alexametrics
24.1 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

Pakai Sistem Kupon, Operasi Pasar Minyak Goreng di Grobogan Sepi

GROBOGAN – Operasi pasar minyak goreng (migor) digelar di kantor Kecamatan Wirosari dan Godong kemarin sepi. Ada 400 liter minyak goreng dijual di tiap titik dalam operasi itu. Namun operasi pasar itu sepi. Hingga satu jam digelar, 400 liter minyak tak kunjung ludes.

Misalnya operasi pasar minyak goreng di kantor Kecamatan Wirosari  dibuka mulai pukul 09.00. Hingga pukul 10.00, minyak masih tersisa banyak. Padahal sebelumnya kupon sudah dibagi. Pukul 11.30 minyak barus habis.

Selama operasi, gerbang kecamatan dijaga petugas Satpol PP. Hanya warga yang sudah memiliki kupon yang diperkenankan masuk.


Sehingga situasi di dalam kecamatan pun kondusif. Terlihat hanya dua hingga lima rombongan ibu dan bapak menukarkan kupon. Namun, ada juga yang lolos masuk gerbang dan sesampainya di dalam kecele tak bisa mendapatkan migor. Karena tidak mengetahui harus memakai kupon.

”Tak kira bisa langsung beli, ternyata harus pakai kupon. Kemarin nggak tahu kalau ada pembagian. Kecewa nggak dapat minyak,” ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Migor yang di tempatkan di dalam truk itu memuat 400 liter migor subsidi seharga Rp 14 ribu per liter. Jumlah pembelian pun dibatasi. Setiap kupon hanya bisa ditukarkan maksimal dua liter minyak goreng.

Baca Juga :  Perluas Wilayah, Pencarian Bocah Tenggelam di Grobogan Sampai ke Demak

Salah satu warga lainnya, Nila Mardian, 30, mengaku senang mendapatkan kupon tersebut. ”Ngambilnya kemarin (Senin (21/2) di balai desa, dapat satu kupon. Sudah beberapa bulan ini susah mencari minyak goreng. Solusinya membeli minyak curah seharga Rp 25 ribu 1 liter. Akhirnya ada operasi minyak dengan harga murah. Sangat membantu kami,” ungkapnya.

Kabid Perdagangan Disperindag Grobogan Sigit Adiwibowo menambahkan operasi minyak goreng ini akan dilakukan selama dua hari. Tercatat kemarin hingga hari ini, dengan empat lokasi.

Kemarin dibagikan di Kecamatan Wirosari dan Godong. Kemudian hari ini di Polres Grobogan dan Dalmadi Center. ”Untuk di Polres Grobogan akan ada bazar sekaligus. Jadi ada sembako lainnya yang dijual dengan HET di sana,” imbuhnya.

Hari ini Disperindag Grobogan juga kembali mendapatkan empat ribu liter minyak goreng subsidi. ”Besok (Red, hari ini) barang baru datang. Pendistribusiannya menunggu penjadwalan lagi. Kemungkinan akan memilih lokasi di kecamatan-kecamatan lagi,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, melalui OP tersebut bisa mempercepat distribusi sekaligus mengatasi kekosongan stok migor bersubsidi di Kabupaten Grobogan. (zen)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Operasi pasar minyak goreng (migor) digelar di kantor Kecamatan Wirosari dan Godong kemarin sepi. Ada 400 liter minyak goreng dijual di tiap titik dalam operasi itu. Namun operasi pasar itu sepi. Hingga satu jam digelar, 400 liter minyak tak kunjung ludes.

Misalnya operasi pasar minyak goreng di kantor Kecamatan Wirosari  dibuka mulai pukul 09.00. Hingga pukul 10.00, minyak masih tersisa banyak. Padahal sebelumnya kupon sudah dibagi. Pukul 11.30 minyak barus habis.

Selama operasi, gerbang kecamatan dijaga petugas Satpol PP. Hanya warga yang sudah memiliki kupon yang diperkenankan masuk.

Sehingga situasi di dalam kecamatan pun kondusif. Terlihat hanya dua hingga lima rombongan ibu dan bapak menukarkan kupon. Namun, ada juga yang lolos masuk gerbang dan sesampainya di dalam kecele tak bisa mendapatkan migor. Karena tidak mengetahui harus memakai kupon.

”Tak kira bisa langsung beli, ternyata harus pakai kupon. Kemarin nggak tahu kalau ada pembagian. Kecewa nggak dapat minyak,” ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Migor yang di tempatkan di dalam truk itu memuat 400 liter migor subsidi seharga Rp 14 ribu per liter. Jumlah pembelian pun dibatasi. Setiap kupon hanya bisa ditukarkan maksimal dua liter minyak goreng.

Baca Juga :  Truk Terguling di Jalur Kedungjati-Salatiga, Mobil Barang Dilarang Lewat

Salah satu warga lainnya, Nila Mardian, 30, mengaku senang mendapatkan kupon tersebut. ”Ngambilnya kemarin (Senin (21/2) di balai desa, dapat satu kupon. Sudah beberapa bulan ini susah mencari minyak goreng. Solusinya membeli minyak curah seharga Rp 25 ribu 1 liter. Akhirnya ada operasi minyak dengan harga murah. Sangat membantu kami,” ungkapnya.

Kabid Perdagangan Disperindag Grobogan Sigit Adiwibowo menambahkan operasi minyak goreng ini akan dilakukan selama dua hari. Tercatat kemarin hingga hari ini, dengan empat lokasi.

Kemarin dibagikan di Kecamatan Wirosari dan Godong. Kemudian hari ini di Polres Grobogan dan Dalmadi Center. ”Untuk di Polres Grobogan akan ada bazar sekaligus. Jadi ada sembako lainnya yang dijual dengan HET di sana,” imbuhnya.

Hari ini Disperindag Grobogan juga kembali mendapatkan empat ribu liter minyak goreng subsidi. ”Besok (Red, hari ini) barang baru datang. Pendistribusiannya menunggu penjadwalan lagi. Kemungkinan akan memilih lokasi di kecamatan-kecamatan lagi,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, melalui OP tersebut bisa mempercepat distribusi sekaligus mengatasi kekosongan stok migor bersubsidi di Kabupaten Grobogan. (zen)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/