alexametrics
25 C
Kudus
Monday, May 16, 2022

Gunakan Dana Alokasi Khusus, Dinas Grobogan Tambah Tempat Sampah 3R

GROBOGAN – Grobogan baru memiliki delapan tempat pembuangan sampah reduce, reuse, and recyle (TPS 3R). Tahun ini rencananya akan menambah tiga TPS 3R yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan aspirasi pusat.

Tahun ini TPS 3R yang didirikan dari dana alokasi khusus (DAK) yakni di Kelurahan Grobogan dan Desa Mlowokarangtalun. Nantinya akan ditangani Disperakim Grobogan. Sedangkan, satu TPS 3R yang bersumber dari aspirasi akan ditangani langsung oleh Provinsi Jawa Tengah di Desa Dimoro Kecamatan Toroh.

Kepala Dinal Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan Nugroho Agus Prastowo melalui Sub Koordinator Penanganan Sampah Noer Rochman mengatakan, hingga tahun ini, delapan TPS 3R yang sudah berdiri baru ada di Kelurahan Danyang, Desa Klambu, Desa Rejosari, Kelurahan Kunden, Desa Sulursari, Desa Kronggen, Desa Kwaron, dan Desa Pulokulon.


“Target kami, TPS 3R ini bisa berdiri di seluruh desa/kelurahan se-Kabupaten Grobogan. Dari 273 desa dan tujuh kelurahan, baru ada delapan. Tentu ini masih jauh dari target yang kami harapkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Disapu Angin Puting Beliung, Satu Rumah di Grobogan Rata dengan Tanah

Menurutnya, pendirian TPS 3R ini membutuhkan peran serta masyarakat. Mereka menjadi embrio dalam pengelolaan sampah tersebut. Lantaran di dalam TPS 3R, harus memiliki Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

“Pembentukan KSM memang cukup rumit lantaran melibatkan masyarakat. Mereka harus memiliki niat dan keinginan untuk mengelola sampah. Kalau belum bisa akan susah berkembang. Selain mengurangi sampah. Adanya KSM ini akan mampu membantu warga sekitar untuk menambah pendapatan keluarganya. Sebab adanya peluang kerja tersebut. Terlebih apabila ke depan sudah mampu mengembangkan sampah anorganik, akan semakin memudahkan masyarakat sekitar menciptakan peluang kerja,” imbuhnya.

Selain kemauan masyarakat dalam mengelola, desa juga harus memiliki lahan kurang lebih 200 meter persegi dalam pendirian tempat pembuangan sampah ini.

Pihaknya berharap, melalui TPS 3R diharapkan dapat mengurangi sampah sekitar 8 ton per bulan. (int/war)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Grobogan baru memiliki delapan tempat pembuangan sampah reduce, reuse, and recyle (TPS 3R). Tahun ini rencananya akan menambah tiga TPS 3R yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan aspirasi pusat.

Tahun ini TPS 3R yang didirikan dari dana alokasi khusus (DAK) yakni di Kelurahan Grobogan dan Desa Mlowokarangtalun. Nantinya akan ditangani Disperakim Grobogan. Sedangkan, satu TPS 3R yang bersumber dari aspirasi akan ditangani langsung oleh Provinsi Jawa Tengah di Desa Dimoro Kecamatan Toroh.

Kepala Dinal Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan Nugroho Agus Prastowo melalui Sub Koordinator Penanganan Sampah Noer Rochman mengatakan, hingga tahun ini, delapan TPS 3R yang sudah berdiri baru ada di Kelurahan Danyang, Desa Klambu, Desa Rejosari, Kelurahan Kunden, Desa Sulursari, Desa Kronggen, Desa Kwaron, dan Desa Pulokulon.

“Target kami, TPS 3R ini bisa berdiri di seluruh desa/kelurahan se-Kabupaten Grobogan. Dari 273 desa dan tujuh kelurahan, baru ada delapan. Tentu ini masih jauh dari target yang kami harapkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kerugian Negara Akibat Ulah G Ditaksir Rp 633,724 Juta

Menurutnya, pendirian TPS 3R ini membutuhkan peran serta masyarakat. Mereka menjadi embrio dalam pengelolaan sampah tersebut. Lantaran di dalam TPS 3R, harus memiliki Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

“Pembentukan KSM memang cukup rumit lantaran melibatkan masyarakat. Mereka harus memiliki niat dan keinginan untuk mengelola sampah. Kalau belum bisa akan susah berkembang. Selain mengurangi sampah. Adanya KSM ini akan mampu membantu warga sekitar untuk menambah pendapatan keluarganya. Sebab adanya peluang kerja tersebut. Terlebih apabila ke depan sudah mampu mengembangkan sampah anorganik, akan semakin memudahkan masyarakat sekitar menciptakan peluang kerja,” imbuhnya.

Selain kemauan masyarakat dalam mengelola, desa juga harus memiliki lahan kurang lebih 200 meter persegi dalam pendirian tempat pembuangan sampah ini.

Pihaknya berharap, melalui TPS 3R diharapkan dapat mengurangi sampah sekitar 8 ton per bulan. (int/war)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/