alexametrics
29.2 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Tragis! Terpeleset di Sungai Tuntang, 2 Anak Hilang Tenggelam Terbawa Arus

GROBOGAN – Bocah tenggelam di sungai kembali terjadi di Kabupaten Grobogan. Kali ini, terjadi kemarin dengan korban dua anak, Erwin Ahmad Zanuar, 12, dan Novita Nur Hidayat, 8. Keduanya warga Desa Gari, Wonosari, Gunungkidul, Jogjakarta. Mereka ke Grobogan untuk menjenguk neneknya sedang sakit yang berdomisili di Desa Kemiri, Gubug.

Kejadian tenggelamnya dua anak ini, bermula pada sekitar pukul 08.00. Peristiwa itu, berawal dari keduanya bersama enam temannya bermain di saluran pembuangan di Desa Kemiri, Gubug. Saluran itu mengalir ke sungai Tuntang. Kedua korban berenang sambil gendong-gendongan. Tiba-tiba terpeleset dan keduanya tenggelam.

Melihat kejadian tersebut, teman-teman korban berteriak meminta tolong. Mendengarkan teriakan minta tolong itu, warga kemudian datang dan mencoba menyelamatkan korban. Namun, dua anak tersebut sudah terlanjur terbawa arus masuk ke sungai Tuntang.


”Laporan adanya korban dua anak tenggelam itu, kami tindaklanjuti dengan melakukan penyisiran di sungai Tuntang,” kata Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Masrikhan.

Baca Juga :  Delapan Bulan Berjalan, Kasus Mark Up Tanah Bulog Baru Satu Tersangka

Pencarian korban sendiri, kemudian juga melibatkan tim dari BPBD, TNI, polri, Pemdes Kemiri, dan pramuka. Proses pencarian menggunakan tiga perahu karet dengan menyusuri daerah tenggelamnya anak. Waktu pencarian dilakukan dari pagi sampai sore hari. Dari lokasi tenggelam sampai di sepanjang aliran sungai Tuntang.

”Sampai saat ini (kemarin siang, Red), kedua korban masih dalam proses pencarian oleh tim BPBD bersama TNI, polri, Pemdes Kemiri, dan pramuka. Operasi SAR gabungan pencarian orang tenggelam dengan melakukan pencarian di sekitar lokasi dan penyisiran dengan radius sekitar satu kilometer,” ujarnya.

Masrikhan menambahkan, pencarian dilanjutkan pagi ini. Sebab, saat sore hari kondisinya hujan dan sungai dalam keadaan banjir.

”Kami akan lakukan pencarian sampai korban ketemu. Tim saat ini masih bersiaga di lokasi,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Bocah tenggelam di sungai kembali terjadi di Kabupaten Grobogan. Kali ini, terjadi kemarin dengan korban dua anak, Erwin Ahmad Zanuar, 12, dan Novita Nur Hidayat, 8. Keduanya warga Desa Gari, Wonosari, Gunungkidul, Jogjakarta. Mereka ke Grobogan untuk menjenguk neneknya sedang sakit yang berdomisili di Desa Kemiri, Gubug.

Kejadian tenggelamnya dua anak ini, bermula pada sekitar pukul 08.00. Peristiwa itu, berawal dari keduanya bersama enam temannya bermain di saluran pembuangan di Desa Kemiri, Gubug. Saluran itu mengalir ke sungai Tuntang. Kedua korban berenang sambil gendong-gendongan. Tiba-tiba terpeleset dan keduanya tenggelam.

Melihat kejadian tersebut, teman-teman korban berteriak meminta tolong. Mendengarkan teriakan minta tolong itu, warga kemudian datang dan mencoba menyelamatkan korban. Namun, dua anak tersebut sudah terlanjur terbawa arus masuk ke sungai Tuntang.

”Laporan adanya korban dua anak tenggelam itu, kami tindaklanjuti dengan melakukan penyisiran di sungai Tuntang,” kata Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Masrikhan.

Baca Juga :  Pulang Mengaji, Bocah di Lasem Rembang Tewas usai Jatuh ke Sungai

Pencarian korban sendiri, kemudian juga melibatkan tim dari BPBD, TNI, polri, Pemdes Kemiri, dan pramuka. Proses pencarian menggunakan tiga perahu karet dengan menyusuri daerah tenggelamnya anak. Waktu pencarian dilakukan dari pagi sampai sore hari. Dari lokasi tenggelam sampai di sepanjang aliran sungai Tuntang.

”Sampai saat ini (kemarin siang, Red), kedua korban masih dalam proses pencarian oleh tim BPBD bersama TNI, polri, Pemdes Kemiri, dan pramuka. Operasi SAR gabungan pencarian orang tenggelam dengan melakukan pencarian di sekitar lokasi dan penyisiran dengan radius sekitar satu kilometer,” ujarnya.

Masrikhan menambahkan, pencarian dilanjutkan pagi ini. Sebab, saat sore hari kondisinya hujan dan sungai dalam keadaan banjir.

”Kami akan lakukan pencarian sampai korban ketemu. Tim saat ini masih bersiaga di lokasi,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/