alexametrics
24.9 C
Kudus
Saturday, May 14, 2022

Talud Longsor, Warga di Grobogan Tunggu Perbaikan dari Pemkab

GROBOGAN – Warga Dusun Krajan, Desa Banjardowo, Gabus, Grobogan, masih menunggu perbaikan talud dari Pemerintah Kabupaten Grobogan. Hingga kini talud yang ambrol di lokasi itu belum diperbaiki. Tiga rumah yang ambrol pun kondisinya juga masih dibiarkan rusak.

Diberitakan sebelumnya dua pekan lalu terjadi longsor di Dusun Krajan, Desa Banjardowo, Gabus, Grobogan. Akibatnya satu rumah rusak. Longsor diakibatkan talud di sungai itu terkikis banjir.

Rumah roboh milik Andi Muhammad Solikin, 31, warga Dusun Krajan, RT 2/RW I, Desa Banjardowo, Gabus.


”Kami terkena longsor sudah dua pekan lalu. Saat ini kami masih bertahan karena ini rumah satu-satunya,” kata Sumiyatun ibu Andi Muhammad Solikin.

Kejadian itu, lanjutnya, sudah dilaporkan kepada pihak desa setempat. Kemudian diperiksa dan diukur. Panjang tanah longsor ada 30 meter dan lebar 5 meter. Kerugian akibat longsor mencapai Rp 10 juta.

Baca Juga :  Duh! Bumil Divaksin, Selang Dua Hari Janin Meninggal

”Kami saat ini menunggu bantuan dari pemerintah daerah untuk pembuatan talud. Karena kami tidak mampu. Jika tidak segera dibuat tanggul maka rumah kami juga akan roboh semua,” ujarnya.

Pembangunan talud seharusnya dilakukan berbarengan dengan pembuatan jembatan di jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Kradenan dan Gabus. Sebab, jembatan tersebut sebelum juga ambrol dan baru selesai pembangunanya pada Desember 2021 lalu.

”Kami saat ini menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah. Karena beberapa waktu lalu sudah ada pengukuranya,” terang dia.

Kepala Desa Banjardowo Sudarwanto menjelaskan pembangunan menunggu dari kabupaten. (mun/zen)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Warga Dusun Krajan, Desa Banjardowo, Gabus, Grobogan, masih menunggu perbaikan talud dari Pemerintah Kabupaten Grobogan. Hingga kini talud yang ambrol di lokasi itu belum diperbaiki. Tiga rumah yang ambrol pun kondisinya juga masih dibiarkan rusak.

Diberitakan sebelumnya dua pekan lalu terjadi longsor di Dusun Krajan, Desa Banjardowo, Gabus, Grobogan. Akibatnya satu rumah rusak. Longsor diakibatkan talud di sungai itu terkikis banjir.

Rumah roboh milik Andi Muhammad Solikin, 31, warga Dusun Krajan, RT 2/RW I, Desa Banjardowo, Gabus.

”Kami terkena longsor sudah dua pekan lalu. Saat ini kami masih bertahan karena ini rumah satu-satunya,” kata Sumiyatun ibu Andi Muhammad Solikin.

Kejadian itu, lanjutnya, sudah dilaporkan kepada pihak desa setempat. Kemudian diperiksa dan diukur. Panjang tanah longsor ada 30 meter dan lebar 5 meter. Kerugian akibat longsor mencapai Rp 10 juta.

Baca Juga :  Sambut Harlah, Muslimat NU Tanam Pohon untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

”Kami saat ini menunggu bantuan dari pemerintah daerah untuk pembuatan talud. Karena kami tidak mampu. Jika tidak segera dibuat tanggul maka rumah kami juga akan roboh semua,” ujarnya.

Pembangunan talud seharusnya dilakukan berbarengan dengan pembuatan jembatan di jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Kradenan dan Gabus. Sebab, jembatan tersebut sebelum juga ambrol dan baru selesai pembangunanya pada Desember 2021 lalu.

”Kami saat ini menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah. Karena beberapa waktu lalu sudah ada pengukuranya,” terang dia.

Kepala Desa Banjardowo Sudarwanto menjelaskan pembangunan menunggu dari kabupaten. (mun/zen)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/