alexametrics
30 C
Kudus
Tuesday, May 24, 2022

Awal Tahun 2022, Pemkab Grobogan Siapkan Kantor Baru untuk Gedung Bappeda

GROBOGAN – Selama ini kantor Bappeda masih menumpang di gedung milik DPPKAD Grobogan. Awal tahun ini mulai disiapkan detail engineering design (DED) kantor baru yang rencananya didirikan di kantor Kecamatan Purwodadi.

Masterplan sudah ada sejak tahun lalu. Sedangkan tahun ini kami susun dulu detail engineering design (DED) kantor Bappeda sebesar Rp 83,5 juta. Anggaran pendirian belum bisa dipastikan karena masih menghitung kapasitas keuangan daerah,” ungkap Kabid Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappeda Grobogan Candra Yuliapasha.

Kemudian rencana pembangunan Bappeda ditarget 2023 nanti. Menunggu kantor Kecamatan Purwodadi terlebih dulu pindah.


Menurutnya, setelah kantor Kecamatan Purwodadi di pindah. Pondasi bangunan lama akan dirobohkan sebelum  diperuntukan kantor Bappeda. Lantaran kondisi gedung Kecamatan Purwodadi yang saat ini berdiri sudah tidak representatif. Maka jika nantinya dipindah akan dirobohkan dan dibangun gedung baru untuk Bappeda.

Baca Juga :  Gadis 16 Tahun di Grobogan Diduga Diperkosa Ayah Tiri Berulang Kali

”Pemindahan Bappeda ini, karena selama ini ada di lantai tiga. Satu gedung dengan DPPKAD. Dulu staf masih sedikit dan pekerjaan tak se-kompleks sekarang. Karena sekarang berkembang dan banyak pelayanan di DPKKAD jadi tidak cukup. Jadi memang harus ada salah satu yang keluar dari gedung tersebut. Bappeda memilih keluar tapi lokasinya tidak diperbolehkan jauh-jauh dari pusat pemerintahan. Karena menjadi tim inti anggaran, sehingga agar koordinasi tetap mudah harus berdekatan,” paparnya.

Bupati Grobogan Sri Sumarni menginginkan jika keberadaan Bappeda tetap berada di lingkungan kantor bupati. ”Diminta jangan jauh-jauh dari pusat pemerintahan saat ini. Makanya diminta pindah di kantor Kecamatan Purwodadi. Sedangkan Kecamatan Purwodadi di pindah ke jalan MH Thamrin,” katanya. (int/zen)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Selama ini kantor Bappeda masih menumpang di gedung milik DPPKAD Grobogan. Awal tahun ini mulai disiapkan detail engineering design (DED) kantor baru yang rencananya didirikan di kantor Kecamatan Purwodadi.

Masterplan sudah ada sejak tahun lalu. Sedangkan tahun ini kami susun dulu detail engineering design (DED) kantor Bappeda sebesar Rp 83,5 juta. Anggaran pendirian belum bisa dipastikan karena masih menghitung kapasitas keuangan daerah,” ungkap Kabid Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappeda Grobogan Candra Yuliapasha.

Kemudian rencana pembangunan Bappeda ditarget 2023 nanti. Menunggu kantor Kecamatan Purwodadi terlebih dulu pindah.

Menurutnya, setelah kantor Kecamatan Purwodadi di pindah. Pondasi bangunan lama akan dirobohkan sebelum  diperuntukan kantor Bappeda. Lantaran kondisi gedung Kecamatan Purwodadi yang saat ini berdiri sudah tidak representatif. Maka jika nantinya dipindah akan dirobohkan dan dibangun gedung baru untuk Bappeda.

Baca Juga :  DPRD Grobogan Bentuk Pansus IV Bahas Raperda Perizinan Tertentu

”Pemindahan Bappeda ini, karena selama ini ada di lantai tiga. Satu gedung dengan DPPKAD. Dulu staf masih sedikit dan pekerjaan tak se-kompleks sekarang. Karena sekarang berkembang dan banyak pelayanan di DPKKAD jadi tidak cukup. Jadi memang harus ada salah satu yang keluar dari gedung tersebut. Bappeda memilih keluar tapi lokasinya tidak diperbolehkan jauh-jauh dari pusat pemerintahan. Karena menjadi tim inti anggaran, sehingga agar koordinasi tetap mudah harus berdekatan,” paparnya.

Bupati Grobogan Sri Sumarni menginginkan jika keberadaan Bappeda tetap berada di lingkungan kantor bupati. ”Diminta jangan jauh-jauh dari pusat pemerintahan saat ini. Makanya diminta pindah di kantor Kecamatan Purwodadi. Sedangkan Kecamatan Purwodadi di pindah ke jalan MH Thamrin,” katanya. (int/zen)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/