alexametrics
25.7 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Asyiknya Main Wayang Limbah Bareng Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

GROBOGAN – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyempatkan untuk mampir di perajin wayang limbah (wabah) milik Yusnan Iguna, 31, warga Jalan Banyuono II, Kota Purwodadi, Kecamatan Purwodadi kemarin. Ia meminta pengembangan wayang limbah untuk media edukasi masyarakat.

Sesampainya di rumah Yusnan Iguna, Ganjar Pranowo langsung tertarik memainkan wayang limbah tersebut. Ia juga penasaran dengan bahan yang dipakai hingga bisa menghasilkan wayang golek itu.

Ternyata dibuat melalui limbah domestik seperti botol minuman, plastik, bungkus kopi, gagang sapu, pralon, kain, hingga sendal yang dihasilkan di rumahnya. Serta kain batik yang tidak dipakai lagi, yang akhirnya ia sulap menjadi karya yang bernilai.


Ganjar juga mengajak Yusnan Iguna bermain wabah itu bersama. Tak lupa, ia juga membeli satu wayang dengan karakter Ki Enthus Susmono. ”Saya jadi teringat pertemuan terakhir dengan beliau, beliau luar biasa,” kenang Ganjar.

Selama di sana, gubernur juga memberi masukan agar Yusnan Iguna mulai membentuk karakter tertentu melalui lakon-lakon. ”Buatlah studio kecil di sini wae ndak papa. Kemudian membuat pesan singkat tentang Covid-19, vaksinasi, PCR, hingga tentang sampah dan mengelolanya. Tapi dibuat cerita pendek, terus masukin ke platform YouTube. Jadi setiap hari jenengan bisa memproduksi berbagai karya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bantuan Beras PPKM ke Warga Hasil Panen Petani Padi Grobogan

Pihaknya juga meminta Pemkab Grobogan menampung karyanya itu agar menjadi andalan Kabupaten Grobogan.

Sedangkan perajin wayang limbah, Yusnan Iguna menambahkan, jika ia sudah pernah mengenalkan karyanya melalui YouTube. ”Sudah pernah dimainkan di channel pribadi sejak tiga pekan ini. Rencananya memang seperti itu tadi (Red, membuat pesan singkat). Namun saat ini baru diisi tentang wayang, pengenalan wayang limbah,” paparnya.

Saat ini, Yusnan juga memiliki ikon yang diberi nama Si Wulang dan Wulung. Ke depan akan terus dikembangkan.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyempatkan untuk mampir di perajin wayang limbah (wabah) milik Yusnan Iguna, 31, warga Jalan Banyuono II, Kota Purwodadi, Kecamatan Purwodadi kemarin. Ia meminta pengembangan wayang limbah untuk media edukasi masyarakat.

Sesampainya di rumah Yusnan Iguna, Ganjar Pranowo langsung tertarik memainkan wayang limbah tersebut. Ia juga penasaran dengan bahan yang dipakai hingga bisa menghasilkan wayang golek itu.

Ternyata dibuat melalui limbah domestik seperti botol minuman, plastik, bungkus kopi, gagang sapu, pralon, kain, hingga sendal yang dihasilkan di rumahnya. Serta kain batik yang tidak dipakai lagi, yang akhirnya ia sulap menjadi karya yang bernilai.

Ganjar juga mengajak Yusnan Iguna bermain wabah itu bersama. Tak lupa, ia juga membeli satu wayang dengan karakter Ki Enthus Susmono. ”Saya jadi teringat pertemuan terakhir dengan beliau, beliau luar biasa,” kenang Ganjar.

Selama di sana, gubernur juga memberi masukan agar Yusnan Iguna mulai membentuk karakter tertentu melalui lakon-lakon. ”Buatlah studio kecil di sini wae ndak papa. Kemudian membuat pesan singkat tentang Covid-19, vaksinasi, PCR, hingga tentang sampah dan mengelolanya. Tapi dibuat cerita pendek, terus masukin ke platform YouTube. Jadi setiap hari jenengan bisa memproduksi berbagai karya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sidak Dua Pasar, DPRD Grobogan Temukan Fasilitas Umum Rusak

Pihaknya juga meminta Pemkab Grobogan menampung karyanya itu agar menjadi andalan Kabupaten Grobogan.

Sedangkan perajin wayang limbah, Yusnan Iguna menambahkan, jika ia sudah pernah mengenalkan karyanya melalui YouTube. ”Sudah pernah dimainkan di channel pribadi sejak tiga pekan ini. Rencananya memang seperti itu tadi (Red, membuat pesan singkat). Namun saat ini baru diisi tentang wayang, pengenalan wayang limbah,” paparnya.

Saat ini, Yusnan juga memiliki ikon yang diberi nama Si Wulang dan Wulung. Ke depan akan terus dikembangkan.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/