alexametrics
31.2 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Usai Teori, 73 Mahasiswi Universitas An Nur Purwodadi Dilepas Praktik

GROBOGAN – Sebanyak 73 mahasiswi An Nur Purwodadi jurusan perawatan mengucap sumpah janji kepaniteraan di aula terpadu kemarin. Kegiatan ini digelar sebagai lambang kesiapan mahasiswa mengikuti praktik klinik pelayanan.

Rektor Universitas An Nur Anita Lufianti mengatakan, upacara ucap janji kepaniteraan memberikan kesungguhan hati dan mental, setelah mahasiswa menyelesaikan pembelajaran teori dan laborat. Selanjutnya, mahasiswa bisa praktik klinik di sejumlah rumah sakit atau puskemas  untuk mengaplikasikan disiplin ilmunya.

”Mahasiswi diharapkan dapat mengaplikasikan teori dan dapat menjalani praktik dengan baik, sesuai dengan karakter trust, professional, integrity, moral yang positif, dan excellence yang merupakan core pembelajaran di An Nur,” kata Anita Lutfianto.


Untuk bisa mengaplikasikan tugas itu, harus dilakukan dengan kesungguhan hati sebagai perawat dan bidan untuk memahami tugas, bertanggung jawab, etika, dan bermoral. Namun, hal itu harus didukung dengan sunyum dan keramahan.

Baca Juga :  Peduli Kesehatan Anak, Babinsa Aktif Dampingi Pelayanan Posyandu

”Kegiatan ini hendaknya menjadi momentum meningkatkan performa, semangat, dan pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi sebagai perawat yang akan terjun ke tengah masyarakat,” terangnya.

Pihaknya berpesan, agar menghargai setiap pasien tanpa melihat status. Yaitu memiliki kesadaran untuk selalu melayani pasien secara maksimal. Selain itu, dalam era globalisasi yang penuh persaingan ini, mahasiswa diingatkan untuk selalu belajar dengan tekun serta meningkatkan kompetensi supaya dapat bersaing secara sehat.

”Perawat yang baik tidak saja memiliki ilmu yang cakap, tapi juga harus bersinergi dengan kecakapan hati. Jika perawat memiliki kemampuan antara otak dan hati yang muncul. Kemudian karakter,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Sebanyak 73 mahasiswi An Nur Purwodadi jurusan perawatan mengucap sumpah janji kepaniteraan di aula terpadu kemarin. Kegiatan ini digelar sebagai lambang kesiapan mahasiswa mengikuti praktik klinik pelayanan.

Rektor Universitas An Nur Anita Lufianti mengatakan, upacara ucap janji kepaniteraan memberikan kesungguhan hati dan mental, setelah mahasiswa menyelesaikan pembelajaran teori dan laborat. Selanjutnya, mahasiswa bisa praktik klinik di sejumlah rumah sakit atau puskemas  untuk mengaplikasikan disiplin ilmunya.

”Mahasiswi diharapkan dapat mengaplikasikan teori dan dapat menjalani praktik dengan baik, sesuai dengan karakter trust, professional, integrity, moral yang positif, dan excellence yang merupakan core pembelajaran di An Nur,” kata Anita Lutfianto.

Untuk bisa mengaplikasikan tugas itu, harus dilakukan dengan kesungguhan hati sebagai perawat dan bidan untuk memahami tugas, bertanggung jawab, etika, dan bermoral. Namun, hal itu harus didukung dengan sunyum dan keramahan.

Baca Juga :  Wabup Grobogan Serahkan Pencairan APBD Dorong Pembangunan 475 RTLH

”Kegiatan ini hendaknya menjadi momentum meningkatkan performa, semangat, dan pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi sebagai perawat yang akan terjun ke tengah masyarakat,” terangnya.

Pihaknya berpesan, agar menghargai setiap pasien tanpa melihat status. Yaitu memiliki kesadaran untuk selalu melayani pasien secara maksimal. Selain itu, dalam era globalisasi yang penuh persaingan ini, mahasiswa diingatkan untuk selalu belajar dengan tekun serta meningkatkan kompetensi supaya dapat bersaing secara sehat.

”Perawat yang baik tidak saja memiliki ilmu yang cakap, tapi juga harus bersinergi dengan kecakapan hati. Jika perawat memiliki kemampuan antara otak dan hati yang muncul. Kemudian karakter,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/