alexametrics
32.7 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Lagi, Warga Grobogan Tewas Tersambar Kereta

GROBOGAN  – Kecelakaan Kereta Api (KAI) kembali terjadi di Kabupaten Grobogan di Dusun Sugihan, Desa Tuko, Pulokulon, 08.30 Kamis (9/12). Pengendaran sepeda motor, Ansori, 45, warga Dusun Toroh, Desa Simo, Kradenan, tewas usai tersambar KAI di perlintasan tanpa palang di perbatasan Dusun Sugihan, Desa Tuko, dan Dusun Jetis, Desa Sidorejo, Pulokulon.

Ketika itu korban menaiki sepeda motor Honda Beat warna hitam orange nomor polisi K – 6904 – WJ. Korban menyeberang di perlintasan tanpa palang pintu itu dari arah selatan ke utara. Saat mau menyeberang di rel KAI, korban diperingatkan warga untuk berhenti karena KAI akan lewat. Namun, korban masih nekat mengendarai sepeda motornya.

Di saat bersamaan KAI Nomor. 2524 Limas Kargo 2 Relasi KTB – KLM jurusan Jakarta –  Surabaya dengan masinis Eko Suyanto melintas. Korban tertabrak dan langsung meninggal dunia di lokasi. Korban terpental sekitar lima meter dari lokasi awal tabrakan. Korban alami luka di kepala korban.

Baca Juga :  Korsleting Listrik, Satu Rumah Kosong di Grobogan Ludes Terbakar

Kapolsek Pulokulon Iptu Ketut mengatakan kecelakaan terjadi karena korban tidak menghiraukan peringatan warga sekitar. Sehingga kecelakaan terjadi. Setelah meminta keterangan keluarga bahwa korban masih dalam tahap pengobatan.

”Dari keterangan ayah korban bahwa korban saat ini masih dalam tahap pengobatan. Karena korban menderita sakit saraf. Di tambah korban belum lama ditinggal wafat istrinya. Perilaku korban agak terganggu,” kata Iptu Ketut.

Setelah oleh tempat kejadian perkara (TKP), korban kemudian diserahkan kepada keluarga dan langsung dilakukan pemakaman. (mun/zen)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN  – Kecelakaan Kereta Api (KAI) kembali terjadi di Kabupaten Grobogan di Dusun Sugihan, Desa Tuko, Pulokulon, 08.30 Kamis (9/12). Pengendaran sepeda motor, Ansori, 45, warga Dusun Toroh, Desa Simo, Kradenan, tewas usai tersambar KAI di perlintasan tanpa palang di perbatasan Dusun Sugihan, Desa Tuko, dan Dusun Jetis, Desa Sidorejo, Pulokulon.

Ketika itu korban menaiki sepeda motor Honda Beat warna hitam orange nomor polisi K – 6904 – WJ. Korban menyeberang di perlintasan tanpa palang pintu itu dari arah selatan ke utara. Saat mau menyeberang di rel KAI, korban diperingatkan warga untuk berhenti karena KAI akan lewat. Namun, korban masih nekat mengendarai sepeda motornya.

Di saat bersamaan KAI Nomor. 2524 Limas Kargo 2 Relasi KTB – KLM jurusan Jakarta –  Surabaya dengan masinis Eko Suyanto melintas. Korban tertabrak dan langsung meninggal dunia di lokasi. Korban terpental sekitar lima meter dari lokasi awal tabrakan. Korban alami luka di kepala korban.

Baca Juga :  BIN Jateng Gencar Vaksinasi di Grobogan Sekaligus Bagikan Sembako

Kapolsek Pulokulon Iptu Ketut mengatakan kecelakaan terjadi karena korban tidak menghiraukan peringatan warga sekitar. Sehingga kecelakaan terjadi. Setelah meminta keterangan keluarga bahwa korban masih dalam tahap pengobatan.

”Dari keterangan ayah korban bahwa korban saat ini masih dalam tahap pengobatan. Karena korban menderita sakit saraf. Di tambah korban belum lama ditinggal wafat istrinya. Perilaku korban agak terganggu,” kata Iptu Ketut.

Setelah oleh tempat kejadian perkara (TKP), korban kemudian diserahkan kepada keluarga dan langsung dilakukan pemakaman. (mun/zen)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/