alexametrics
25.4 C
Kudus
Friday, May 20, 2022

Dikucur Rp 2 M, Terminal Gubug Rampung Oktober

GUBUG, – Pembangunan Terminal Gubug sudah berlangsung 10 hari. Saat ini pekerja sedang fokus membikin fondasi dan pengecoran.

Sesuai papan informasi, pembangunan berlangsung 120 hari atau empat bulan. Dibangun dengan anggaran Rp 2 miliar. Untuk peresmian direncanakan pada Oktober 2021 atau tiga bulan lagi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) pembangunan Terminal Gubug Fandy Murdiyanto mengungkapkan, meski akan menjadi tempat menginap bus di program Trans Jateng, namun tipe terminal tidak akan dinaikkan atau tetap menjadi terminal tipe C.


“Ini kan cuma mengakomodir Trans Jateng, program Pak Ganjar (Gubernur Jateng). Nanti ada 14 bus, tujuh di antaranya menginapnya di Gubug,” tuturnya kemarin.

Fandy mengatakan meski terminal tipe C, namun  nantinya akan dibangun halte bertipe A. Pembangunannya akan menjadi tanggung jawab Pemprov Jateng. Halte itu nantinya akan memiliki pintu kedatangan dan keberangkatan.

Baca Juga :  DPRD Grobogan Bentuk Pansus IV Bahas Raperda Perizinan Tertentu

Diharapkan, dengan hadirnya Trans Jateng mampu menggenjot ekonomi dan pariwisata warga Gubug khususnya dan Grobogan pada umumnya. Terlebih, usulan untuk memperpanjang rute hingga Kecamatan Godong disetujui.

Menurut rencana, tarif angkutan aglomerasi perkotaan ini sekitar Rp 4 ribu untuk umum. Sedangkan untuk pelajar, buruh dan veteran tarifnya hanya sekitar Rp 2 ribu. Diperkirakan, waktu tempuh transportasi ini sekitar 1,5 jam dengan waktu tunggu 15-20 menit.

Untuk penunjangnya, kata Fandy, akan ada feeder berbasis angkudes dengan rute yang diusulkan yakni Karangrayung-Truko-Gubug. Kemudian Gubug-Kuwaron-Sugihmanik-Tanggungharjo-Tegowanu.

GUBUG, – Pembangunan Terminal Gubug sudah berlangsung 10 hari. Saat ini pekerja sedang fokus membikin fondasi dan pengecoran.

Sesuai papan informasi, pembangunan berlangsung 120 hari atau empat bulan. Dibangun dengan anggaran Rp 2 miliar. Untuk peresmian direncanakan pada Oktober 2021 atau tiga bulan lagi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) pembangunan Terminal Gubug Fandy Murdiyanto mengungkapkan, meski akan menjadi tempat menginap bus di program Trans Jateng, namun tipe terminal tidak akan dinaikkan atau tetap menjadi terminal tipe C.

“Ini kan cuma mengakomodir Trans Jateng, program Pak Ganjar (Gubernur Jateng). Nanti ada 14 bus, tujuh di antaranya menginapnya di Gubug,” tuturnya kemarin.

Fandy mengatakan meski terminal tipe C, namun  nantinya akan dibangun halte bertipe A. Pembangunannya akan menjadi tanggung jawab Pemprov Jateng. Halte itu nantinya akan memiliki pintu kedatangan dan keberangkatan.

Baca Juga :  Sidak Pasar, Bupati Grobogan Larang Aturan Beli Minyak Bersyarat

Diharapkan, dengan hadirnya Trans Jateng mampu menggenjot ekonomi dan pariwisata warga Gubug khususnya dan Grobogan pada umumnya. Terlebih, usulan untuk memperpanjang rute hingga Kecamatan Godong disetujui.

Menurut rencana, tarif angkutan aglomerasi perkotaan ini sekitar Rp 4 ribu untuk umum. Sedangkan untuk pelajar, buruh dan veteran tarifnya hanya sekitar Rp 2 ribu. Diperkirakan, waktu tempuh transportasi ini sekitar 1,5 jam dengan waktu tunggu 15-20 menit.

Untuk penunjangnya, kata Fandy, akan ada feeder berbasis angkudes dengan rute yang diusulkan yakni Karangrayung-Truko-Gubug. Kemudian Gubug-Kuwaron-Sugihmanik-Tanggungharjo-Tegowanu.

Most Read

Artikel Terbaru

/