alexametrics
29.2 C
Kudus
Friday, May 27, 2022

Babinsa Nglinduk Dampingi Nakes Tracing Covid-19

GROBOGAN – Covid-19 masih ada dan merebak. Namun tak mau kecolongan, Serda Sutiyono Babinsa Nglinduk Koramil 11/Sulursari membantu mendampingi Tim Contact Tracer dari Puskesmas Gabus 1. Tracing tersebut dilakukan pada guru SDN 3 Nglinduk.

Langkah yang nakes lakukan dengan melakukan tracing guru SDN 3 Nglinduk terkonfirmasi positif Covid-19 dan kontak erat. Tujuannya, menekan kasus Covid-19 di desa tersebut.

”Tugas kami (Red, Babinsa) mendukung upaya pemerintah mengatasi Covid-19. Babinsa selalu terlibat dalam pelaksanaan penelurusan kontak erat Covid-19 ini, sebagai tindakan percepatan penanganan kasus. Sehingga tidak ada persebaran yang masif,” tegas Serda Sutiyono.


Menurutnya, selaku satgas Covid-19 di kecamatan. Tugas mereka terus menekan penyebaran Covid-19. Jika ada yang positif dengan gejala ringan, diwajibkan menjalani isolasi mandiri di rumah maksimal 14 hari.

Baca Juga :  Prajurit Kodim Grobogan Asah Skill Menembak

Di sekolah tersebut, ada enam orang guru yang dilakukan swab antigen. Dengan hasil semuanya negatif. ”Kami juga ikut memantau kondisi pasien. Jika ada keluhan atau sakit, agar segera menghubungi tim medis. Jika selama isolasi tidak mengalami keluhan, di hari ke-15 kami minta memeriksakan diri ke puskesmas,” imbaunya.

Babinsa juga memberikan sosialisasi ke guru dan warga sekitar untuk disiplin protokol kesehatan (prokes) selain melaksanakan tracing. Dengan melaksanakan anjuran 5M seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Covid-19 masih ada dan merebak. Namun tak mau kecolongan, Serda Sutiyono Babinsa Nglinduk Koramil 11/Sulursari membantu mendampingi Tim Contact Tracer dari Puskesmas Gabus 1. Tracing tersebut dilakukan pada guru SDN 3 Nglinduk.

Langkah yang nakes lakukan dengan melakukan tracing guru SDN 3 Nglinduk terkonfirmasi positif Covid-19 dan kontak erat. Tujuannya, menekan kasus Covid-19 di desa tersebut.

”Tugas kami (Red, Babinsa) mendukung upaya pemerintah mengatasi Covid-19. Babinsa selalu terlibat dalam pelaksanaan penelurusan kontak erat Covid-19 ini, sebagai tindakan percepatan penanganan kasus. Sehingga tidak ada persebaran yang masif,” tegas Serda Sutiyono.

Menurutnya, selaku satgas Covid-19 di kecamatan. Tugas mereka terus menekan penyebaran Covid-19. Jika ada yang positif dengan gejala ringan, diwajibkan menjalani isolasi mandiri di rumah maksimal 14 hari.

Baca Juga :  Babinsa dan Gapoktan Lomba Gropyok Tikus, Siapa Pemenangnya?

Di sekolah tersebut, ada enam orang guru yang dilakukan swab antigen. Dengan hasil semuanya negatif. ”Kami juga ikut memantau kondisi pasien. Jika ada keluhan atau sakit, agar segera menghubungi tim medis. Jika selama isolasi tidak mengalami keluhan, di hari ke-15 kami minta memeriksakan diri ke puskesmas,” imbaunya.

Babinsa juga memberikan sosialisasi ke guru dan warga sekitar untuk disiplin protokol kesehatan (prokes) selain melaksanakan tracing. Dengan melaksanakan anjuran 5M seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/