alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Tak Pakai Masker, Warga di Grobogan Dihukum Menghafalkan Pancasila

GROBOGAN – Babinsa Koramil 09/Gundih gencar mengedukasi protokol kesehatan (prokes) di Pasar Desa Suru, Kecamatan Geyer kemarin. Warga yang tak taat prokes juga diberi hukuman kemarin.

Babinsa Suru Serda Agus menyisir sudut-sudut pasar untuk mencari warga yang melanggar prokes. Mulai dari tidak membawa masker dan berkerumun. Sosialisasi sekaligus diberikan, agar masyarakat tetap patuh menggunakan masker meskipun sudah divaksin.

”Jika mereka lupa atau bahkan tidak punya masker, kami bagikan di tempat sehingga bisa langsung dipakai. Kegiatan ini akan terus kami lakukan demi memutus penyebaran Covid-19, meskipun sudah PPKM level 1 tetapi harus tetap taat prokes,” tegasnya.


Dari penyisiran tersebut, teryata banyak warga yang tertangkap tangan tidak memakai masker atau masker sudah tidak layak pakai. Sebagian dari mereka mendapat teguran dengan menghapalkan Pancasila.

Baca Juga :  Grobogan Catatkan Kasus Terendah Sepanjang Tahun

Hal tersebut mereka lakukan agar masyarakat jera dengan taat prokes saat keluar rumah. Penggunaan masker ini penting, katanya, sebab penyebaran Covid-19 begitu masif saat ini.

“Ini artinya, virus Covid-19 bisa menyebar di antara orang yang berinteraksi dengan jarak dekat. Misalnya saat berbincang-bincang, saat batuk atau saat bersin, bahkan mereka yang tidak mengidap gejalanya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami sarankan untuk menggunakan masker demi menekan penyebaran virus tersebut,” pungkasnya.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Babinsa Koramil 09/Gundih gencar mengedukasi protokol kesehatan (prokes) di Pasar Desa Suru, Kecamatan Geyer kemarin. Warga yang tak taat prokes juga diberi hukuman kemarin.

Babinsa Suru Serda Agus menyisir sudut-sudut pasar untuk mencari warga yang melanggar prokes. Mulai dari tidak membawa masker dan berkerumun. Sosialisasi sekaligus diberikan, agar masyarakat tetap patuh menggunakan masker meskipun sudah divaksin.

”Jika mereka lupa atau bahkan tidak punya masker, kami bagikan di tempat sehingga bisa langsung dipakai. Kegiatan ini akan terus kami lakukan demi memutus penyebaran Covid-19, meskipun sudah PPKM level 1 tetapi harus tetap taat prokes,” tegasnya.

Dari penyisiran tersebut, teryata banyak warga yang tertangkap tangan tidak memakai masker atau masker sudah tidak layak pakai. Sebagian dari mereka mendapat teguran dengan menghapalkan Pancasila.

Baca Juga :  Penipuan Arisan Daring di Grobogan, Ratusan Member Rugi Miliaran

Hal tersebut mereka lakukan agar masyarakat jera dengan taat prokes saat keluar rumah. Penggunaan masker ini penting, katanya, sebab penyebaran Covid-19 begitu masif saat ini.

“Ini artinya, virus Covid-19 bisa menyebar di antara orang yang berinteraksi dengan jarak dekat. Misalnya saat berbincang-bincang, saat batuk atau saat bersin, bahkan mereka yang tidak mengidap gejalanya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami sarankan untuk menggunakan masker demi menekan penyebaran virus tersebut,” pungkasnya.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/