alexametrics
30.5 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Viral Video Sopir Elf Dimintai Rp 24 Juta, Ini Klarifikasi Polres Grobogan

GROBOGAN – Sebuah video berdurasi 7 menit 27 detik viral di media sosial baru-baru ini. Dalam video itu, nampak seorang sopir mengaku dimintai uang Rp 24 juta oleh oknum Satlantas Polres Grobogan. Hal itu dilakukan guna menebus barang bukti kecelakaan mikrobus Isuzu Elf yang dia kendarai beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Diduga Mabuk, Motor Adu Banteng dengan Motor di Grobogan, Satu Kritis

Dalam video yang diunggah akun Facebook, Hukum & Kriminal tersebut. Nampak sang sopir, Cipto Utomo, warga Demak mengaku bahwa dirinya selaku pengemudi Elf pada 26 April lalu sempat terlibat kecelakaan dengan kendaraan roda dua. Dalam paparannya, dia kaget lantaran dimintai uang sebesar Rp 24 juta saat ingin mengambil kendaraannya di Unit Gakkum Satlantas Polres Grobogan.


Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi menggelar Konferensi Pers terkait kejadian itu. Pihaknya pun kemudian membentuk tim dari Propam untuk melakukan penyelidikan.

Baca Juga :  Patuhi Larangan Mudik, Sesulih Ora Bisa Mulih

“Hasil yang kita dapatkan sementara kasus kecelakaan tersebut sudah selesai melalui Restoratif justice (RJ) tinggal pencabutan berkas. Namun, pihak Pelaku (Cipto Utomo) ada kesalahan persepsi yaitu ada pasal yang dibaca yaitu Pasal 311 UU LAJ yang memuat Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) mengakibatkan orang lain meninggal dunia, pelaku dipidana paling lama 12 tahun atau denda paling banyak Rp 24 juta, dan kesalahan persepsi dari Pak Cipto dikira harus membayar 24 juta,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan, saat ini tim Propam Polres Grobogan juga masih melakukan penyelidikan lebih detail mengenai kasus tersebut. “Insyaallah, kami berjanji proses ini akan dibuka semuanya, dan yang jelas kejadian viral video kemarin adalah kesalahan persepsi yang berbeda dari pihak Pak Cipto. Yang bersangkutan sendiri sudah menyatakan kalo dirinya salah tafsir,” Kata Kapolres. (mun/khim)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Sebuah video berdurasi 7 menit 27 detik viral di media sosial baru-baru ini. Dalam video itu, nampak seorang sopir mengaku dimintai uang Rp 24 juta oleh oknum Satlantas Polres Grobogan. Hal itu dilakukan guna menebus barang bukti kecelakaan mikrobus Isuzu Elf yang dia kendarai beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Diduga Mabuk, Motor Adu Banteng dengan Motor di Grobogan, Satu Kritis

Dalam video yang diunggah akun Facebook, Hukum & Kriminal tersebut. Nampak sang sopir, Cipto Utomo, warga Demak mengaku bahwa dirinya selaku pengemudi Elf pada 26 April lalu sempat terlibat kecelakaan dengan kendaraan roda dua. Dalam paparannya, dia kaget lantaran dimintai uang sebesar Rp 24 juta saat ingin mengambil kendaraannya di Unit Gakkum Satlantas Polres Grobogan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi menggelar Konferensi Pers terkait kejadian itu. Pihaknya pun kemudian membentuk tim dari Propam untuk melakukan penyelidikan.

Baca Juga :  Lawan Narkoba, Satlantas Grobogan Dites Urine Dadakan, Hasilnya?

“Hasil yang kita dapatkan sementara kasus kecelakaan tersebut sudah selesai melalui Restoratif justice (RJ) tinggal pencabutan berkas. Namun, pihak Pelaku (Cipto Utomo) ada kesalahan persepsi yaitu ada pasal yang dibaca yaitu Pasal 311 UU LAJ yang memuat Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) mengakibatkan orang lain meninggal dunia, pelaku dipidana paling lama 12 tahun atau denda paling banyak Rp 24 juta, dan kesalahan persepsi dari Pak Cipto dikira harus membayar 24 juta,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan, saat ini tim Propam Polres Grobogan juga masih melakukan penyelidikan lebih detail mengenai kasus tersebut. “Insyaallah, kami berjanji proses ini akan dibuka semuanya, dan yang jelas kejadian viral video kemarin adalah kesalahan persepsi yang berbeda dari pihak Pak Cipto. Yang bersangkutan sendiri sudah menyatakan kalo dirinya salah tafsir,” Kata Kapolres. (mun/khim)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/