alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Satlantas Imbau Pengendara Kurangi Mobilitas untuk Tekan Covid-19

GROBOGAN – Satlantas Polres Grobogan gencar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) berupa penyekatan dan imbauan untuk membatasi mobilitas. Lokasi yang menjadi sasaran yakni di Bundaran Getasrejo dan Adipura.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Sri Martini mengatakan, dalam pelaksanaan KRYD ini, petugas memberi imbauan ke pengendara untuk tetap membatasi mobilitas. Jika memang tidak perlu untuk keluar, lebih baik di rumah saja untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Pandemi ini belum usai. Ayo membatasi keluar rumah. Keluar jika ada keperluan penting saja. Kemudian tetap memakai masker,” tegasnya.


Selain itu, sekaligus memberikan sosialisasi pengunaan aplikasi PeduliLindungi dengan memasang MMT hingga leaflet. Dengan harapan masyarakat semakin akrab dengan aplikasi tersebut. “Apalagi saat hendak memakai moda transportasi. Aplikasi tersebut menjadi syarat utama dan sebagai persyaratan berbagai pelayanan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Seluruh Gereja di Grobogan Wajib Bikin Satgas Covid-19

Pihaknya berharap masyarakat memahami pemakaian aplikasi tersebut.  Karena semua akan dilakukan secara digital. “Saat di terminal atau bandara bisa lebih cepat dan mengurangi potensi penumpukan antrean. Sehingga mendukung penerapan prokes di tengah pandemi ini,” jelasnya. (mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Satlantas Polres Grobogan gencar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) berupa penyekatan dan imbauan untuk membatasi mobilitas. Lokasi yang menjadi sasaran yakni di Bundaran Getasrejo dan Adipura.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Sri Martini mengatakan, dalam pelaksanaan KRYD ini, petugas memberi imbauan ke pengendara untuk tetap membatasi mobilitas. Jika memang tidak perlu untuk keluar, lebih baik di rumah saja untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Pandemi ini belum usai. Ayo membatasi keluar rumah. Keluar jika ada keperluan penting saja. Kemudian tetap memakai masker,” tegasnya.

Selain itu, sekaligus memberikan sosialisasi pengunaan aplikasi PeduliLindungi dengan memasang MMT hingga leaflet. Dengan harapan masyarakat semakin akrab dengan aplikasi tersebut. “Apalagi saat hendak memakai moda transportasi. Aplikasi tersebut menjadi syarat utama dan sebagai persyaratan berbagai pelayanan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polisi Sebut Angkutan Umum Jadi Sasaran Operasi Yustisi Prokes

Pihaknya berharap masyarakat memahami pemakaian aplikasi tersebut.  Karena semua akan dilakukan secara digital. “Saat di terminal atau bandara bisa lebih cepat dan mengurangi potensi penumpukan antrean. Sehingga mendukung penerapan prokes di tengah pandemi ini,” jelasnya. (mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/