alexametrics
30.8 C
Kudus
Sunday, May 29, 2022

Kejari Grobogan Musnahkan 90 Barang Bukti Tindak Pidana Umum

GROBOGAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Grobogan memusnahkan 90 barang bukti dari tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) kemarin. Pemusnahan barang bukti ini, dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Grobogan Iqbal didampingi Kasi Barang Bukti dan Rampasan Daud Aulia Pohan.

Pemusnahan barang bukti diikuti Kasat Narkoba AKP Hendro Satmoko dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan yang diwakili Sekretaris Dinkes dr Rouf.

”Jenis barang bukti yang dimusnahkan telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah) perkara narkotika/UU kesehatan, pencurian, perjudian, kehutanan, penganiyaan, pertambangan, penggelapan, perkara perlindungan perempuan dan anak, pemalsuan uang, 90 perkara,” kata Kajari Grobogan Iqbal.


Dijelaskan, rincian barang bukti yang dimusnahkan, meliputi 22 perkara narkotika, sembilan perkara pencurian, enam perkara kasus kehutanan, enam perkara penganiayaan, empat kasus penggelapan, dua perkara pembunuhan, serta dua perkara kasus pertambangan mineral dan batu bara. Kemudian enam kasus perlindungan perempuan dan anak, dua perkara pemalsuan uang, satu perkara metrologi ilegal, satu perkara tentang senjata tajam dan amunisi, bahan peledak, serta satu perkara pidana pangan.

Barang bukti psikotropika lain golongan I jenis tembakau gorila dengan berat kurang lebih 12,98 gram, narkotika golongan I jenis ganja dengan berat kurang lebih 91,22 gram, narkotika golongan I jenis sabu dengan berat kurang lebih 106,08 gram, obat tablet warna putih berlogo ”Y”, pil warna kuning berlogo ”mf”, obat Alprazolam tablet 0,5 mg, obat Riklona 2 Clonazepam 2 mg, serta obat tablet Trihexyphenidyl 2 mg.

Baca Juga :  Kejari Grobogan Tuntut Pelaku Pembunuhan di Tangerang 12 Tahun Penjara

”Untuk barang bukti farmasi berupa obat tablet Cytotec di-blander hingga hancur. Sedang yang lain berupa peralatan judi, baju, celana, serta uang palsu dimasukkan ke dalam tong kemudian dibakar. Alat sajam dimusnahkan dengan memotong-motong senjata tajam (sajam) tersebut menjadi beberapa bagian dengan menggunakan alat pemotong keramik, sehingga tidak dapat dipergunakan lagi. Kemudian berbagai petasan di lindas dengan alat berat,” ujarnya.

Iqbal menambahkan, pemusnahan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap tersebut merupakan tugas dan putusan pengadilan sebagaimana yang diamanatkan dalam Pasal 270 KUHAP, yaitu melaksanakan tugas dan wewenang kejaksaan di bidang pidana umum sebagaimana yang diamanatkan pada Pasal 30 Ayat (1) Huruf b Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI. Pemusnahan barang bukti sebagai salah satu pelaksanaan tugas jaksa yang salah satunya melaksanakan putusan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap sebagaimana diatur dalam Pasal 30 UU No.16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.

”Pemusnahan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) dan ikut menjaga kondisi di wilayah Kabupaten Grobogan dengan bekerja sama dengan instansi terkait,” imbuhnya.






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Grobogan memusnahkan 90 barang bukti dari tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) kemarin. Pemusnahan barang bukti ini, dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Grobogan Iqbal didampingi Kasi Barang Bukti dan Rampasan Daud Aulia Pohan.

Pemusnahan barang bukti diikuti Kasat Narkoba AKP Hendro Satmoko dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan yang diwakili Sekretaris Dinkes dr Rouf.

”Jenis barang bukti yang dimusnahkan telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah) perkara narkotika/UU kesehatan, pencurian, perjudian, kehutanan, penganiyaan, pertambangan, penggelapan, perkara perlindungan perempuan dan anak, pemalsuan uang, 90 perkara,” kata Kajari Grobogan Iqbal.

Dijelaskan, rincian barang bukti yang dimusnahkan, meliputi 22 perkara narkotika, sembilan perkara pencurian, enam perkara kasus kehutanan, enam perkara penganiayaan, empat kasus penggelapan, dua perkara pembunuhan, serta dua perkara kasus pertambangan mineral dan batu bara. Kemudian enam kasus perlindungan perempuan dan anak, dua perkara pemalsuan uang, satu perkara metrologi ilegal, satu perkara tentang senjata tajam dan amunisi, bahan peledak, serta satu perkara pidana pangan.

Barang bukti psikotropika lain golongan I jenis tembakau gorila dengan berat kurang lebih 12,98 gram, narkotika golongan I jenis ganja dengan berat kurang lebih 91,22 gram, narkotika golongan I jenis sabu dengan berat kurang lebih 106,08 gram, obat tablet warna putih berlogo ”Y”, pil warna kuning berlogo ”mf”, obat Alprazolam tablet 0,5 mg, obat Riklona 2 Clonazepam 2 mg, serta obat tablet Trihexyphenidyl 2 mg.

Baca Juga :  Kejari Grobogan Tuntut Pelaku Pembunuhan di Tangerang 12 Tahun Penjara

”Untuk barang bukti farmasi berupa obat tablet Cytotec di-blander hingga hancur. Sedang yang lain berupa peralatan judi, baju, celana, serta uang palsu dimasukkan ke dalam tong kemudian dibakar. Alat sajam dimusnahkan dengan memotong-motong senjata tajam (sajam) tersebut menjadi beberapa bagian dengan menggunakan alat pemotong keramik, sehingga tidak dapat dipergunakan lagi. Kemudian berbagai petasan di lindas dengan alat berat,” ujarnya.

Iqbal menambahkan, pemusnahan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap tersebut merupakan tugas dan putusan pengadilan sebagaimana yang diamanatkan dalam Pasal 270 KUHAP, yaitu melaksanakan tugas dan wewenang kejaksaan di bidang pidana umum sebagaimana yang diamanatkan pada Pasal 30 Ayat (1) Huruf b Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI. Pemusnahan barang bukti sebagai salah satu pelaksanaan tugas jaksa yang salah satunya melaksanakan putusan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap sebagaimana diatur dalam Pasal 30 UU No.16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.

”Pemusnahan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) dan ikut menjaga kondisi di wilayah Kabupaten Grobogan dengan bekerja sama dengan instansi terkait,” imbuhnya.






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/