alexametrics
29.5 C
Kudus
Tuesday, June 28, 2022

Dilantik Bupati, Enam Kades PAW di Grobogan Dilarang Sambat

GROBOGAN – Enam Kepala Desa (Kades) hasil pemilihan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) dilantik oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni di Pendapa kabupaten, Senin (13/12). Mereka diharapkan bisa segera bekerja dan tidak banyak mengeluh.

Enam orang kades anyar itu diantarnya, Sigit Beni Harto sebagai Kepala Desa Karangrejo, Kecamatan Gabus; Suyoto Kepala Desa Truwolu, Kecamatan Ngaringan; Bambang Setyo Budi Kepala Desa Latak, Kecamatan Godong;Yahmo Kepala Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi. Purwadi Kepala Desa Pulokulon, Kecamatan Pulokulon, dan Bambang Dwiyanto Kepala Desa Pangkalan, Kecamatan Karangrayung.

Kepala Dispermasdes Sanyoto mengatakan, masa jabatan Kepala Desa sebagai PAW menjabat mulai dilantik sampai 27 Maret 2025. Sedangkan untuk Kepala Desa Pangkalan , Kecamatan Karangrayung masa jabatan sampai 18 Desember 2025 sesuai dengan masa jabatan kades sebelumnya.


”Kades yang ditetapkan akan diberikan penghasilan tetap, tunjangan jaminan sosial, penerimaan yang lain yang sah,” kata Sanyoto.

Selain itu, lanjut Sanyoto untuk penghasilan Kepala Desa juga dapat diberikan sumber tambahan lainya yang bersumber dari hasil pengelolaan tanah bengkok sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :  Sering Bocor, Atap Rumah Dinas Bupati Grobogan Terpaksa Dibongkar

”Untuk Kepala Desa Belor, Kecamatan Ngaringan yang meninggal beberapa waktu lalu. Pemilihan kepala desa menunggu pemberhentian dari bupati dan maksimal enam bulan itu harus dilakukan Pilkades PAW,” ujarnya.

Bupati Sri Sumarni mengucapkan selamat pada para kepala desa yang telah dilantik untuk melanjutkan periode masa jabatan sampai dengan 27 Maret 2025 dan 18 Desember 2025 ke depan. Sri berharap kades anyar harus melayani masyarakat dengan baik, tanggap terhadap permasalahan masyarakat, banyak turun ke lapangan, apalagi di musim-musim seperti ini.

”Kepala Desa harus berada pada garda terdepan. Tidak boleh mengeluh atau sambat, dan kebijakan yang diambil harus segaris/searah dengan kebijakan kecamatan dan Kabupaten, bahkan provinsi dan nasional,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati juga berpesan agar kades anyar tidak sombong atau arogan. “Kepala Desa terpilih harus merangkul seluruh elemen masyarakat. Semua masyarakat harus dilayani tanpa ada sekat. Kemudian melanjutkan penyelenggaraan pemerintahan desa, dan sekaligus melaksanakan APBDesa tahun 2022,” imbuhnya. (ali)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Enam Kepala Desa (Kades) hasil pemilihan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) dilantik oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni di Pendapa kabupaten, Senin (13/12). Mereka diharapkan bisa segera bekerja dan tidak banyak mengeluh.

Enam orang kades anyar itu diantarnya, Sigit Beni Harto sebagai Kepala Desa Karangrejo, Kecamatan Gabus; Suyoto Kepala Desa Truwolu, Kecamatan Ngaringan; Bambang Setyo Budi Kepala Desa Latak, Kecamatan Godong;Yahmo Kepala Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi. Purwadi Kepala Desa Pulokulon, Kecamatan Pulokulon, dan Bambang Dwiyanto Kepala Desa Pangkalan, Kecamatan Karangrayung.

Kepala Dispermasdes Sanyoto mengatakan, masa jabatan Kepala Desa sebagai PAW menjabat mulai dilantik sampai 27 Maret 2025. Sedangkan untuk Kepala Desa Pangkalan , Kecamatan Karangrayung masa jabatan sampai 18 Desember 2025 sesuai dengan masa jabatan kades sebelumnya.

”Kades yang ditetapkan akan diberikan penghasilan tetap, tunjangan jaminan sosial, penerimaan yang lain yang sah,” kata Sanyoto.

Selain itu, lanjut Sanyoto untuk penghasilan Kepala Desa juga dapat diberikan sumber tambahan lainya yang bersumber dari hasil pengelolaan tanah bengkok sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :  Petani di Grobogan Raup Untung di Tengah Naiknya Harga Kedelai Impor

”Untuk Kepala Desa Belor, Kecamatan Ngaringan yang meninggal beberapa waktu lalu. Pemilihan kepala desa menunggu pemberhentian dari bupati dan maksimal enam bulan itu harus dilakukan Pilkades PAW,” ujarnya.

Bupati Sri Sumarni mengucapkan selamat pada para kepala desa yang telah dilantik untuk melanjutkan periode masa jabatan sampai dengan 27 Maret 2025 dan 18 Desember 2025 ke depan. Sri berharap kades anyar harus melayani masyarakat dengan baik, tanggap terhadap permasalahan masyarakat, banyak turun ke lapangan, apalagi di musim-musim seperti ini.

”Kepala Desa harus berada pada garda terdepan. Tidak boleh mengeluh atau sambat, dan kebijakan yang diambil harus segaris/searah dengan kebijakan kecamatan dan Kabupaten, bahkan provinsi dan nasional,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati juga berpesan agar kades anyar tidak sombong atau arogan. “Kepala Desa terpilih harus merangkul seluruh elemen masyarakat. Semua masyarakat harus dilayani tanpa ada sekat. Kemudian melanjutkan penyelenggaraan pemerintahan desa, dan sekaligus melaksanakan APBDesa tahun 2022,” imbuhnya. (ali)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/