alexametrics
24.9 C
Kudus
Friday, May 27, 2022

Perbaikan Jalan Ngantru-Godong Tinggal Pasang Marka

GROBOGAN – Perbaikan jalan provinsi di ruas Jati Lor, Kecamatan Godong dan perempatan Ngantru, Kecamatan Tawangharjo, hampir rampung sepenuhnya. Perbaikan tinggal menyisakan penambahan marka jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Pemprov Jateng Wilayah Purwodadi Joko Winangun mengungkapkan, progresnya telah mencapai 95 persen. Baik di ruas Godong maupun Tawangharjo, pengecoran dan pengaspalan telah selesai dan tinggal penambahan marka.

”Tinggal nunggu marka, sudah 95 persen. Masih nunggu aspal (untuk Godong) biar masif dulu. Kira-kira Juli selesai,” tuturnya kemarin.


Untuk perbaikan di Godong, pihaknya juga menambahkan talud di sisi jalan. Namun, talud tersebut hanya 128 meter. Padahal, total panjang jalan yang diperbaiki di ruas tersebut yakni 1,2 kilometer. Joko mengaku hal itu karena terbatasnya anggaran. ”Anggaran terbatas, jadi hanya segitu panjangnya,” tambah Joko.

Baca Juga :  Dikucur Rp 2 M, Terminal Gubug Rampung Oktober

Untuk diketahui, perbaikan jalan provinsi di perempatan Ngantru dan Godong dianggarkan sekitar Rp 4,6 miliar. Untuk tahun ini, perbaikan hanya difokuskan di  dua titik tersebut karena menjadi sorotan pada musim hujan lalu.

Sebelumnya, Joko menyatakan, karena realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19, pembangunan infrastruktur jalan yang sebelumnya telah diagendakan pun harus dibatalkan. Kini, apabila jalan rusak di ruas provinsi maka hanya akan dilakukan tambal sulam di titik yang berlubang. (ful)

GROBOGAN – Perbaikan jalan provinsi di ruas Jati Lor, Kecamatan Godong dan perempatan Ngantru, Kecamatan Tawangharjo, hampir rampung sepenuhnya. Perbaikan tinggal menyisakan penambahan marka jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Pemprov Jateng Wilayah Purwodadi Joko Winangun mengungkapkan, progresnya telah mencapai 95 persen. Baik di ruas Godong maupun Tawangharjo, pengecoran dan pengaspalan telah selesai dan tinggal penambahan marka.

”Tinggal nunggu marka, sudah 95 persen. Masih nunggu aspal (untuk Godong) biar masif dulu. Kira-kira Juli selesai,” tuturnya kemarin.

Untuk perbaikan di Godong, pihaknya juga menambahkan talud di sisi jalan. Namun, talud tersebut hanya 128 meter. Padahal, total panjang jalan yang diperbaiki di ruas tersebut yakni 1,2 kilometer. Joko mengaku hal itu karena terbatasnya anggaran. ”Anggaran terbatas, jadi hanya segitu panjangnya,” tambah Joko.

Baca Juga :  Gedung Pengolahan Sampah di Grobogan Ini Serasa Aula

Untuk diketahui, perbaikan jalan provinsi di perempatan Ngantru dan Godong dianggarkan sekitar Rp 4,6 miliar. Untuk tahun ini, perbaikan hanya difokuskan di  dua titik tersebut karena menjadi sorotan pada musim hujan lalu.

Sebelumnya, Joko menyatakan, karena realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19, pembangunan infrastruktur jalan yang sebelumnya telah diagendakan pun harus dibatalkan. Kini, apabila jalan rusak di ruas provinsi maka hanya akan dilakukan tambal sulam di titik yang berlubang. (ful)

Most Read

Artikel Terbaru

/