alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Selingkuh dengan Warganya, Polres Grobogan Tetapkan Kades Pulutan Jadi Tersangka

GROBOGAN – Polres Grobogan menetapkan Kades Pulutan sebagai tersangka atas kasus perselingkuhan dengan warganya. Namun, yang bersangkutan belum ditahan. Sebab, dianggap kooperatif. Selain itu, juga karena ancaman hukuman pidananya di bawah lima tahun.

Baca Juga : Bejat! Anak di Bawah Umur di Grobogan Digilir Ayah Tiri dan Enam Orang lainnya sejak Kelas 4 SD

Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Afiditya Arief Wibowo menyebut, kasus yang melibatkan kepala desa dan warga itu status penyidikannya telah sampai pada penetapan tersangka. Sehingga, proses hukum akan berlanjut pada persidangan.


“Tidak kami lakukan penahanan karena ancaman pidana di bawah lima tahun. Sehingga tidak dilakukan penahanan,” terangnya.

Alasan lain yakni tersangka seorang kepala desa dan masih aktif melaksanakan tugas harian. Tak hanya itu, tersangka dianggap beritikad baik. Dan kooperatif selama proses hukum berjalan.

“Kami memberikan kebijakan agar yang bersangkutan bisa menjalankan tugasnya sebagai kepala desa. Namun, dia kami kenakan wajib lapor seminggu tiga kali,” paparnya.

Baca Juga :  Miris! Diceraikan Sang Istri, Seorang Pria di Grobogan Nekat Gantung Diri

Diberitakan sebelumnya pada puluhan warga Desa Pulutan mendatangi Mapolres Grobogan untuk melaporkan oknum kades Pulutan. Sebelum dilaporkan, oknum kades yang berinisal D itu sempat digerebek warga kala berduaan dengan istri orang saat tengah malam, Sabtu malam (30/5).

Darto saat itu berada di rumah seorang wanita bersuami bernama Indah. Kelakukan itu sudah berulang kali terjadi. Sehingga membuat masyarakat geram. Akhirnya, warga pun menggerebek.

Dalam penangkapan itu, warga yang emosi dengan kelakuan kepala desanya, mengarak pasangan selingkuh itu Ke rumah ketua RT. Saat penggerebekan, suami Indah Ahmad Husaeri sedang bekerja mencari nafkah di Palembang, Sumatera Selatan.

Pada Selasa (31/5) siang, Ahmad Husaeri mendatangi Polres Grobogan, untuk melaporkan peristiwa perselingkuhan Kades Pulutan dengan istrinya. Tak sendirian, Ahmad Husaeri datang ke Polres Grobogan dikawal puluhan warga. (tos/lid)






Reporter: Eko Santoso

GROBOGAN – Polres Grobogan menetapkan Kades Pulutan sebagai tersangka atas kasus perselingkuhan dengan warganya. Namun, yang bersangkutan belum ditahan. Sebab, dianggap kooperatif. Selain itu, juga karena ancaman hukuman pidananya di bawah lima tahun.

Baca Juga : Bejat! Anak di Bawah Umur di Grobogan Digilir Ayah Tiri dan Enam Orang lainnya sejak Kelas 4 SD

Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Afiditya Arief Wibowo menyebut, kasus yang melibatkan kepala desa dan warga itu status penyidikannya telah sampai pada penetapan tersangka. Sehingga, proses hukum akan berlanjut pada persidangan.

“Tidak kami lakukan penahanan karena ancaman pidana di bawah lima tahun. Sehingga tidak dilakukan penahanan,” terangnya.

Alasan lain yakni tersangka seorang kepala desa dan masih aktif melaksanakan tugas harian. Tak hanya itu, tersangka dianggap beritikad baik. Dan kooperatif selama proses hukum berjalan.

“Kami memberikan kebijakan agar yang bersangkutan bisa menjalankan tugasnya sebagai kepala desa. Namun, dia kami kenakan wajib lapor seminggu tiga kali,” paparnya.

Baca Juga :  Apel Hari Pertama di Tahun 2022, Bupati Grobogan Paparkan Angka Vaksinasi

Diberitakan sebelumnya pada puluhan warga Desa Pulutan mendatangi Mapolres Grobogan untuk melaporkan oknum kades Pulutan. Sebelum dilaporkan, oknum kades yang berinisal D itu sempat digerebek warga kala berduaan dengan istri orang saat tengah malam, Sabtu malam (30/5).

Darto saat itu berada di rumah seorang wanita bersuami bernama Indah. Kelakukan itu sudah berulang kali terjadi. Sehingga membuat masyarakat geram. Akhirnya, warga pun menggerebek.

Dalam penangkapan itu, warga yang emosi dengan kelakuan kepala desanya, mengarak pasangan selingkuh itu Ke rumah ketua RT. Saat penggerebekan, suami Indah Ahmad Husaeri sedang bekerja mencari nafkah di Palembang, Sumatera Selatan.

Pada Selasa (31/5) siang, Ahmad Husaeri mendatangi Polres Grobogan, untuk melaporkan peristiwa perselingkuhan Kades Pulutan dengan istrinya. Tak sendirian, Ahmad Husaeri datang ke Polres Grobogan dikawal puluhan warga. (tos/lid)






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru