alexametrics
31.6 C
Kudus
Friday, May 13, 2022

Tangani Bencana, Bupati Grobogan Luncurkan Aplikasi Sigana

GROBOGAN – Dalam percepatan penanganan bencana di Kabupaten Grobogan. Akhirnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Grobogan Aman Bencana (Sigana) dan Gerakan bersama mengurus bantuan bencana masyarakat (Gema Utama). Launching itu dilakukan langsung Bupati Grobogan Sri Sumarni di Gedung Riptaloka, Rabu (11/5).

Kedua aplikasi tersebut bisa diunduh di PlayStore aplikasi berbasis Android. Sehingga memudahkan masyarakat melaporkan jika menemui kejadian bencana di Grobogan seperti angin puting beliung, gempa bumi, kekeringan, banjir, tanah longsor, serta kebakaran. Sehingga bisa lebih baik dan cepat teratasi.

Menurut Bupati Grobogan Sri Sumarni, sebelumnya kegiatan tersebut dikemas bareng Publik Hearing Reviu Kajian Risiko Bencana dan Sosialisasi Sigana dan Gema Utama. Dengan menganalisa tingkat ancaman dan kerugian perlu disusun kajian risiko bencana (KRB).


“Dengan KRB didapatkan peta rawan bencana, risiko bencana, dan penanggulangan bencana suatu daerah. Untuk itu KRB sebelum menjadi peraturan bupati perlu dilakukan public hearing,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Kemenag Grobogan Musnahkan 4.011 Pasang Buku Nikah

Sedangkan Kalak BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih menambahkan, melalui aplikasi ini, informasi dari masyarakat terkait kebencanaan juga dapat dihimpun. Dikelola dan diseminasikan kepada pemangku kepentingan, salah satunya awak media.

”Jika masyarakat rutin melaporkan di aplikasi ini. Maka semua data kejadian bencana dapat diakses dan terlihat melalui aplikasi ini. Sigana juga memberikan gambaran menyeluruh serta risiko bencana dan menganalisis tingkat ancaman dan kerugian,” imbuhnya.

Menurutnya, melalui kedua aplikas (Gema Utama dan Sigana, Red). Bisa menjadi terobosan untuk meningkatkan kinerja BPBD dalam penanggulangan bencana. Sekaligus kecepatan dalam memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana sehingga masyarakat yang terdampak mendapatkan perasaan yang tenang dan aman karena mendapatkan pelayanan terbaik dalam penanganan bencana. (int/him)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Dalam percepatan penanganan bencana di Kabupaten Grobogan. Akhirnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Grobogan Aman Bencana (Sigana) dan Gerakan bersama mengurus bantuan bencana masyarakat (Gema Utama). Launching itu dilakukan langsung Bupati Grobogan Sri Sumarni di Gedung Riptaloka, Rabu (11/5).

Kedua aplikasi tersebut bisa diunduh di PlayStore aplikasi berbasis Android. Sehingga memudahkan masyarakat melaporkan jika menemui kejadian bencana di Grobogan seperti angin puting beliung, gempa bumi, kekeringan, banjir, tanah longsor, serta kebakaran. Sehingga bisa lebih baik dan cepat teratasi.

Menurut Bupati Grobogan Sri Sumarni, sebelumnya kegiatan tersebut dikemas bareng Publik Hearing Reviu Kajian Risiko Bencana dan Sosialisasi Sigana dan Gema Utama. Dengan menganalisa tingkat ancaman dan kerugian perlu disusun kajian risiko bencana (KRB).

“Dengan KRB didapatkan peta rawan bencana, risiko bencana, dan penanggulangan bencana suatu daerah. Untuk itu KRB sebelum menjadi peraturan bupati perlu dilakukan public hearing,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Gelar Berdoa Bersama, Bupati Minta Status Jalan Nasional Bisa Terealisasi

Sedangkan Kalak BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih menambahkan, melalui aplikasi ini, informasi dari masyarakat terkait kebencanaan juga dapat dihimpun. Dikelola dan diseminasikan kepada pemangku kepentingan, salah satunya awak media.

”Jika masyarakat rutin melaporkan di aplikasi ini. Maka semua data kejadian bencana dapat diakses dan terlihat melalui aplikasi ini. Sigana juga memberikan gambaran menyeluruh serta risiko bencana dan menganalisis tingkat ancaman dan kerugian,” imbuhnya.

Menurutnya, melalui kedua aplikas (Gema Utama dan Sigana, Red). Bisa menjadi terobosan untuk meningkatkan kinerja BPBD dalam penanggulangan bencana. Sekaligus kecepatan dalam memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana sehingga masyarakat yang terdampak mendapatkan perasaan yang tenang dan aman karena mendapatkan pelayanan terbaik dalam penanganan bencana. (int/him)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/