alexametrics
21.9 C
Kudus
Thursday, June 30, 2022

Pemkab Grobogan Usulkan Jalan Provinsi Naik Status Jadi Jalan Nasional

GROBOGAN – Pemkab Grobogan serius dalam mengusulkan kelas jalan provinsi di sepanjang jalan Semarang-Purwodadi-Blora menjadi jalan nasional. Pekan lalu, bupati bersama Bappeda Grobogan kembali audiensi ke Kemenpupr.

Kepala Bappeda Grobogan Anang Armunanto melalui Kabid Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappeda Grobogan Candra Yuliapasha mengatakan, sebelumnya dua pekan lalu sudah melakukan audiensi ke kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jateng-DIY. Saat itu membahas dari sisi pengembangan wilayah.

“Pembahasan pengembangan wilayah karean masuk kawasan strategis nasional (KSN) Kedungsepur, sehingga layak untuk ditingkatkan jadi jalan nasional. Tetapi, peningkatan ini perlu dikaji lebih lanjut dari sisi teknis terutama dari ruang milik jalan. Apakah tersedia atau tidak jika dilakukan pelebaran. Saat ini masih tahap pengumpulan data,” ungkapnya.


Kemudian pada Kamis (10/2), Pemkab Grobogan kembali memasukkan proposal naik alih status jalan langsung ke Kementerian PUPR. Saat menyerahkan sempat berdiskusi dengan pihak kementerian.

“Memang kami masih menunggu keputusan naik dan tidaknya akan didapat di tahun ini. Memang masih ada kendala, utamanya pada ruang milik jalan. Memenuhi apa tidak kalau naik status. Ini yang masih dikaji hingga kini,” jelasnya.

Baca Juga :  Enggan Tempati Los, 200 Pedagang Pasar Pagi Purwodadi Pilih Emperan

Dia mengatakan, ruas jalan provinsi yang masuk wilayah Kabupaten Grobogan sesuai kelasnya yakni sepanjang jalan Semarang-Godong dengan tipe kelas II B, lebar jalan 7,23 meter. Kemudian Godong-Purwodadi dengan tipe kelas II C lebar jalan 7,00 meter. Purwodadi-Wirosari dengan tipe kelas II C, lebar jalan 6,05 meter.

Selain itu, ada Wirosari-Kunduran (Blora) dengan tipe II C memiliki lebar 6,00 meter. Lingkar utara Purwodadi dengan tipe jalan II C memiliki lebar jalan 6,00. Serta Lingkar Selatan Purwodadi-Jalan Gajah Mada memiliki tipe kelas II C dengan lebar jalan 6,00.

Untuk yang masuk wilayah Grobogan kurang lebih memiliki panjang 75 kilometer, tetapi kalau dari Semarang-Blora total panjang sekitar 120 km. (int/mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Pemkab Grobogan serius dalam mengusulkan kelas jalan provinsi di sepanjang jalan Semarang-Purwodadi-Blora menjadi jalan nasional. Pekan lalu, bupati bersama Bappeda Grobogan kembali audiensi ke Kemenpupr.

Kepala Bappeda Grobogan Anang Armunanto melalui Kabid Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappeda Grobogan Candra Yuliapasha mengatakan, sebelumnya dua pekan lalu sudah melakukan audiensi ke kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jateng-DIY. Saat itu membahas dari sisi pengembangan wilayah.

“Pembahasan pengembangan wilayah karean masuk kawasan strategis nasional (KSN) Kedungsepur, sehingga layak untuk ditingkatkan jadi jalan nasional. Tetapi, peningkatan ini perlu dikaji lebih lanjut dari sisi teknis terutama dari ruang milik jalan. Apakah tersedia atau tidak jika dilakukan pelebaran. Saat ini masih tahap pengumpulan data,” ungkapnya.

Kemudian pada Kamis (10/2), Pemkab Grobogan kembali memasukkan proposal naik alih status jalan langsung ke Kementerian PUPR. Saat menyerahkan sempat berdiskusi dengan pihak kementerian.

“Memang kami masih menunggu keputusan naik dan tidaknya akan didapat di tahun ini. Memang masih ada kendala, utamanya pada ruang milik jalan. Memenuhi apa tidak kalau naik status. Ini yang masih dikaji hingga kini,” jelasnya.

Baca Juga :  HUT Ke-4 Radar Kudus Biro Grobogan: Guyub Perkuat Kerja Sama dengan Mitra

Dia mengatakan, ruas jalan provinsi yang masuk wilayah Kabupaten Grobogan sesuai kelasnya yakni sepanjang jalan Semarang-Godong dengan tipe kelas II B, lebar jalan 7,23 meter. Kemudian Godong-Purwodadi dengan tipe kelas II C lebar jalan 7,00 meter. Purwodadi-Wirosari dengan tipe kelas II C, lebar jalan 6,05 meter.

Selain itu, ada Wirosari-Kunduran (Blora) dengan tipe II C memiliki lebar 6,00 meter. Lingkar utara Purwodadi dengan tipe jalan II C memiliki lebar jalan 6,00. Serta Lingkar Selatan Purwodadi-Jalan Gajah Mada memiliki tipe kelas II C dengan lebar jalan 6,00.

Untuk yang masuk wilayah Grobogan kurang lebih memiliki panjang 75 kilometer, tetapi kalau dari Semarang-Blora total panjang sekitar 120 km. (int/mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/