alexametrics
25.9 C
Kudus
Sunday, July 24, 2022

Perbaikan Jalan di Grobogan Dianggarkan Rp 7 Miliar

GROBOGAN – Perbaikan jalan rusak di jalan Kabupaten Grobogan tahun ini dianggarkan Rp 7 miliar. Dana sebanyak itu, untuk memperbaiki jalan rusak di 19 kecamatan.

Sekretaris Dinas PUPR Wahyu Tri Darmawanto mengatakan, perbaikan jalan menjadi prioritas Pemkab Grobogan, agar infrastruktur menjadi baik, untuk meningkatkan perekonomian. Proses perbaikan jalan dilakukan setiap waktu dengan melakukan pendataan terlebih dahulu.

”Perbaikan jalan rusak memang menjadi prioritas. Ketika ada laporan jalan rusak, kami data lalu. Setelah itu, kami perbaiki,” kata Wahyu.


Pendataan untuk jalan rusak dilakukan sejak Desember 2021 sampai Januari 2022 lalu. Dari pendataan itu, tim Dinas PUPR telah mendata lebih dari 50 titik yang tersebar di 19 kecamatan. ”Ada ratusan lubang yang sudah kami data. Untuk bulan ini, sudah mulai dilakukan penambalan dan perbaikan, agar tidak membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.

Baca Juga :  Tak Ajukan Banding, Terdakwa Pembunuhan Geyer Divonis 12 Tahun

Dalam pendataan jalan berlubang dan rusak tersebut, dilakukan secara berkala. Pendataan dan perbaikan akan dilakukan kembali pada April dan Mei. Meski demikian, dalam perbaikan tersebut sudah terbantu dengan adanya tiga armada sepeda motor roda tiga untuk mengangkut aspal, pasir, dan batu untuk penambalan.

Dijelaskan, saat ini jalan dalam kondisi baik di Kabupaten Grobogan sudah mencapai 79,82 persen. Ditargetkan pada tahun ini, jalan baik akan bertambah menjadi 84,5 persen atau bertambah 48 kilometer jalan baik. Ada tambahan 5,36 persen.

”Tahun ini kami sudah menganggarkan Rp 195 miliar untuk infrastruktur jalan. Dana itu berasal dari dana pinjaman pihak ketiga, dana DAK, dan Bantuan Provinsi Jawa Tengah,” imbuhnya. (mun/lin)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Perbaikan jalan rusak di jalan Kabupaten Grobogan tahun ini dianggarkan Rp 7 miliar. Dana sebanyak itu, untuk memperbaiki jalan rusak di 19 kecamatan.

Sekretaris Dinas PUPR Wahyu Tri Darmawanto mengatakan, perbaikan jalan menjadi prioritas Pemkab Grobogan, agar infrastruktur menjadi baik, untuk meningkatkan perekonomian. Proses perbaikan jalan dilakukan setiap waktu dengan melakukan pendataan terlebih dahulu.

”Perbaikan jalan rusak memang menjadi prioritas. Ketika ada laporan jalan rusak, kami data lalu. Setelah itu, kami perbaiki,” kata Wahyu.

Pendataan untuk jalan rusak dilakukan sejak Desember 2021 sampai Januari 2022 lalu. Dari pendataan itu, tim Dinas PUPR telah mendata lebih dari 50 titik yang tersebar di 19 kecamatan. ”Ada ratusan lubang yang sudah kami data. Untuk bulan ini, sudah mulai dilakukan penambalan dan perbaikan, agar tidak membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.

Baca Juga :  BRI Purwodadi Bagikan Paket Sembako ke Panti Asuhan Muhammadiyah Gubug

Dalam pendataan jalan berlubang dan rusak tersebut, dilakukan secara berkala. Pendataan dan perbaikan akan dilakukan kembali pada April dan Mei. Meski demikian, dalam perbaikan tersebut sudah terbantu dengan adanya tiga armada sepeda motor roda tiga untuk mengangkut aspal, pasir, dan batu untuk penambalan.

Dijelaskan, saat ini jalan dalam kondisi baik di Kabupaten Grobogan sudah mencapai 79,82 persen. Ditargetkan pada tahun ini, jalan baik akan bertambah menjadi 84,5 persen atau bertambah 48 kilometer jalan baik. Ada tambahan 5,36 persen.

”Tahun ini kami sudah menganggarkan Rp 195 miliar untuk infrastruktur jalan. Dana itu berasal dari dana pinjaman pihak ketiga, dana DAK, dan Bantuan Provinsi Jawa Tengah,” imbuhnya. (mun/lin)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/