRD Grobogan Agus Sisanto mengatakan, potensi bencana di Kabupaten Grobogan sangat banyak karena letak geografis yang memungkingkan terjadi. Maka untuk pencegahanya harus ada pelatihan dan mengenali bencana agar bisa dicegah.

Baca Juga :  Mustain Dilantik Jadi Ketua IKA PMII Grobogan

“Tidak kalah pentingya segera memulihkan keadaan jadi normal. Itu tidak bisa berdiri sendiri. Kepolisian  TNI BPBD. Harus ada sinergi dan gotong royong bersama sama. Harus dilakukan masyarakat Kabupaten Grobogan,” terangnya.

Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistiyoningsih mengatakan, tujuan pelatihan mitigasi dan pencegahan bencana kepada media dan relawan agar bisa mempunyai rasa empati ketika terjadi bencana. Media mempunyai peran penting dan menyebarluaskan berita yang benar dan tidak hoax. Sedangkan relawan sangat membantu dalam pertolongan bencana ketika terjadi.

Acara mitigasi dan pencegahan bencana tersebut juga dilakukan simulasi bencana kebakaran di Gedung lantai dua BPBD Grobogan. Semua peserta kemudian turun dan meninggalkan Gedung dan berkumpul di tempat yang aman. (mal)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan mengajak peran relawan dan media dalam memberi edukasi, mitagasi, dan pencegahan bencana di Kabupaten Grobogan. Relawan diajak aktif dalam memberikan pertolongan kepada korban bencana.

Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi mengatakan, jika terjadi bencana di wilayah Grobogan harus menerapkan budaya siaga. “Peran ini harus diambil semua. Baik dari media pemberi informasi dan relawan yang terjun ke lapangan,” kata AKBP Benny Setyowadi.

Dalam penanggulangan bencana semua harus sinergi dan tidak ada peran menonjol. Mulai dari BPBD, Polri, TNI, PMI, tenaga Kesehatan, pengusaha, dan media. Semuanya memiliki peran.

Ketua DPRD Grobogan Agus Sisanto mengatakan, potensi bencana di Kabupaten Grobogan sangat banyak karena letak geografis yang memungkingkan terjadi. Maka untuk pencegahanya harus ada pelatihan dan mengenali bencana agar bisa dicegah.

Baca Juga :  Pemkab Grobogan Jemput Bola Vaksinasi di Wisata De Bale Cingkrong

“Tidak kalah pentingya segera memulihkan keadaan jadi normal. Itu tidak bisa berdiri sendiri. Kepolisian  TNI BPBD. Harus ada sinergi dan gotong royong bersama sama. Harus dilakukan masyarakat Kabupaten Grobogan,” terangnya.

Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistiyoningsih mengatakan, tujuan pelatihan mitigasi dan pencegahan bencana kepada media dan relawan agar bisa mempunyai rasa empati ketika terjadi bencana. Media mempunyai peran penting dan menyebarluaskan berita yang benar dan tidak hoax. Sedangkan relawan sangat membantu dalam pertolongan bencana ketika terjadi.

Acara mitigasi dan pencegahan bencana tersebut juga dilakukan simulasi bencana kebakaran di Gedung lantai dua BPBD Grobogan. Semua peserta kemudian turun dan meninggalkan Gedung dan berkumpul di tempat yang aman. (mal)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/