alexametrics
32 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Peringatan Hari Jadi ke-296 Grobogan Diawali Ziarah ke Makam Leluhur

GROBOGAN – Rangkaian Hari Jadi ke-296 Kabupaten Grobogan dimulai dengan ziarah leluhur kemarin. Rombongan ziarah dibagi dua. Sebab, masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Tim pertama dipimpin Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto, dandim 0717 Purwodadi, Kajari Iqbal, dan organisasi pimpinan daerah (OPD) terkait. Tujuannya ke makam Ki Ageng Tarub dan Ki Ageng Selo. Tim kedua dipimpin Wakil Bupati Bambang Pujiyanto bersama Kapolres AKBP Benny Setyowadi, ketua Pengadilan Negeri, ketua Pengadilan Agama, serta OPD terkait di makam Ki Ageng Getas Pendowo dan Adipati Puger.

Dengan memakai baju serta kerudung serba putih, bupati berdoa dan menaburkan bunga di dua makam leluhur Grobogan itu. Setelah ziarah, dilanjutkan dengan pemberian bantuan sembako kepada warga sekitar makam. Total ada 200 paket sembako yang dibagikan.


”Setiap peringatan hari jadi kabupaten, kami awali dengan ziarah ke makam para leluhur Kabupaten Grobogan. Tujuannya, untuk mengingatkan akan perjuangan para pendahulu, sekaligus mengenang jasa-jasanya dalam syiar agama dan berdirinya Kabupaten Grobogan,” kata Sri Sumarni.

PEDULI: Bupati Sri Sumarni menyerahkan bantuan sembako kepada warga di area makam Ki Ageng Selo kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Dikatakan, berdasarkan sejarah, Hari Jadi Kabupaten Grobogan jatuh pada Senin Kliwon, 21 Jumadil Akhir 1650 Saka atau 4 Maret 1726. Pada saat itu, Susuhunan Amangkurat IV mengangkat seorang abdi yang berjasa kepada susuhunan yang bernama Ngabehi Wongsodipo menjadi bupati Monconagari Grobogan.

Baca Juga :  Bersiap, Vaksin Booster Mulai Dikirim ke Puskesmas Grobogan

Nama tersebut dikenal dengan nama Raden Tumenggung Martopuro atau lebih dikenal dengan nama Adipati Puger. Saat itulah ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Grobogan.

Untuk tahun 2022 ini, peringatan Hari jadi ke-296 Kabupaten Grobogan jatuh pada hari Jum’at, tanggal 4 Maret 2022 mendatang.

”Saya berharap peringatan hari jadi tahun ini dapat menjadi momentum untuk saling bergandengan tangan, bergotong-royong, dan saling bahu-membahu dalam menyukseskan pembangunan daerah di berbagai bidang dalam rangka mewujudkan visi ”Mewujudkan Kabupaten Grobogan yang Lebih Sejahtera, Berdaya Saing, Beriman, dan Berbudaya”,” harapnya.

Di samping ziarah para leluhur, juga diselenggarakan berbagai kegiatan, antara lain, resik-resik kuto, khotmil Quran, prosesi adat kirab boyong grobog, malam tirakatan, upacara hari jadi, bhakti sosial, kitanan masal, pergelaran wayang kulit, dan Grobogan berzikir. ”Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, maka semua kegiatan dilaksanakan secara sederhana. Tidak melibatkan banyak orang untuk menghindari kerumunan dan mamatuhi protokol kesehatan,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Rangkaian Hari Jadi ke-296 Kabupaten Grobogan dimulai dengan ziarah leluhur kemarin. Rombongan ziarah dibagi dua. Sebab, masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Tim pertama dipimpin Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto, dandim 0717 Purwodadi, Kajari Iqbal, dan organisasi pimpinan daerah (OPD) terkait. Tujuannya ke makam Ki Ageng Tarub dan Ki Ageng Selo. Tim kedua dipimpin Wakil Bupati Bambang Pujiyanto bersama Kapolres AKBP Benny Setyowadi, ketua Pengadilan Negeri, ketua Pengadilan Agama, serta OPD terkait di makam Ki Ageng Getas Pendowo dan Adipati Puger.

Dengan memakai baju serta kerudung serba putih, bupati berdoa dan menaburkan bunga di dua makam leluhur Grobogan itu. Setelah ziarah, dilanjutkan dengan pemberian bantuan sembako kepada warga sekitar makam. Total ada 200 paket sembako yang dibagikan.

”Setiap peringatan hari jadi kabupaten, kami awali dengan ziarah ke makam para leluhur Kabupaten Grobogan. Tujuannya, untuk mengingatkan akan perjuangan para pendahulu, sekaligus mengenang jasa-jasanya dalam syiar agama dan berdirinya Kabupaten Grobogan,” kata Sri Sumarni.

PEDULI: Bupati Sri Sumarni menyerahkan bantuan sembako kepada warga di area makam Ki Ageng Selo kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Dikatakan, berdasarkan sejarah, Hari Jadi Kabupaten Grobogan jatuh pada Senin Kliwon, 21 Jumadil Akhir 1650 Saka atau 4 Maret 1726. Pada saat itu, Susuhunan Amangkurat IV mengangkat seorang abdi yang berjasa kepada susuhunan yang bernama Ngabehi Wongsodipo menjadi bupati Monconagari Grobogan.

Baca Juga :  Bejat! Seorang Ayah di Grobogan Tega Gagahi 2 Anak Tirinya selama 19 Tahun

Nama tersebut dikenal dengan nama Raden Tumenggung Martopuro atau lebih dikenal dengan nama Adipati Puger. Saat itulah ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Grobogan.

Untuk tahun 2022 ini, peringatan Hari jadi ke-296 Kabupaten Grobogan jatuh pada hari Jum’at, tanggal 4 Maret 2022 mendatang.

”Saya berharap peringatan hari jadi tahun ini dapat menjadi momentum untuk saling bergandengan tangan, bergotong-royong, dan saling bahu-membahu dalam menyukseskan pembangunan daerah di berbagai bidang dalam rangka mewujudkan visi ”Mewujudkan Kabupaten Grobogan yang Lebih Sejahtera, Berdaya Saing, Beriman, dan Berbudaya”,” harapnya.

Di samping ziarah para leluhur, juga diselenggarakan berbagai kegiatan, antara lain, resik-resik kuto, khotmil Quran, prosesi adat kirab boyong grobog, malam tirakatan, upacara hari jadi, bhakti sosial, kitanan masal, pergelaran wayang kulit, dan Grobogan berzikir. ”Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, maka semua kegiatan dilaksanakan secara sederhana. Tidak melibatkan banyak orang untuk menghindari kerumunan dan mamatuhi protokol kesehatan,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/