alexametrics
23.5 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

BPBD Sebut Rumah Sakit di Grobogan Kini Nihil Pasien Korona

GROBOGAN – Pasien terkonfirmasi Covid-19 di Rumah Sakit Kabupaten Grobogan saat ini telah nihil. Tak hanya itu, kasus aktif pun terus mengalami penurunan.

Hal itu disampaikan Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistiyoningsih. Dari hasil pendataan kasus aktif di rumah sakit rujukan Covid-19 seperti RSUD R Soedjati, RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi, RS Permata Bunda, RS Islam Purwodadi, PKU Muhammadiyah Gubug dan RS Habibullah Gabus nihil kasus baru Covid-19.

”Untuk laporan terkonfirmasi pasien baru tidak ada Covid-19 Rumah Sakit di Grobogan. Tetapi ada beberapa yang masih dirawat di RSUD R Soedjati Purwodadi,” kata Endang Sulistiyoningsih.


Meski di Kabupaten Grobogan masuk wilayah risiko rendah. Namun, warga masyarakat diharapkan waspada dan tetap penuhi protokol kesehatan. Dimana warga harus tetap memakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan kurangi mobilitas.

”Penggunaan prokes harus tetap dilakukan karena sekarang harus waspada terhadap varian baru Covid-19 Omicorn,” ujarnya.

Endang menuturkan untuk konfirmasi kasus baru Covid-19 nihil kasus. Kemudian sembuh baru ada  satu kasus, dan satu kasus meninggal satu orang. Yaitu Suprapto, 46, warga Desa Lekok, Kecamatan Penawangan. Masih adanya kasus di lapangan harus diwaspadai bersama. Apalagi akan ada libur natal dan tahun baru. Warga masyarakat lakukan evoria dan abai untuk penerapan prokes.

Baca Juga :  Grobogan Mulai Salurkan Dua Ribu Paket Sembako dari Presiden

”Untuk libur Natal dan Tahun Baru di Grobogan tidak ada acara dan Alun-alun Purwodadi ditutup untuk keramaian. Kami juga menghimbau kepada tokoh masyarakat agar tetap waspada terhadap Covid -19 dan menyosialisasikan kepada warganya,” terang dia.

Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi menambahkan, selama liburan Natal dan Tahun Baru maka kawasan Alun-alun Purwodadi akan ditutup untuk kegiatan keramaian. Selain itu, juga akan dibangun tiga pos pengamanan dan lakukan swab kepada warga secara acak.

”Jadi selama tahun baru kami lakukan swab secara acak kepada warga yang keluar rumah dan berada di alun-alun Purwodadi,” tandasnya. (ali)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Pasien terkonfirmasi Covid-19 di Rumah Sakit Kabupaten Grobogan saat ini telah nihil. Tak hanya itu, kasus aktif pun terus mengalami penurunan.

Hal itu disampaikan Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistiyoningsih. Dari hasil pendataan kasus aktif di rumah sakit rujukan Covid-19 seperti RSUD R Soedjati, RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi, RS Permata Bunda, RS Islam Purwodadi, PKU Muhammadiyah Gubug dan RS Habibullah Gabus nihil kasus baru Covid-19.

”Untuk laporan terkonfirmasi pasien baru tidak ada Covid-19 Rumah Sakit di Grobogan. Tetapi ada beberapa yang masih dirawat di RSUD R Soedjati Purwodadi,” kata Endang Sulistiyoningsih.

Meski di Kabupaten Grobogan masuk wilayah risiko rendah. Namun, warga masyarakat diharapkan waspada dan tetap penuhi protokol kesehatan. Dimana warga harus tetap memakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan kurangi mobilitas.

”Penggunaan prokes harus tetap dilakukan karena sekarang harus waspada terhadap varian baru Covid-19 Omicorn,” ujarnya.

Endang menuturkan untuk konfirmasi kasus baru Covid-19 nihil kasus. Kemudian sembuh baru ada  satu kasus, dan satu kasus meninggal satu orang. Yaitu Suprapto, 46, warga Desa Lekok, Kecamatan Penawangan. Masih adanya kasus di lapangan harus diwaspadai bersama. Apalagi akan ada libur natal dan tahun baru. Warga masyarakat lakukan evoria dan abai untuk penerapan prokes.

Baca Juga :  Asyik Nonton TV, Empat Rumah di Grobogan Ludes Terbakar

”Untuk libur Natal dan Tahun Baru di Grobogan tidak ada acara dan Alun-alun Purwodadi ditutup untuk keramaian. Kami juga menghimbau kepada tokoh masyarakat agar tetap waspada terhadap Covid -19 dan menyosialisasikan kepada warganya,” terang dia.

Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi menambahkan, selama liburan Natal dan Tahun Baru maka kawasan Alun-alun Purwodadi akan ditutup untuk kegiatan keramaian. Selain itu, juga akan dibangun tiga pos pengamanan dan lakukan swab kepada warga secara acak.

”Jadi selama tahun baru kami lakukan swab secara acak kepada warga yang keluar rumah dan berada di alun-alun Purwodadi,” tandasnya. (ali)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/