alexametrics
29.8 C
Kudus
Friday, May 20, 2022

Jalan Dua Pekan, Vaksinasi Anak di Grobogan Capai 56,57 Persen

GROBOGAN– Pelaksanaan vaksinasi anak 6-11 tahun terus digencarkan Dinkes Grobogan. Meski awalnya ditarget rampung dalam sepekan, namun hingga 17 hari pelaksanaan baru mencapai 56,57 persen atau 72.693 anak.

Untuk sasaran vaksinasi anak sebanyak 128.496 anak, sedangkan dosis kedua akan dilakukan dengan interval minimal 28 hari melalui suntikan intramuskuler di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 ml.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo mengatakan, selama pelaksanaan tak ada kendala berarti. “Untuk target, dosis pertama bisa rampung 20 Januari. Pemberian vaksin usia tersebut dinyatakan aman dan harus disesuaikan prosedur. Kami berharap jumlah sasaran tersebut dapat tervaksinasi, kecuali karena alasan medis,” tegasnya.


Menurutnya, stok vaksin yang dimiliki Kabupaten Grobogan cukup aman. Antaranya jenis Sinovac ada 115.672, AstraZeneca 26.930, Moderna 680, Pfrizer 57.756, dan Johnson and Johnson 30.

Baca Juga :  Vaksinasi ODGJ di Grobogan Masih Rendah, Dinkes bakal Lakukan Ini

Namun, untuk jenis Pfizer hanya bisa bertahan kurang lebih dua bulan penyimpanan. Ditarget pada 31 Januari ini bisa diselesaikan. “Kami sudah menjadwalkan semua (Red, pelaksanaan vaksinasi). Dipastikan Pfizer habis pada tanggal tersebut, sebelum expired,” ungkapnya.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN– Pelaksanaan vaksinasi anak 6-11 tahun terus digencarkan Dinkes Grobogan. Meski awalnya ditarget rampung dalam sepekan, namun hingga 17 hari pelaksanaan baru mencapai 56,57 persen atau 72.693 anak.

Untuk sasaran vaksinasi anak sebanyak 128.496 anak, sedangkan dosis kedua akan dilakukan dengan interval minimal 28 hari melalui suntikan intramuskuler di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 ml.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo mengatakan, selama pelaksanaan tak ada kendala berarti. “Untuk target, dosis pertama bisa rampung 20 Januari. Pemberian vaksin usia tersebut dinyatakan aman dan harus disesuaikan prosedur. Kami berharap jumlah sasaran tersebut dapat tervaksinasi, kecuali karena alasan medis,” tegasnya.

Menurutnya, stok vaksin yang dimiliki Kabupaten Grobogan cukup aman. Antaranya jenis Sinovac ada 115.672, AstraZeneca 26.930, Moderna 680, Pfrizer 57.756, dan Johnson and Johnson 30.

Baca Juga :  Hari Pertama Diresmikan, Server Absensi Berbasis Aplikasi Down

Namun, untuk jenis Pfizer hanya bisa bertahan kurang lebih dua bulan penyimpanan. Ditarget pada 31 Januari ini bisa diselesaikan. “Kami sudah menjadwalkan semua (Red, pelaksanaan vaksinasi). Dipastikan Pfizer habis pada tanggal tersebut, sebelum expired,” ungkapnya.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/