alexametrics
24.1 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Masuki Hari Ke-4, Pencarian Kakek Yang Hilang di Sungai Tuntang Grobogan Masih Nihil

GROBOGAN – Pencarian korban tenggelam Kasman, 65, warga Dusun Kalikonang, Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati memasuki hari keempat pada Minggu (22/5) kemarin. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda korban ditemukan.

Baca Juga : Gadaikan Mobil Rental untuk Bayar Utang, Warga Pulokulon Grobogan Dibekuk Polisi

Penyusuran dilakukan hingga 15 km. Namun kakek penyandang disabilitas yang tengggelam di Sungai Tuntang sejak Kamis (19/5) lalu hingga kini belum ditemukan.
Saat pencarian tim hanya menemukan tongkat dan pakain korban.


“Kami menyisir di lokasi sungai Tuntang dengan radius 15 kilometer dari lokasi kejadian,” kata Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistiyoningsih.

Dia mengatakan, pencarian dilakukan dengan membentuk menjadi empat tim. Yaitu pencarian dengan melibatkan empat unit prahu. Penyisiran dengan tim I dan II melewati 15 kilometer sampai di Bendung Glapan. Untuk tim III dan VI menyisir ke kanan dan kiri dari sungai sebelah timur Stasiun Kedungjati ke hilir sampai di Bendung Glapan.
“Selama pencarian menggunakan 3 unit perahu karet, 1 unit perahu viber,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Grobogan Jamin Keamanan Perbankan

Pencarian melibatkan TRC BPBD Grobogan, TNI, Polri, Basarnas Jepara, Basarnas Pos Jepara, dan Satpol PP Kecamatan Kedungjati. Selain itu, juga melibatkan Puskesmas Kedungjati, Pemdes Ngombak, Ubaloka, SAR MTA, Lazismu, Bagana, dan warga sekitar.

”Pencarian hari ini akan kami teruskan pada besok pagi karena waktu sudah sore malam hari. Kami bertekad akan mencari sampai korban ketemu,” terangnya. (mun/mal)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Pencarian korban tenggelam Kasman, 65, warga Dusun Kalikonang, Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati memasuki hari keempat pada Minggu (22/5) kemarin. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda korban ditemukan.

Baca Juga : Gadaikan Mobil Rental untuk Bayar Utang, Warga Pulokulon Grobogan Dibekuk Polisi

Penyusuran dilakukan hingga 15 km. Namun kakek penyandang disabilitas yang tengggelam di Sungai Tuntang sejak Kamis (19/5) lalu hingga kini belum ditemukan.
Saat pencarian tim hanya menemukan tongkat dan pakain korban.

“Kami menyisir di lokasi sungai Tuntang dengan radius 15 kilometer dari lokasi kejadian,” kata Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistiyoningsih.

Dia mengatakan, pencarian dilakukan dengan membentuk menjadi empat tim. Yaitu pencarian dengan melibatkan empat unit prahu. Penyisiran dengan tim I dan II melewati 15 kilometer sampai di Bendung Glapan. Untuk tim III dan VI menyisir ke kanan dan kiri dari sungai sebelah timur Stasiun Kedungjati ke hilir sampai di Bendung Glapan.
“Selama pencarian menggunakan 3 unit perahu karet, 1 unit perahu viber,” ujarnya.

Baca Juga :  Gadaikan Mobil Rental untuk Bayar Utang, Warga Pulokulon Grobogan Dibekuk Polisi

Pencarian melibatkan TRC BPBD Grobogan, TNI, Polri, Basarnas Jepara, Basarnas Pos Jepara, dan Satpol PP Kecamatan Kedungjati. Selain itu, juga melibatkan Puskesmas Kedungjati, Pemdes Ngombak, Ubaloka, SAR MTA, Lazismu, Bagana, dan warga sekitar.

”Pencarian hari ini akan kami teruskan pada besok pagi karena waktu sudah sore malam hari. Kami bertekad akan mencari sampai korban ketemu,” terangnya. (mun/mal)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/