alexametrics
24.6 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Terkonfirmasi Positif, Pengantin di Grobogan Pakai Hazmat saat Ijab Kabul

GROBOGAN – Tepat sehari sebelum melangsungkan ijab, calon suami istri beserta keluarga di Desa Geyer Kecamatan Geyer melakukan swab antigen. Sayangnya, mempelai wanita dan ayahnya kedapatan terkonfirmasi positif Covid-19. Akad nikah pun tetap dilangsungkan meski menggunakan hazmat.

Swab antigen tersebut dilakukan lantaran sebagai syarat di pernikahan. Jelang ijab kabul sekaligus resepsi. Mempelai perempuan beserta ayahnya malah terkonfirmasi Covid-19.

”Swab antigen dilakukan petugas Puskesmas Geyer 1, dilaksanakan H-1 jelang akad nikah. Dengan hasil tersebut akhirnya satgas setempat memutuskan untuk tetap melangsungkan akad nikah tetapi tidak beserta resepsinya. Sedangkan kedua mempelai, wali beserta naib diwajibkan melakukan prokes ketat sesuai juknis yakni dengan memakai hazmat,” ungkap salah satu petugas Puskesmas Geyer 1, Tyas Fajar.

Baca Juga :  Digelar Sepekan Lagi, Soal Tes Perangkat Desa di Grobogan Diduga Bocor

Selama prosesi sakral berlangsung juga tidak diperkenankan menerima atau menghadirkan tamu mau pun keluarga. Sehingga setelah ijab, tidak ada acara. Mempelai perempuan beserta ayahnya juga diminta langsung melakukan isolasi mandiri (isoman).

”Kondisinya memang mempelai sudah siap untuk resepsi, tratak dan kursi-kursinya sudah ada. Pelaminan juga sudah disiapkan. Namun, hanya bisa melangsungkan ijab kabul. Setelah itu yang positif langsung isoman. Jadi tidak bisa malam pertama dulu,” imbuh Kepala Desa Geyer Sri Budiyati.

Pihaknya juga mengingatkan kepada warganya untuk mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, hingga rajin mencuci tangan. Sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi di wilayahnya. (int)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Tepat sehari sebelum melangsungkan ijab, calon suami istri beserta keluarga di Desa Geyer Kecamatan Geyer melakukan swab antigen. Sayangnya, mempelai wanita dan ayahnya kedapatan terkonfirmasi positif Covid-19. Akad nikah pun tetap dilangsungkan meski menggunakan hazmat.

Swab antigen tersebut dilakukan lantaran sebagai syarat di pernikahan. Jelang ijab kabul sekaligus resepsi. Mempelai perempuan beserta ayahnya malah terkonfirmasi Covid-19.

”Swab antigen dilakukan petugas Puskesmas Geyer 1, dilaksanakan H-1 jelang akad nikah. Dengan hasil tersebut akhirnya satgas setempat memutuskan untuk tetap melangsungkan akad nikah tetapi tidak beserta resepsinya. Sedangkan kedua mempelai, wali beserta naib diwajibkan melakukan prokes ketat sesuai juknis yakni dengan memakai hazmat,” ungkap salah satu petugas Puskesmas Geyer 1, Tyas Fajar.

Baca Juga :  Dok! Usulan Jalan Grobogan-Blora Jadi Jalan Nasional Disetujui DPR

Selama prosesi sakral berlangsung juga tidak diperkenankan menerima atau menghadirkan tamu mau pun keluarga. Sehingga setelah ijab, tidak ada acara. Mempelai perempuan beserta ayahnya juga diminta langsung melakukan isolasi mandiri (isoman).

”Kondisinya memang mempelai sudah siap untuk resepsi, tratak dan kursi-kursinya sudah ada. Pelaminan juga sudah disiapkan. Namun, hanya bisa melangsungkan ijab kabul. Setelah itu yang positif langsung isoman. Jadi tidak bisa malam pertama dulu,” imbuh Kepala Desa Geyer Sri Budiyati.

Pihaknya juga mengingatkan kepada warganya untuk mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, hingga rajin mencuci tangan. Sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi di wilayahnya. (int)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/