alexametrics
27 C
Kudus
Sunday, May 15, 2022

Rapid Massal di Perusahaan Grobogan, Sembilan Karyawan Positif Covid-19

GROBOGAN – Satgas Covid-19 Kabupaten Grobogan mendapatkan laporan terdapat karyawan perusahaan di Grobogan yang terkonfirmasi Covid-19. Akhirnya dilakukan tracing di PT Pungkook Indonesia One Wirosari. Usai menjalani rapid antigen, hasilnya sembilan karyawan positif Covid-19.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Djatmiko mengatakan tracing tersebut bermula dari beberapa karyawan PT Pungkook yang meminta surat karantina ke Puskesmas Wirosari 1.

”Ternyata mereka kedapatan positif Covid-19 dengan hasil random sampling yang dilakukan di klinik perusahaan tersebut. Hampir tiga hari ini, klinik di perusahaan itu melakukan sampling ke 134 karyawan. Hasilnya 28 positif swab antigen,” ujarnya.


Dari laporan tersebut, akhirnya Satgas kabupaten bersepakat melakukan tracing dengan random sampling ke 70 karyawan. Tracing tersebut merupakan arahan dari Forkopimda, karena termasuk perusahaan besar di Kabupaten Grobogan. Dengan jumlah karyawan sekitar 19 ribu orang.

Setelah dilakukan tracing ke 70 karyawan secara sampling, hasilnya sembilan karyawan terkonfirmasi positif Covid-19. ”Sehingga total ada 37 karyawan yang positif di sana, hampir 10 persen lebih. Kondisi pasien tanpa gejala dan langsung melakukan isoman di tempat tinggalnya masing-masing,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perkuat Imunitas Tubuh, Polres Grobogan Gencarkan Vaksinasi Anak

Pihaknya juga langsung meminta Puskesmas Wirosari 1 untuk melakukan tracing ke lingkungan tempat tinggal 37 karyawan yang terkonfirmasi tersebut. Lantaran dari jumlah tersebut, lima di antaranya usai melakukan perjalanan ke luar kota seperti Cianjur dan Blora.

”Maka ke depan akan dilakukan tracing di orang terdekat hingga sekitar lokasi tempat tinggal pasien tersebut,” imbuhnya.

Sedangkan, dengan hasil tersebut PT Pungkook menyepakati akan membatasi karyawan yang masuk mencapai 50 persen dengan mengetatkan prokes. Kemudian jika ke depan ditemukan semakin banyak karyawan yang terkonfirmasi, akan ditindaklanjuti kembali.

”Dalam waktu dekat juga akan dilakukan testing dan tracing masal di sejumlah perusahaan lain di Kabupaten Grobogan,” tegasnya. (int/war)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Satgas Covid-19 Kabupaten Grobogan mendapatkan laporan terdapat karyawan perusahaan di Grobogan yang terkonfirmasi Covid-19. Akhirnya dilakukan tracing di PT Pungkook Indonesia One Wirosari. Usai menjalani rapid antigen, hasilnya sembilan karyawan positif Covid-19.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Djatmiko mengatakan tracing tersebut bermula dari beberapa karyawan PT Pungkook yang meminta surat karantina ke Puskesmas Wirosari 1.

”Ternyata mereka kedapatan positif Covid-19 dengan hasil random sampling yang dilakukan di klinik perusahaan tersebut. Hampir tiga hari ini, klinik di perusahaan itu melakukan sampling ke 134 karyawan. Hasilnya 28 positif swab antigen,” ujarnya.

Dari laporan tersebut, akhirnya Satgas kabupaten bersepakat melakukan tracing dengan random sampling ke 70 karyawan. Tracing tersebut merupakan arahan dari Forkopimda, karena termasuk perusahaan besar di Kabupaten Grobogan. Dengan jumlah karyawan sekitar 19 ribu orang.

Setelah dilakukan tracing ke 70 karyawan secara sampling, hasilnya sembilan karyawan terkonfirmasi positif Covid-19. ”Sehingga total ada 37 karyawan yang positif di sana, hampir 10 persen lebih. Kondisi pasien tanpa gejala dan langsung melakukan isoman di tempat tinggalnya masing-masing,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perpusda Grobogan Layani Pembaca dengan E-Book

Pihaknya juga langsung meminta Puskesmas Wirosari 1 untuk melakukan tracing ke lingkungan tempat tinggal 37 karyawan yang terkonfirmasi tersebut. Lantaran dari jumlah tersebut, lima di antaranya usai melakukan perjalanan ke luar kota seperti Cianjur dan Blora.

”Maka ke depan akan dilakukan tracing di orang terdekat hingga sekitar lokasi tempat tinggal pasien tersebut,” imbuhnya.

Sedangkan, dengan hasil tersebut PT Pungkook menyepakati akan membatasi karyawan yang masuk mencapai 50 persen dengan mengetatkan prokes. Kemudian jika ke depan ditemukan semakin banyak karyawan yang terkonfirmasi, akan ditindaklanjuti kembali.

”Dalam waktu dekat juga akan dilakukan testing dan tracing masal di sejumlah perusahaan lain di Kabupaten Grobogan,” tegasnya. (int/war)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/