alexametrics
31.1 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Taman-Taman Baru Grobogan Usung Konsep Modern dan Unik

GROBOGAN – Kabupaten Grobogan memiliki sejumlah taman yang terus dipercantik setiap tahunnya. Tak hanya menambah ruang terbuka hijau (RTH), tapi juga bisa menjadi sarana rekreasi masyarakat. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) selalu memoles hingga menambah jumlah taman dengan konsep modern sesuai kebutuhan masyarakat urban.

Taman yang dimiliki Kota Swieke di antaranya Taman Ir Soekarno, Taman Hijau Kota, Taman Hutan Kota, Taman Simpang Lima, Taman Alun-Alun, Taman Segitiga Emas, Taman Tugu Adipura, Taman Tugu Tani, Taman Merapi, dan Taman Patung Kuda Getasrejo.

Sampai saat ini, ketersediaan RTH baru 16,5 persen dari target 20 persen. Namun, taman kota tak hanya sebagai pemenuhan ruang publik, tetapi dikonsep estetis. Dengan menempatkan karya patung dan objek estetis lain di dalam taman tersebut. Berbagai elemen juga ditonjolkan.


Selain tanaman perdu, pohon, hingga rumput yang wajib ada, lampu taman menjadi elemen utama yang digunakan untuk menunjang suasana taman saat malam hari. Lampu berfungsi untuk menerangi taman dan menambah keunikan taman.

Baca Juga :  Bupati Grobogan Serahkan Bantuan Zakat kepada 8.977 Mustahiq

Kemudian sarana rekreasi dilengkapi dengan fasilitas olahraga, aerobik, fitnes, camping ground, taman bermain anak, dan jalur pedestrian. Ditambah material pendukung seperti gazebo, kolam, bebatuan, dan joging track. Saat ini, fasilitas tersebut lengkap berada di taman Simpang Lima, Taman Alun-Alun, Taman Hijau Kota, dan sebagian di Hutan Kota.

Selain nilai estetis dan sarana rekreasi, fungsi edukasi dan sejarah juga ditonjolkan di sejumlah taman, dengan papan nama tanaman. Kemudian menampilkan karya-karya patung, seperti patung Diponegoro beserta kudanya dan patung boyong grobog khas Grobogan.

”Ke depan, mungkin akan ditambah patung-patung lagi. Karena memberikan edukasi ke masyarakat serta menyambung kembali sejarah melalui kehadiran monumen patung tersebut,” ujar Kasi Pemeliharaan DLH Grobogan Sodhiq Riyanto. (lin)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Kabupaten Grobogan memiliki sejumlah taman yang terus dipercantik setiap tahunnya. Tak hanya menambah ruang terbuka hijau (RTH), tapi juga bisa menjadi sarana rekreasi masyarakat. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) selalu memoles hingga menambah jumlah taman dengan konsep modern sesuai kebutuhan masyarakat urban.

Taman yang dimiliki Kota Swieke di antaranya Taman Ir Soekarno, Taman Hijau Kota, Taman Hutan Kota, Taman Simpang Lima, Taman Alun-Alun, Taman Segitiga Emas, Taman Tugu Adipura, Taman Tugu Tani, Taman Merapi, dan Taman Patung Kuda Getasrejo.

Sampai saat ini, ketersediaan RTH baru 16,5 persen dari target 20 persen. Namun, taman kota tak hanya sebagai pemenuhan ruang publik, tetapi dikonsep estetis. Dengan menempatkan karya patung dan objek estetis lain di dalam taman tersebut. Berbagai elemen juga ditonjolkan.

Selain tanaman perdu, pohon, hingga rumput yang wajib ada, lampu taman menjadi elemen utama yang digunakan untuk menunjang suasana taman saat malam hari. Lampu berfungsi untuk menerangi taman dan menambah keunikan taman.

Baca Juga :  Usai Terjadinya Ledakan di Grobogan, Pengasuh Ponpes Pindah ke Rumah Ortu

Kemudian sarana rekreasi dilengkapi dengan fasilitas olahraga, aerobik, fitnes, camping ground, taman bermain anak, dan jalur pedestrian. Ditambah material pendukung seperti gazebo, kolam, bebatuan, dan joging track. Saat ini, fasilitas tersebut lengkap berada di taman Simpang Lima, Taman Alun-Alun, Taman Hijau Kota, dan sebagian di Hutan Kota.

Selain nilai estetis dan sarana rekreasi, fungsi edukasi dan sejarah juga ditonjolkan di sejumlah taman, dengan papan nama tanaman. Kemudian menampilkan karya-karya patung, seperti patung Diponegoro beserta kudanya dan patung boyong grobog khas Grobogan.

”Ke depan, mungkin akan ditambah patung-patung lagi. Karena memberikan edukasi ke masyarakat serta menyambung kembali sejarah melalui kehadiran monumen patung tersebut,” ujar Kasi Pemeliharaan DLH Grobogan Sodhiq Riyanto. (lin)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/