alexametrics
29.2 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Sidak ke Pasar, Tim Gabungan Temukan Frozen Food Kedaluwarsa Masih Dijual

GROBOGAN – Tim gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan menggelar sidak ke sejumlah pasar tradisional dan modern. Dalam inspeksi mendadak tersebut ditemukan seratusan frozen food yang melewati expired date (e.d).

Sidak ini dipimpin Kabid Perdagangan Disperindag Grobogan Sigit Adiwibowo. Diawali dengan mengunjungi Pasar Purwodadi. Di sana petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Grobogan mengecek kadar air pada daging sapi. Hasilnya rata-rata melebihi kadar air normal (77-78), yakni yang ditemukan sekitar 80-87 kadar air.

Kemudian tim gabungan mengambil sampel beberapa kerupuk yang diduga mengandung rhodamin karena warna yang mencolok. Mi pentil hingga ikan asin ditemukan mengandung formalin.


”Untuk mi dan ikan asin yang kami ambil sampel langsung dites di tempat oleh UPTD Pasar Purwodadi. Hasilnya belum menunjukkan positif rhodamin. Kemungkinan pedagang mulai menyadari, karena kami rutin mengimbau kepada pedagang dan mengecek langsung. Memang mi pentil dan teri ini menjadi sasaran rutin dalam pengecekan kami,” tegasnya.

Baca Juga :  16 Tahun Buron, Mantan Kades di Grobogan Ditangkap Kejaksaan di Demak

Selanjutnya, tim gabungan menuju toko yang menyediakan frozen food. Di sana petugas dibuat tercengang karena menemukan puluhan keju mozarella yang melewati expired date. Hingga seratusan bakso frozen yang melewati masa kedaluwarsa.

”Semua barang yang melewati kedaluwarsa langsung kami minta turunkan display. Karena kedaluwarsa cukup lama namun masih terpajang. Ada yang e.d mulai hari itu juga, ada yang sudah enam bulan lamanya. Ini sangat membahayakan konsumen yang membeli,” keluhnya.

Selain itu, masih banyak makanan yang tidak dicantumkan masa kedaluwarsa. ”Kami langsung imbau ke pemilik untuk memberi label tanggal kedaluwarsa. Serta kepada pembeli untuk lebih jeli cek sebelum membeli,” imbuhnya.

Petugas gabungan langsung memberi teguran berupa pembinaan hingga peringatan keras bagi fasilitas distribusi pangan yang tidak memenuhi ketentuan. (int/zen)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Tim gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan menggelar sidak ke sejumlah pasar tradisional dan modern. Dalam inspeksi mendadak tersebut ditemukan seratusan frozen food yang melewati expired date (e.d).

Sidak ini dipimpin Kabid Perdagangan Disperindag Grobogan Sigit Adiwibowo. Diawali dengan mengunjungi Pasar Purwodadi. Di sana petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Grobogan mengecek kadar air pada daging sapi. Hasilnya rata-rata melebihi kadar air normal (77-78), yakni yang ditemukan sekitar 80-87 kadar air.

Kemudian tim gabungan mengambil sampel beberapa kerupuk yang diduga mengandung rhodamin karena warna yang mencolok. Mi pentil hingga ikan asin ditemukan mengandung formalin.

”Untuk mi dan ikan asin yang kami ambil sampel langsung dites di tempat oleh UPTD Pasar Purwodadi. Hasilnya belum menunjukkan positif rhodamin. Kemungkinan pedagang mulai menyadari, karena kami rutin mengimbau kepada pedagang dan mengecek langsung. Memang mi pentil dan teri ini menjadi sasaran rutin dalam pengecekan kami,” tegasnya.

Baca Juga :  Diduga Dianiaya Teman, Siswi SD di Grobogan Tewas

Selanjutnya, tim gabungan menuju toko yang menyediakan frozen food. Di sana petugas dibuat tercengang karena menemukan puluhan keju mozarella yang melewati expired date. Hingga seratusan bakso frozen yang melewati masa kedaluwarsa.

”Semua barang yang melewati kedaluwarsa langsung kami minta turunkan display. Karena kedaluwarsa cukup lama namun masih terpajang. Ada yang e.d mulai hari itu juga, ada yang sudah enam bulan lamanya. Ini sangat membahayakan konsumen yang membeli,” keluhnya.

Selain itu, masih banyak makanan yang tidak dicantumkan masa kedaluwarsa. ”Kami langsung imbau ke pemilik untuk memberi label tanggal kedaluwarsa. Serta kepada pembeli untuk lebih jeli cek sebelum membeli,” imbuhnya.

Petugas gabungan langsung memberi teguran berupa pembinaan hingga peringatan keras bagi fasilitas distribusi pangan yang tidak memenuhi ketentuan. (int/zen)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/