alexametrics
24.6 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Dispendukcapil Grobogan Kejar Perekaman E-KTP lewat Dalam Perkasa

GROBOGAN – Dispendukcapil terus mengejar rekam e-KTP bagi pemula. Salah satunya melalui program datang langsung perekaman di desa (Dalam Perkasa).

Kepala Dispendukcapil Grobogan Achmad Basuki Mulyono melalui Kasi Identitas Penduduk Wahyu Prasetyaningsih mengatakan, ada 42.898 anak usia 16 tahun jelang 17 tahun per 31 Desember tahun ini. Mereka menjadi sasaran rekam data e-KTP.

Dari data itu, baru 7.128 anak yang melakukan rekam. Ini terjadi karena pandemi. Sebab biasanya Disdukcapil jemput bola ke sekolah-sekolah untuk mengejar rekam pemula.


“Sejak tahun lalu hingga saat ini kami tidak bisa jemput bola karena sekolah libur. Baru-baru ini memang beberapa sekolah sudah pemberlakukan tatap muka (PTM). Namun, kami menunggu sekolah benar-benar berjalan normal kembali baru akan jemput bola lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Dok! Usulan Jalan Grobogan-Blora Jadi Jalan Nasional Disetujui DPR

Pihaknya tak ingin mengambil risiko karena rekam data e-KTP. Sebab ada kontak fisik dengan anak-anak.

Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, Dispendukcapil akan jemput bola melalui program Dalam Perkasa ke desa-desa. Kegiatan tersebut mulai bisa dilakukan 23 Agustus 2021 hingga kini.

“Kami kerahkan satu mobil dalam satu hari ke satu desa. Utamanya ke desa prioritas yang penduduknya masih belum banyak rekam data e-KTP. Desa juga boleh pengajuan jemput bola,” ujarnya. (mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Dispendukcapil terus mengejar rekam e-KTP bagi pemula. Salah satunya melalui program datang langsung perekaman di desa (Dalam Perkasa).

Kepala Dispendukcapil Grobogan Achmad Basuki Mulyono melalui Kasi Identitas Penduduk Wahyu Prasetyaningsih mengatakan, ada 42.898 anak usia 16 tahun jelang 17 tahun per 31 Desember tahun ini. Mereka menjadi sasaran rekam data e-KTP.

Dari data itu, baru 7.128 anak yang melakukan rekam. Ini terjadi karena pandemi. Sebab biasanya Disdukcapil jemput bola ke sekolah-sekolah untuk mengejar rekam pemula.

“Sejak tahun lalu hingga saat ini kami tidak bisa jemput bola karena sekolah libur. Baru-baru ini memang beberapa sekolah sudah pemberlakukan tatap muka (PTM). Namun, kami menunggu sekolah benar-benar berjalan normal kembali baru akan jemput bola lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Bahas Pembentukan Produk Hukum Daerah, DPRD Grobogan Bentuk Panitia Khusus

Pihaknya tak ingin mengambil risiko karena rekam data e-KTP. Sebab ada kontak fisik dengan anak-anak.

Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, Dispendukcapil akan jemput bola melalui program Dalam Perkasa ke desa-desa. Kegiatan tersebut mulai bisa dilakukan 23 Agustus 2021 hingga kini.

“Kami kerahkan satu mobil dalam satu hari ke satu desa. Utamanya ke desa prioritas yang penduduknya masih belum banyak rekam data e-KTP. Desa juga boleh pengajuan jemput bola,” ujarnya. (mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/