alexametrics
24.1 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

Dishub Grobogan: Masih Banyak Sopir Truk yang Enggan Parkir di Pangkalan

GROBOGAN – Sejak Januari 2020, Dinas Perhubungan (Dishub) Grobogan memiliki pangkalan truk yang berlokasi di Jalan Raya Purwodadi-Solo tepatnya di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh. Dua tahun beroperasi, target pendapatan melebihi target namun masih banyak sopir bandel yang enggan parkir di dalam pangkalan.

Kasi Pengembangan Dishub Grobogan Fandy Murdiyanto mengatakan, adanya pangkalan truk secara resmi ini mampu menampung truk yang melintas di Kabupaten Grobogan setiap harinya.

”Pendapatan pangkalan truk tahun lalu baru Rp 8.295.000. sedangkan selama 2021 mendapatkan Rp 10.162.000, melebih target kami Rp 8.760.00 per tahun,” jelasnya.


Menurutnya, pangkalan truk dengan luasan 3 ribu meter persegi tersebut hanya bisa menampung sekitar 40 armada. Namun, kenyataannya per hari hanya ada 10-an armada yang keluar. Sisanya mereka stand by di dalam pangkalan, sambil menunggu pembeli. Hal itu yang membuat pangkalan truk tampak penuh dan sempit setiap harinya.

Baca Juga :  Dandim Grobogan Lepas Tiga Prajurit

”Namun, ada pula yang masih bandel dengan parkir di pinggir jalan tepatnya di sekitar gedung pangkalan truk. Mereka enggan masuk ke dalam, dengan dalih sulitnya bermanuver kalau parkir di dalam,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat lalu lintas kerap macet. ”Mangkalnya truk di pinggir jalan menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Apalagi di Jalan Diponegoro yang menjadi jalur rawan,” keluhnya.

Pihaknya berharap agar sopir bus bisa memanfaatkan fasilitas yang ada. Fasilitas yang bisa mereka nikmati selama berhenti di pangkalan truk diantaranya toilet, ruang istirahat, tiga kantin, tuang tunggu sopir hingga musala. Pihaknya berharap sopir truk memanfaatkan fasilitas sebaik-baiknya.

”Sedangkan untuk biaya retribusi yang diberikan yakni Rp 3 ribu. Nominal tersebut baru dibayar sampai pasir tersebut laku terjual. Ke depan kami juga akan tambah fasilitas CCTV agar keamanan semakin terjamin,” ungkapnya. (int/khim)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Sejak Januari 2020, Dinas Perhubungan (Dishub) Grobogan memiliki pangkalan truk yang berlokasi di Jalan Raya Purwodadi-Solo tepatnya di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh. Dua tahun beroperasi, target pendapatan melebihi target namun masih banyak sopir bandel yang enggan parkir di dalam pangkalan.

Kasi Pengembangan Dishub Grobogan Fandy Murdiyanto mengatakan, adanya pangkalan truk secara resmi ini mampu menampung truk yang melintas di Kabupaten Grobogan setiap harinya.

”Pendapatan pangkalan truk tahun lalu baru Rp 8.295.000. sedangkan selama 2021 mendapatkan Rp 10.162.000, melebih target kami Rp 8.760.00 per tahun,” jelasnya.

Menurutnya, pangkalan truk dengan luasan 3 ribu meter persegi tersebut hanya bisa menampung sekitar 40 armada. Namun, kenyataannya per hari hanya ada 10-an armada yang keluar. Sisanya mereka stand by di dalam pangkalan, sambil menunggu pembeli. Hal itu yang membuat pangkalan truk tampak penuh dan sempit setiap harinya.

Baca Juga :  Tragis! Terpeleset di Sungai Tuntang, 2 Anak Hilang Tenggelam Terbawa Arus

”Namun, ada pula yang masih bandel dengan parkir di pinggir jalan tepatnya di sekitar gedung pangkalan truk. Mereka enggan masuk ke dalam, dengan dalih sulitnya bermanuver kalau parkir di dalam,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat lalu lintas kerap macet. ”Mangkalnya truk di pinggir jalan menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Apalagi di Jalan Diponegoro yang menjadi jalur rawan,” keluhnya.

Pihaknya berharap agar sopir bus bisa memanfaatkan fasilitas yang ada. Fasilitas yang bisa mereka nikmati selama berhenti di pangkalan truk diantaranya toilet, ruang istirahat, tiga kantin, tuang tunggu sopir hingga musala. Pihaknya berharap sopir truk memanfaatkan fasilitas sebaik-baiknya.

”Sedangkan untuk biaya retribusi yang diberikan yakni Rp 3 ribu. Nominal tersebut baru dibayar sampai pasir tersebut laku terjual. Ke depan kami juga akan tambah fasilitas CCTV agar keamanan semakin terjamin,” ungkapnya. (int/khim)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/