alexametrics
31.1 C
Kudus
Monday, July 4, 2022

Pusat Batalkan PPKM Level 3, Grobogan Tetap Lakukan Pengetatan

GROBOGAN – Pemkab Grobogan tetap akan memberlakukan pembatasan-pembatasan pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Meski, tentu tak seketat pembatasan sebagaimana PPKM Level 3. Hal itu menyusul pembatalan penerapan PPKM Level 3 oleh pemerintah pusat pada momentum Nataru.

Sekda Grobogan Moh. Soemarsono mengungkapkan, pihaknya masih menunggu instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait teknis penerapan kebijakan pembatasan. Pihaknya berkomitmen mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat.

“Kita mengikuti kebijakan Pusat. Kita tunggu petunjuk Inmendagri (Instruksi Kemendagri, Red),” tutur Sekda, Rabu (8/12).


Per akhir November lalu, Grobogan memang menjadi daerah yang masuk dalam level PPKM Level 1. Hal itu menyusul capaian vaksinasi yang sudah mencapai syarat. Hingga 30 November, diketahui capaian vaksinasi dosis pertama di wilayah daratan terluas di Jawa Tengah itu sudah mencapai 71,55 persen. Meski, untuk capaian vaksinasi dosis keduanya baru di angka 37,88 persen.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Dindukcapil Grobogan Tutup Layanan Tatap Muka

“Iya (sudah PPKM Level 1, Red) karena dari vaksinnya sudah mencapai 70 persen dan penambahan positif juga rendah,” tambah Sekda.

Meski sudah masuk PPKM Level 1, namun pemerintah daerah bersama unsur terkait akan terus menggalakkan vaksinasi. Sehingga, kekebalan kolektif segera terwujud. Untuk diketahui, target sasaran vaksinasi di Grobogan yakni sebanyak 1.140.272 warga. Data itu berdasarkan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP PEN) yang menjadi rujukan Dinas Kesehatan Grobogan. (ful)

GROBOGAN – Pemkab Grobogan tetap akan memberlakukan pembatasan-pembatasan pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Meski, tentu tak seketat pembatasan sebagaimana PPKM Level 3. Hal itu menyusul pembatalan penerapan PPKM Level 3 oleh pemerintah pusat pada momentum Nataru.

Sekda Grobogan Moh. Soemarsono mengungkapkan, pihaknya masih menunggu instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait teknis penerapan kebijakan pembatasan. Pihaknya berkomitmen mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat.

“Kita mengikuti kebijakan Pusat. Kita tunggu petunjuk Inmendagri (Instruksi Kemendagri, Red),” tutur Sekda, Rabu (8/12).

Per akhir November lalu, Grobogan memang menjadi daerah yang masuk dalam level PPKM Level 1. Hal itu menyusul capaian vaksinasi yang sudah mencapai syarat. Hingga 30 November, diketahui capaian vaksinasi dosis pertama di wilayah daratan terluas di Jawa Tengah itu sudah mencapai 71,55 persen. Meski, untuk capaian vaksinasi dosis keduanya baru di angka 37,88 persen.

Baca Juga :  Genjot Vaksinasi, Dinkes Grobogan: 6.250 Dosis Kedaluwarsa Bulan Ini

“Iya (sudah PPKM Level 1, Red) karena dari vaksinnya sudah mencapai 70 persen dan penambahan positif juga rendah,” tambah Sekda.

Meski sudah masuk PPKM Level 1, namun pemerintah daerah bersama unsur terkait akan terus menggalakkan vaksinasi. Sehingga, kekebalan kolektif segera terwujud. Untuk diketahui, target sasaran vaksinasi di Grobogan yakni sebanyak 1.140.272 warga. Data itu berdasarkan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP PEN) yang menjadi rujukan Dinas Kesehatan Grobogan. (ful)

Most Read

Artikel Terbaru

/